Harga Cardano (ADA) Turun 11%, Analis Prediksi Potensi Kenaikan ke US$0,36
Harga Cardano (ADA) turun lebih dari 11% dalam sepekan dan berada di kisaran US$0,223 pada 17 Oktober 2026. Meski mengalami tekanan, analis melihat peluang pemulihan menuju US$0,30 hingga US$0,36 jika ADA mampu bertahan di area support US$0,21–US$0,22 dan menembus garis tren turun.
Pergerakan harga Cardano (ADA) masih menunjukkan tekanan jual di pasar kripto. Berdasarkan grafik mingguan ADA/USDT Binance di TradingView, harga ADA tercatat sebesar US$0,2231 pada 17 Oktober 2026, turun 11,57% dibandingkan level pembukaan mingguan.
Selama periode tersebut, harga ADA bergerak dalam rentang US$0,2159 hingga US$0,2561. Sementara itu, pada grafik harian, ADA diperdagangkan di sekitar US$0,2232 pada pukul 11.40 UTC.
Penurunan ini membuat investor memperhatikan sejumlah level support yang berpotensi menentukan arah pergerakan Cardano berikutnya. Di tengah kondisi tersebut, komentator pasar Nehal memperkirakan ADA berpeluang naik ke US$0,30 hingga US$0,36 apabila terjadi penembusan tren turun yang terkonfirmasi.
Harga Cardano Mendekati Area Support Penting
Pada grafik harian, harga Cardano sempat menyentuh level tertinggi US$0,2258 dan terendah US$0,2226. Harga ADA turun 1,11% dibandingkan pembukaan harian di US$0,2257.
Indikator Bollinger Bands di TradingView menunjukkan rata-rata pergerakan 20 hari berada di US$0,2441. Sementara itu, batas atas berada di US$0,2694 dan batas bawah di US$0,2187.
Harga ADA yang berada di bawah garis tengah Bollinger Bands menunjukkan bahwa aset tersebut masih menghadapi tekanan dalam jangka pendek. Posisi yang mendekati batas bawah juga menandakan bahwa pasar perlu mencermati kemungkinan pengujian support berikutnya.
Jika harga kembali mencapai garis tengah Bollinger Bands di US$0,2441, ADA membutuhkan kenaikan sekitar 9,4% dari harga acuan US$0,2232.
Sebaliknya, batas bawah Bollinger Bands berada sekitar 2% di bawah harga tersebut. Adapun level terendah mingguan di US$0,2159 berada sekitar 3,3% di bawah harga acuan harian.
Meski demikian, kedekatan harga dengan batas bawah Bollinger Bands tidak secara otomatis menunjukkan bahwa pembalikan tren akan terjadi.
RSI Cardano Masih Menunjukkan Momentum Lemah
Indikator Relative Strength Index (RSI) harian Cardano tercatat di level 42,07. Angka tersebut berada di bawah batas netral 50, yang mengindikasikan bahwa momentum harga masih relatif lemah.
Nilai rata-rata RSI yang ditampilkan berada di level 52,62. Dengan demikian, RSI ADA masih berada di bawah kedua acuan tersebut.
Namun, RSI belum memasuki wilayah jenuh jual atau oversold, yang secara umum ditandai dengan nilai di bawah 30.
Kondisi ini menunjukkan bahwa tekanan harga masih berlangsung, tetapi indikator RSI saja belum cukup untuk memastikan apakah ADA akan melanjutkan penurunan atau mulai pulih.
Tekanan terhadap Cardano juga terlihat dari pergerakan harga sebelumnya. Pada 12 Oktober 2026, analis Jesse Olson menyoroti indikasi bearish divergence dan kemungkinan terbentuknya puncak harga yang lebih rendah ketika ADA diperdagangkan di sekitar US$0,2434.
Sementara itu, analis Giannis Andreou sebelumnya mengidentifikasi area support di US$0,224–US$0,240. Harga ADA pada 17 Oktober telah bergerak di bawah batas bawah zona tersebut.
Analis Melihat Peluang Harga ADA Naik ke US$0,30–US$0,36
Dalam unggahan pada 16 Oktober 2026, Nehal menyebut Cardano sedang menguji area support US$0,21–US$0,22 sekaligus menghadapi garis tren turun jangka panjang.
Menurut Nehal, peluang pemulihan harga akan meningkat apabila ADA mampu menembus garis tren tersebut melalui pergerakan harian yang meyakinkan.
Ia memperkirakan harga Cardano berpotensi bergerak menuju US$0,30 dan kemudian US$0,36 jika terjadi penembusan yang terkonfirmasi.
Namun, proyeksi tersebut memiliki sejumlah syarat. Nehal menilai skenario bullish masih berlaku selama harga berada di atas garis tren yang diuji. Sebaliknya, penurunan di bawah US$0,21 dapat membatalkan skenario pemulihan tersebut.
Jika dibandingkan dengan harga acuan US$0,2232 pada grafik harian Binance, target US$0,30 membutuhkan kenaikan sekitar 34,4%. Sementara itu, target US$0,36 memerlukan kenaikan sekitar 61,3%.
Persentase tersebut merupakan perhitungan berdasarkan harga acuan Binance, bukan harga pada grafik Coinbase yang digunakan Nehal dalam analisisnya.
Oleh karena itu, target US$0,30–US$0,36 masih berupa proyeksi bersyarat, bukan kepastian bahwa harga Cardano akan segera meningkat.
ADA Perlu Menembus US$0,26 Sebelum Menguji US$0,2910
Analisis lain dari Giannis Andreou pada 14 Oktober 2026 memberikan sejumlah level penting yang perlu diperhatikan investor.
Dalam skenario pemulihannya, ADA perlu mempertahankan area US$0,22–US$0,24 dan kembali menembus zona US$0,26–US$0,28 sebelum menguji level breakout US$0,2910.
Jika harga berhasil menembus US$0,2910 dan mengonfirmasi level tersebut sebagai support melalui pengujian ulang atau retest, target berikutnya berada di US$0,3206 dan US$0,3698.
Sebaliknya, apabila harga turun di bawah US$0,22, ADA berpotensi menguji support US$0,2110. Area US$0,19–US$0,20 juga menjadi zona yang perlu diperhatikan jika tekanan jual berlanjut.
Pada 14 Oktober, harga ADA tercatat sekitar US$0,2278 di grafik harian Binance. Angka tersebut sekitar 2% lebih tinggi dibandingkan harga US$0,2232 pada 17 Oktober.
Pergerakan tersebut menunjukkan bahwa Cardano masih berada di dekat area US$0,22, yang menjadi salah satu level penting dalam sejumlah analisis teknikal.
Indikator MACD Mingguan Masih Menunjukkan Sinyal Berbeda
Di tengah penurunan harga mingguan, indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD) pada grafik mingguan menunjukkan kondisi yang berbeda dari indikator harian.
TradingView mencatat garis MACD mingguan di level -0,0111, lebih tinggi dibandingkan garis sinyal di -0,0257. Histogram MACD berada di angka positif 0,0145.
Meskipun garis MACD berada di atas garis sinyal, keduanya masih berada di wilayah negatif. Artinya, indikator tersebut belum cukup untuk memastikan bahwa tren kenaikan baru telah terbentuk.
Di sisi lain, RSI harian yang berada di bawah 50 menunjukkan momentum harga jangka pendek masih relatif lemah.
Perbedaan sinyal antara kedua indikator ini membuat arah pergerakan Cardano masih perlu dikonfirmasi melalui perkembangan harga selanjutnya.
Harga ADA juga sempat memantul dari level terendah mingguan US$0,2159 menuju US$0,2231. Kenaikan sekitar 3,3% dari titik terendah tersebut belum cukup untuk menghapus penurunan mingguan.
Data Likuidasi Menunjukkan Area yang Perlu Diperhatikan
Peta panas likuidasi mingguan dari CoinGlass memperlihatkan sejumlah konsentrasi perkiraan likuidasi di atas dan di bawah harga Cardano.
Di atas harga pasar, area US$0,234–US$0,235 dan US$0,240–US$0,244 menjadi zona yang perlu diperhatikan. Konsentrasi lainnya terlihat di sekitar US$0,259–US$0,260.
Sementara itu, area US$0,220 serta US$0,215–US$0,217 tercatat sebagai zona perkiraan likuidasi di bawah harga pasar.
Data tersebut menggambarkan perkiraan eksposur likuidasi pada berbagai level harga, bukan jumlah likuidasi yang benar-benar telah terjadi.
Meski demikian, informasi tersebut dapat membantu memberikan gambaran mengenai area harga yang perlu dicermati ketika volatilitas pasar meningkat.
Aktivitas Jaringan Cardano Menunjukkan Perkembangan Beragam
Selain pergerakan harga, data aktivitas jaringan Cardano juga memperlihatkan sejumlah perubahan.
Dalam laporan pada 13 Oktober 2026, analis Ali Martinez mengutip data Santiment yang menunjukkan bahwa gabungan kepemilikan ADA oleh pemegang besar berkurang lebih dari 110 juta ADA selama lima hari.
Laporan yang sama mencatat jumlah alamat aktif harian turun dari 27.248 menjadi 15.977, atau berkurang sekitar 41,36%.
Angka tersebut menggambarkan aktivitas pada periode pelaporan sebelumnya dan tidak dapat dianggap sebagai data terbaru untuk 17 Oktober.
Di sisi lain, data Cexplorer menunjukkan jaringan Cardano memproses 1.780.896 transaksi selama Epoch 660, yang berlangsung pada 6–11 Oktober 2026.
Jumlah tersebut melampaui catatan sebelumnya sebanyak 1.566.974 transaksi pada Epoch 304 pada November 2021.
Selama Epoch 660, aktivitas jaringan tercatat rata-rata 83,83 transaksi per blok, dengan total biaya transaksi sekitar 337.720 ADA.
Data ini memperlihatkan bahwa perkembangan aktivitas jaringan dan pergerakan harga tidak selalu berjalan searah. Peningkatan jumlah transaksi, misalnya, tidak secara otomatis menjamin kenaikan harga ADA dalam jangka pendek.
Kesimpulan: Harga Cardano Menunggu Konfirmasi Arah Tren
Harga Cardano masih menghadapi tekanan setelah turun lebih dari 11% dalam sepekan hingga 17 Oktober 2026. Posisi ADA di sekitar US$0,223 membuat area support US$0,21–US$0,22 menjadi perhatian utama pelaku pasar.
Analis melihat peluang pemulihan menuju US$0,30 hingga US$0,36 apabila ADA mampu bertahan di atas support dan menembus garis tren turun. Namun, harga juga perlu melewati sejumlah level resistensi, termasuk US$0,26–US$0,28 dan US$0,2910, untuk memperkuat skenario kenaikan.
Sebaliknya, penurunan di bawah US$0,21 dapat melemahkan prospek pemulihan dan membuka peluang pengujian harga yang lebih rendah.
Dengan indikator teknikal yang masih memberikan sinyal beragam, arah pergerakan Cardano selanjutnya akan bergantung pada kemampuan harga mempertahankan support dan mengonfirmasi penembusan resistensi. Target kenaikan tetap merupakan proyeksi analis, bukan jaminan keuntungan bagi investor.
0 Comments