Harga Dogecoin Tembus US$0,10, DOGE Cetak Kinerja Terkuat Sejak Juni

Harga Dogecoin Tembus US$0,10, DOGE Cetak Kinerja Terkuat Sejak Juni

Harga Dogecoin (DOGE) kembali mencuri perhatian pasar kripto setelah menembus level US$0,10 untuk pertama kalinya dalam beberapa bulan. Kenaikan ini menjadi salah satu performa terkuat Dogecoin sejak awal Juni 2026.

Dalam 24 jam terakhir, harga DOGE naik sekitar 2,5% dan sempat menyentuh US$0,105. Penguatan tersebut terjadi ketika pasar kripto secara umum bergerak positif, seiring Bitcoin mendekati level US$86.000.

Dogecoin Menguat Saat Pasar Kripto Bangkit

Kenaikan Dogecoin terjadi di tengah penguatan sejumlah aset kripto utama. Pergerakan positif Bitcoin turut memberikan dorongan terhadap pasar secara keseluruhan, termasuk sektor meme coin.

Dogecoin menunjukkan kinerja yang relatif kuat dibandingkan Bitcoin dalam beberapa periode perdagangan. Selain DOGE, meme coin lain seperti Pepe (PEPE) dan Shiba Inu (SHIB) juga mencatat kenaikan.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa perhatian investor kembali tertuju pada aset kripto berbasis meme setelah sebelumnya mengalami tekanan.

Aktivitas Derivatif Dogecoin Meningkat

Selain kenaikan harga, aktivitas perdagangan derivatif Dogecoin juga mengalami peningkatan signifikan.

Volume perdagangan derivatif DOGE naik sekitar 72% menjadi US$5,42 miliar. Sementara itu, open interest meningkat 5,65% menjadi sekitar US$1,66 miliar.

Peningkatan open interest menunjukkan semakin banyak posisi yang dibuka oleh pelaku pasar. Kondisi ini biasanya menjadi indikator bahwa trader sedang meningkatkan eksposur terhadap pergerakan harga DOGE.

Di pasar opsi, volume perdagangan justru turun sekitar 41%. Namun, open interest masih meningkat 4,9%. Artinya, minat terhadap kontrak Dogecoin tetap bertahan meskipun aktivitas transaksi opsi mengalami penurunan.

ETF Dogecoin Catat Arus Dana Masuk

Perhatian terhadap Dogecoin juga terlihat dari perkembangan produk exchange-traded fund (ETF) berbasis DOGE di Amerika Serikat.

Pada 21 September 2026, ETF Dogecoin secara keseluruhan mencatat arus dana masuk bersih sekitar US$909.650.

Produk GDOG milik Grayscale mencatat inflow sekitar US$1,5 juta. Sementara itu, TDOG milik 21Shares mengalami arus dana keluar hampir US$593.000.

Secara keseluruhan, aset yang dikelola oleh produk-produk tersebut mencapai sekitar US$15,14 juta. Adapun total arus dana masuk sejak peluncuran mencapai sekitar US$13,29 juta.

Integrasi Perdagangan di X Ikut Menarik Perhatian

Sentimen terhadap Dogecoin juga mendapat perhatian setelah X, platform media sosial yang dimiliki Elon Musk, mengumumkan integrasi baru dengan sejumlah platform perdagangan.

Integrasi tersebut melibatkan Gemini, Kraken, Coinbase, Moomoo, dan Interactive Brokers. Melalui fitur tersebut, pengguna dapat menggunakan fungsi cashtag untuk melihat data harga dan melakukan transaksi melalui mitra broker yang terintegrasi.

Cashtag merupakan fitur yang memungkinkan pengguna mengetik tanda dolar diikuti simbol aset, seperti $DOGE, untuk mendapatkan informasi harga atau mengakses fungsi perdagangan yang tersedia.

Meski integrasi tersebut bukan program khusus Dogecoin, perkembangan ini kembali memunculkan pembahasan mengenai DOGE di kalangan trader kripto.

Elon Musk sendiri sebelumnya beberapa kali memberikan perhatian positif terhadap Dogecoin. Sejumlah perusahaan yang terkait dengannya juga pernah mengeksplorasi penggunaan DOGE sebagai metode pembayaran.

Analisis Teknikal Dogecoin

Dari sisi teknikal, Dogecoin berhasil melewati area resistance US$0,095 sebelum bergerak menuju US$0,105 dan US$0,11.

Indikator Relative Strength Index (RSI) pada grafik empat jam mendekati level 70. Kondisi ini menunjukkan momentum kenaikan yang cukup kuat, meskipun juga perlu diperhatikan karena RSI yang mendekati 70 dapat menandakan kondisi pasar yang mulai mendekati area jenuh beli.

Sementara itu, indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD) masih berada di atas garis sinyal. Namun, histogram terbaru menunjukkan tanda-tanda bahwa momentum kenaikan mulai melambat.

Analis teknikal BSC Gems Alert juga melihat terbentuknya pola higher low pada DOGE setelah periode penurunan yang cukup panjang.

Dalam analisis tersebut, area US$0,22 disebut sebagai resistance utama berikutnya. Apabila level tersebut dapat ditembus, perhatian pasar selanjutnya berada di sekitar US$0,34 dan US$0,47.

Sementara itu, US$0,155 menjadi salah satu level support yang diperhatikan dalam kerangka waktu yang lebih panjang.

Namun, secara teknikal, tren jangka panjang Dogecoin masih menghadapi tantangan. Exponential Moving Average (EMA) 50 hari masih berada di bawah EMA 200 hari. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa pemulihan jangka pendek belum sepenuhnya mengubah gambaran tren jangka panjang.

Prospek Harga DOGE Jadi Perhatian Investor

Kembalinya Dogecoin ke atas US$0,10 menjadi perkembangan penting setelah DOGE mengalami periode perdagangan yang lebih lemah.

Kenaikan harga yang disertai peningkatan open interest, aktivitas derivatif, arus dana ETF, serta perhatian terhadap integrasi perdagangan di platform X membuat DOGE kembali menjadi sorotan pasar.

Meski demikian, indikator teknikal menunjukkan adanya perbedaan antara momentum jangka pendek dan tren jangka panjang. Karena itu, pelaku pasar masih perlu memperhatikan level support dan resistance utama serta perkembangan volume perdagangan sebelum mengambil keputusan.

Pergerakan Bitcoin dan kondisi pasar kripto secara keseluruhan juga tetap menjadi faktor penting yang dapat memengaruhi arah harga Dogecoin dalam perdagangan berikutnya.