Harga NEAR Protocol Anjlok 16%, Padahal Naik 198% pada Kuartal III 2026

Harga NEAR Protocol Anjlok 16%, Padahal Naik 198% pada Kuartal III 2026

Harga kripto NEAR Protocol (NEAR) mengalami tekanan setelah mencatatkan kenaikan signifikan sebesar 198% pada kuartal III 2026. Kinerja tersebut menarik perhatian Chief Investment Officer (CIO) Bitwise, Matt Hougan, yang menilai NEAR memiliki fundamental bisnis yang membedakannya dari banyak aset kripto berkapitalisasi kecil lainnya.

Dalam laporan tertanggal 7 Oktober 2026, Hougan menyoroti kenaikan harga NEAR yang jauh melampaui Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH) sepanjang kuartal III 2026. Sebagai perbandingan, Bitcoin naik 43%, sedangkan Ethereum menguat 71% pada periode yang sama.

Namun, setelah reli besar tersebut, harga NEAR justru mengalami koreksi tajam pada perdagangan 8 Oktober 2026.

Harga NEAR Turun Hampir 16% dalam Sehari

Berdasarkan data dalam laporan tersebut, harga NEAR turun dari level pembukaan 8 Oktober di sekitar US$5,34 menjadi US$4,49. Pada sesi perdagangan yang sama, harganya sempat menyentuh US$4,30.

Pergerakan tersebut menunjukkan tekanan jual yang meningkat setelah NEAR mengalami kenaikan tajam dalam beberapa bulan terakhir.

Meski terkoreksi, harga NEAR masih mencatatkan kenaikan signifikan dibandingkan titik terendahnya pada Agustus 2026, yang berada di sekitar US$1,60.

Artinya, meskipun mengalami penurunan dalam jangka pendek, NEAR masih berada jauh di atas level harga sebelum reli besar pada kuartal III.

Koreksi ini juga menunjukkan bahwa kenaikan harga yang cepat dapat diikuti aksi ambil untung dari investor. Oleh karena itu, pergerakan selanjutnya akan bergantung pada kemampuan harga bertahan di area support penting.

Matt Hougan Soroti Fundamental NEAR Protocol

Matt Hougan menilai sebagian besar aset kripto berkapitalisasi kecil memiliki risiko tinggi dan berpotensi mengalami penurunan besar. Namun, NEAR menjadi salah satu aset yang menarik perhatiannya karena memiliki bisnis yang sudah berjalan.

Salah satu produk utama yang mendukung ekosistem NEAR adalah NEAR Intents.

Produk ini memungkinkan pengguna menukarkan berbagai aset melalui sistem yang dirancang untuk menyederhanakan proses transaksi lintas jaringan blockchain.

Keberadaan produk tersebut menjadi salah satu faktor yang membedakan NEAR dari proyek kripto yang masih mengandalkan ekspektasi pertumbuhan pada masa depan.

Menurut data yang disampaikan dalam laporan Hougan, volume perdagangan bulanan NEAR Intents mencapai US$4,80 miliar pada September 2026.

Angka tersebut meningkat tajam dibandingkan periode yang sama setahun sebelumnya, ketika volume bulanannya masih di bawah US$500 juta.

Volume tersebut juga melampaui rekor sebelumnya sebesar US$3,65 miliar yang tercatat pada November 2025.

Pertumbuhan ini menunjukkan meningkatnya aktivitas penggunaan NEAR Intents. Namun, volume transaksi yang besar tidak secara otomatis menjamin kenaikan harga token NEAR secara berkelanjutan.

NEAR Kembangkan Ekosistem Transaksi Berbasis AI

Salah satu visi pengembangan NEAR berasal dari salah satu pendirinya, Illia Polosukhin.

Ia memperkirakan kebutuhan pengguna terhadap bursa kripto terpusat atau centralized exchange (CEX) dapat berkurang seiring berkembangnya teknologi blockchain dan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).

Dalam visi tersebut, pengguna nantinya dapat menukarkan berbagai jenis aset secara lebih mudah tanpa harus melalui banyak tahapan manual.

Agen AI diperkirakan dapat membantu menjalankan berbagai proses transaksi, termasuk memilih jalur pertukaran aset yang sesuai dengan kebutuhan pengguna.

Konsep ini berpotensi membuat transaksi lintas jaringan menjadi lebih sederhana. Pengguna tidak harus selalu memahami setiap tahapan teknis yang berlangsung di balik proses pertukaran aset.

Bagi NEAR, perkembangan teknologi AI dan kebutuhan terhadap transaksi blockchain yang lebih praktis dapat menjadi peluang pertumbuhan ekosistem.

Meski demikian, realisasi visi tersebut tetap bergantung pada perkembangan teknologi, tingkat adopsi pengguna, serta kemampuan proyek mempertahankan aktivitas bisnisnya.

Indikator Teknikal NEAR Menunjukkan Tekanan Jual

Selain faktor fundamental, indikator teknikal juga memberikan gambaran mengenai kondisi harga NEAR setelah mengalami reli besar.

Relative Strength Index (RSI) NEAR sebelumnya sempat berada di atas level 80. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa harga telah mengalami kenaikan yang sangat kuat dan berpotensi memasuki fase koreksi.

Setelah penurunan harga, RSI turun menjadi sekitar 52,7. Level ini menunjukkan bahwa momentum kenaikan telah melemah dibandingkan beberapa hari sebelumnya.

Sementara itu, indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD) mulai menunjukkan sinyal bearish pada awal Oktober 2026.

Histogram merah pada indikator tersebut juga dilaporkan semakin memanjang. Kondisi ini mengindikasikan meningkatnya momentum penurunan dalam jangka pendek.

Kombinasi kedua indikator tersebut menunjukkan bahwa NEAR sedang menghadapi tekanan setelah kenaikan tajam pada kuartal III.

Namun, indikator teknikal tidak dapat memastikan arah harga berikutnya. Pergerakan pasar tetap dipengaruhi oleh volume perdagangan, kondisi pasar kripto secara keseluruhan, serta perubahan permintaan dan penawaran.

Level US$4,30 Menjadi Area Penting bagi Harga NEAR

Dalam jangka pendek, area US$4,30 menjadi salah satu level penting yang perlu diperhatikan oleh pelaku pasar.

Level tersebut merupakan titik terendah yang sempat disentuh NEAR pada perdagangan 8 Oktober 2026.

Jika harga mampu bertahan di atas area tersebut, peluang terjadinya stabilisasi harga masih terbuka. Sebaliknya, jika tekanan jual meningkat dan harga menembus support tersebut, NEAR berpotensi menghadapi koreksi lanjutan.

Investor juga perlu memperhatikan apakah harga mampu kembali menguat setelah penurunan tajam atau justru bergerak dalam fase konsolidasi.

Pergerakan volume perdagangan dapat menjadi salah satu indikator untuk menilai kekuatan pembeli dan penjual selama fase tersebut.

Meski demikian, level support bukan jaminan bahwa harga akan berhenti turun. Kondisi pasar yang berubah cepat dapat menyebabkan harga bergerak di luar perkiraan teknikal.

Prospek NEAR Protocol Setelah Reli 198%

Kinerja NEAR Protocol pada kuartal III 2026 menunjukkan bahwa token ini mampu mencatatkan kenaikan jauh lebih besar dibandingkan Bitcoin dan Ethereum pada periode yang sama.

Pertumbuhan volume transaksi NEAR Intents juga menjadi salah satu perkembangan yang menarik perhatian investor, terutama karena menunjukkan adanya aktivitas penggunaan produk dalam ekosistemnya.

Namun, koreksi harga hampir 16% pada 8 Oktober menjadi pengingat bahwa aset kripto dengan kenaikan tinggi tetap memiliki risiko volatilitas yang besar.

Ke depan, perhatian pasar akan tertuju pada kemampuan NEAR mempertahankan pertumbuhan aktivitas ekosistem, mengembangkan penggunaan teknologi AI, serta menjaga stabilitas harga setelah reli besar.

Bagi investor, penting untuk tidak hanya melihat persentase kenaikan harga, tetapi juga mempertimbangkan fundamental proyek, kondisi pasar, dan risiko kerugian sebelum mengambil keputusan investasi.

Kesimpulan: NEAR Protocol mencatatkan kenaikan 198% pada kuartal III 2026, mengungguli Bitcoin dan Ethereum. Pertumbuhan NEAR Intents menjadi salah satu faktor yang menarik perhatian pasar, tetapi koreksi tajam dan sinyal teknikal bearish menunjukkan bahwa pergerakan harga NEAR masih menghadapi tekanan dalam jangka pendek.