Harga AVAX Tertekan Usai Tembus Resistance, Level US$7,20 Jadi Perhatian

Harga AVAX Tertekan Usai Tembus Resistance, Level US$7,20 Jadi Perhatian

Avalanche (AVAX) mengalami pergerakan tajam pada awal pekan. Harga AVAX sempat naik ke sekitar US$7,61, sebelum terkoreksi dan diperdagangkan di kisaran US$7,33.

Pergerakan tersebut terjadi setelah AVAX berhasil menembus garis tren turun jangka pendek yang sebelumnya membatasi kenaikan harga. Kini, perhatian pasar tertuju pada kemampuan AVAX mempertahankan level support penting di sekitar US$7,20.

AVAX Tembus Garis Tren Turun

AVAX mencatatkan breakout setelah bergerak di bawah garis tren menurun selama beberapa sesi perdagangan. Kenaikan mulai terlihat setelah harga membentuk area dasar di kisaran US$7,25-US$7,40.

Dari area tersebut, AVAX kemudian bergerak naik hingga mendekati US$7,60. Analis teknikal Symba menilai pergerakan ini penting karena AVAX berhasil menembus garis resistance yang sebelumnya membatasi harga sejak upaya kenaikan terakhir di atas US$8.

Namun, setelah mencatat kenaikan tersebut, harga AVAX kembali mengalami koreksi. Kondisi ini membuat pelaku pasar masih mempertanyakan apakah breakout tersebut dapat bertahan.

Jika AVAX kembali bergerak menuju US$7,60-US$7,70, momentum pemulihan dapat semakin kuat. Sebaliknya, pelemahan dan penurunan kembali di bawah garis tren yang baru ditembus berpotensi melemahkan skenario bullish.

Level US$7,20 Jadi Support Penting

Saat ini, US$7,20 menjadi salah satu level penting bagi pergerakan jangka pendek AVAX.

Selama harga mampu bertahan di atas level tersebut, AVAX masih memiliki peluang untuk menguji kembali area US$7,60. Setelah itu, zona US$7,80-US$8,00 menjadi resistance berikutnya yang perlu diperhatikan.

Sebaliknya, apabila AVAX kehilangan support US$7,20, tekanan jual dapat kembali meningkat. Dalam skenario tersebut, harga berpotensi bergerak menuju US$7,00 atau lebih rendah jika sentimen pasar memburuk.

Karena itu, trader kini memantau apakah pembeli mampu mempertahankan area US$7,20 sekaligus membangun momentum baru setelah breakout.

Arus Masuk ETF AVAX Mulai Meningkat

Selain faktor teknikal, minat institusional terhadap AVAX juga mulai menunjukkan perkembangan.

Produk spot ETF AVAX mencatat arus masuk bersih harian sekitar US$1,57 juta. Arus masuk tersebut menjadi perubahan dibandingkan aktivitas sebelumnya yang relatif terbatas.

Secara keseluruhan, produk ETF tersebut memiliki aset sekitar US$40,27 juta. Nilai perdagangan terbaru juga dilaporkan berada di sekitar US$155.800 ketika harga AVAX bergerak mendekati US$7,60.

Meskipun jumlah arus masuk ETF AVAX masih relatif kecil dibandingkan aset kripto berkapitalisasi besar, peningkatan permintaan tersebut dapat menjadi salah satu faktor yang mendukung pemulihan harga dalam jangka lebih panjang.

Jika arus masuk ETF dapat bertahan secara konsisten, aktivitas tersebut berpotensi menunjukkan meningkatnya keterlibatan investor institusional terhadap AVAX.

Avalanche Perluas Potensi Penggunaan di UEA

Perkembangan Avalanche tidak hanya berkaitan dengan perdagangan aset kripto. Jaringan ini juga mendapat perhatian melalui sejumlah integrasi yang mengarah pada penggunaan di dunia nyata.

Salah satu perkembangan yang disorot adalah integrasi Avalanche dengan UAE PASS, platform identitas digital resmi Uni Emirat Arab.

UAE PASS memungkinkan warga dan penduduk UEA menggunakan satu identitas digital untuk mengakses berbagai layanan pemerintah, semi-pemerintah, serta sektor swasta secara daring.

Integrasi tersebut berpotensi memperluas penggunaan teknologi Avalanche ke sektor identitas digital dan layanan publik. Jika implementasinya berkembang, hal ini dapat menjadi salah satu contoh pemanfaatan blockchain di luar aktivitas perdagangan aset kripto.

Target Harga AVAX US$15,17

Dalam perspektif jangka menengah, AVAX dinilai sedang membangun area dasar di kisaran US$6-US$8 setelah mengalami tekanan turun dalam periode sebelumnya.

Analis Sheldon Diedericks menyebut AVAX tengah berupaya keluar dari tren penurunan tersebut dengan target jangka menengah di sekitar US$15,17.

Namun, target tersebut masih membutuhkan sejumlah tahapan. AVAX perlu terlebih dahulu melewati resistance di area US$8-US$10. Rata-rata pergerakan di sekitar US$8 juga berpotensi menjadi salah satu hambatan awal bagi kenaikan.

Dengan demikian, pergerakan harga di atas US$8 menjadi penting untuk melihat apakah pemulihan AVAX dapat berkembang menjadi tren kenaikan yang lebih kuat.

Prospek Harga AVAX dan Risiko yang Perlu Diperhatikan

Untuk mempertahankan skenario pemulihan, AVAX perlu membentuk level terendah yang semakin tinggi atau higher low serta mempertahankan area support yang ada.

Dalam jangka pendek, level yang perlu diperhatikan adalah:

  • US$7,20: support penting.
  • US$7,60-US$7,70: area yang perlu direbut kembali untuk memperkuat momentum.
  • US$7,80-US$8,00: resistance penting sekaligus area yang perlu diubah menjadi support.
  • US$8-US$10: zona resistance berikutnya.
  • US$15,17: target jangka menengah yang disebut analis.

Jika AVAX mampu bertahan di atas US$7,20 dan kembali menembus US$7,80-US$8,00, struktur pemulihan dapat menjadi lebih kuat.

Sebaliknya, penurunan di bawah US$7,20 dapat melemahkan struktur tersebut dan membuka ruang bagi tekanan menuju US$7,00 atau level yang lebih rendah.

Untuk saat ini, pelaku pasar masih menunggu konfirmasi apakah breakout terbaru AVAX dapat dipertahankan. Perkembangan arus masuk ETF dan peningkatan penggunaan jaringan di dunia nyata juga menjadi faktor yang dapat memengaruhi sentimen terhadap Avalanche dalam beberapa pekan mendatang.