Harga Pangan 10 Agustus 2026 Naik, Cabai Rawit Merah Capai Rp60 Ribu per Kg

Harga Pangan 10 Agustus 2026 Naik, Cabai Rawit Merah Capai Rp60 Ribu per Kg

Harga Pangan 10 Agustus 2026: Cabai Rawit Merah Masih Rp 60 Ribu, Buncis dan Kacang Panjang Mahal

Harga sejumlah komoditas pangan, khususnya cabai, bawang, dan sayuran, masih menunjukkan pergerakan yang beragam di Pasar Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, pada Senin (10/8/2026). Sebagian komoditas cenderung bertahan di level harga sebelumnya, sementara beberapa jenis sayuran mulai mengalami penurunan.

Salah satu komoditas yang masih menjadi perhatian adalah cabai rawit merah. Harga komoditas tersebut masih berada di kisaran Rp55.000-Rp60.000 per kilogram (kg). Harga tersebut relatif tidak berubah dibandingkan akhir pekan lalu.

Sementara itu, harga buncis masih tergolong tinggi, yakni mencapai Rp30.000 per kg. Kacang panjang juga masih dijual dengan harga cukup mahal, sekitar Rp25.000 per kg.

Di sisi lain, terdapat sejumlah komoditas yang mulai mengalami penurunan harga. Salah satunya mentimun yang kini berada di kisaran Rp12.000 per kg.

Harga Cabai Rawit Merah Masih Bertahan Tinggi

Harga cabai rawit merah di Pasar Kebayoran Lama masih berada pada rentang Rp55.000-Rp60.000 per kg. Pedagang menyebut harga tersebut telah bertahan selama lebih dari satu pekan setelah sebelumnya mengalami kenaikan.

Seorang pedagang sayur di Pasar Kebayoran Lama, Jesika (38), mengatakan belum ada penurunan berarti pada harga cabai rawit merah.

“Sudah naik lebih dari seminggu,” ujar Jesika, Senin (10/8/2026).

Dengan kondisi tersebut, cabai rawit merah masih menjadi salah satu komoditas yang relatif mahal di pasar. Pergerakan harga cabai sendiri dapat dipengaruhi oleh kondisi pasokan dari sentra produksi, biaya distribusi, hingga kondisi cuaca yang memengaruhi produksi dan kualitas hasil panen.

Selain cabai rawit merah, cabai merah keriting juga mengalami kenaikan. Komoditas tersebut kini dijual sekitar Rp50.000 per kg.

Jesika mengatakan kenaikan cabai merah keriting relatif baru terjadi dibandingkan cabai rawit merah.

“Kalau cabai merah keriting baru naik tiga hari,” kata Jesika.

Sementara itu, cabai rawit hijau dijual dengan harga sekitar Rp50.000 per kg. Adapun cabai merah besar justru mengalami sedikit penurunan dari sebelumnya sekitar Rp48.000 menjadi Rp45.000 per kg.

Daftar Harga Cabai dan Bawang di Pasar Kebayoran Lama

  • Cabai rawit merah: Rp55.000-Rp60.000 per kg
  • Cabai rawit hijau: Rp50.000 per kg
  • Cabai merah besar: Rp45.000 per kg
  • Cabai merah keriting: Rp50.000 per kg
  • Bawang merah: Rp40.000 per kg
  • Bawang putih: Rp40.000 per kg

Harga Bawang Merah Kembali Naik

Pergerakan harga juga terjadi pada komoditas bawang. Harga bawang merah yang sebelumnya sempat turun menjadi sekitar Rp35.000 per kg pada Jumat (7/8/2026), kini kembali naik menjadi Rp40.000 per kg.

Sementara itu, bawang putih masih bertahan pada level Rp40.000 per kg.

Kenaikan harga bawang merah menunjukkan bahwa penurunan harga di pasar belum sepenuhnya stabil. Perubahan harga dalam hitungan hari dapat terjadi karena pedagang menyesuaikan harga jual dengan harga pembelian dari pemasok.

Dalam kondisi seperti ini, harga di tingkat konsumen juga bisa berbeda antar pasar karena adanya perbedaan sumber pasokan, biaya angkut, volume pembelian pedagang, serta kondisi permintaan di masing-masing wilayah.

Mentimun Mulai Turun

Berbeda dengan sejumlah komoditas cabai dan bawang, harga beberapa sayuran justru mulai lebih rendah. Salah satunya mentimun yang kini dijual sekitar Rp12.000 per kg.

Pedagang sayuran di Pasar Kebayoran Lama, Suminah (50), mengatakan harga mentimun sudah lebih murah dibandingkan sebelumnya.

“Mentimun sudah murah sekarang,” tutur Suminah saat ditemui pada Senin pagi.

Penurunan harga mentimun menjadi salah satu kabar positif bagi konsumen karena komoditas tersebut banyak digunakan sebagai bahan pelengkap makanan maupun lalapan.

Namun, tidak semua sayuran mengalami penurunan.

Buncis Masih Rp30 Ribu per Kg

Buncis masih menjadi salah satu sayuran dengan harga paling tinggi di antara komoditas yang dipantau di Pasar Kebayoran Lama.

Harga buncis saat ini mencapai Rp30.000 per kg. Pedagang menyebut harga tersebut masih tergolong mahal.

“Iya lagi mahal banget emang buncis itu,” ujar salah satu pedagang sayur di Pasar Kebayoran Lama.

Selain buncis, kacang panjang juga masih dijual dengan harga tinggi. Komoditas tersebut berada di kisaran Rp25.000 per kg.

Suminah mengatakan kacang panjang menjadi salah satu sayuran yang saat ini mahal.

“Kacang panjang yang mahal sekarang,” kata Suminah.

Daftar Harga Sayuran di Pasar Kebayoran Lama

  • Mentimun: Rp12.000 per kg
  • Buncis: Rp30.000 per kg
  • Kacang panjang: Rp25.000 per kg

Harga di Pasar Bisa Berubah Cepat

Perbedaan pergerakan harga antar komoditas menunjukkan bahwa kondisi pasokan pangan di tingkat pasar masih dinamis. Harga suatu komoditas tidak selalu bergerak bersamaan dengan komoditas lainnya.

Cabai, misalnya, sangat bergantung pada hasil panen dari sentra produksi dan kelancaran distribusi menuju pasar konsumen. Ketika pasokan berkurang atau biaya distribusi meningkat, harga di tingkat pedagang dapat ikut terdorong naik.

Sebaliknya, ketika pasokan melimpah, harga dapat turun meskipun permintaan masyarakat relatif sama.

Karena itu, harga yang ditemukan di satu pasar tidak selalu mencerminkan harga di seluruh Jakarta. Harga eceran dapat berbeda berdasarkan lokasi, kualitas barang, ukuran, serta kondisi pasokan pada hari tersebut.

Pemerintah Perkuat Ketahanan Pangan Menghadapi Musim Kemarau

Pergerakan harga pangan juga menjadi perhatian pemerintah sepanjang 2026. Badan Pangan Nasional (Bapanas) sebelumnya menyatakan pemerintah memperkuat Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) untuk mengantisipasi dampak musim kemarau dan fenomena El Nino.

Bapanas menyebut cadangan pangan pemerintah tidak hanya mencakup beras, tetapi juga berbagai pangan pokok strategis. Penguatan stok tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga ketersediaan pangan dan mengurangi risiko gangguan pasokan. 

Dalam keterangan Bapanas pada April 2026, pemerintah juga menyatakan sejumlah komoditas strategis seperti cabai besar, cabai rawit, dan bawang merah berada dalam kondisi surplus berdasarkan proyeksi neraca pangan hingga Juni 2026. Proyeksi tersebut menunjukkan cabai besar memiliki surplus sekitar 87 ribu ton, cabai rawit 61 ribu ton, dan bawang merah 53 ribu ton. 

Meski demikian, kondisi surplus secara nasional tidak otomatis membuat harga di setiap pasar langsung turun. Harga di tingkat konsumen tetap dipengaruhi oleh lokasi sentra produksi, waktu panen, distribusi, biaya transportasi, dan kondisi pasar setempat.

Pemerintah Memiliki Acuan Harga untuk Sejumlah Komoditas

Untuk menjaga stabilitas harga pangan, pemerintah juga memiliki kebijakan harga acuan bagi sejumlah komoditas strategis. Badan Pangan Nasional menetapkan harga acuan pembelian di tingkat produsen dan harga acuan penjualan di tingkat konsumen untuk sejumlah komoditas, termasuk bawang merah, bawang putih, cabai rawit merah, dan cabai merah keriting. 

Kebijakan harga acuan tersebut menjadi salah satu instrumen untuk menjaga keseimbangan antara kepentingan petani dan konsumen. Harga yang terlalu rendah di tingkat produsen dapat merugikan petani, sedangkan harga yang terlalu tinggi di tingkat konsumen dapat meningkatkan beban pengeluaran rumah tangga.

Data Bapanas pada April 2026 juga menunjukkan harga cabai rawit merah secara nasional berada di sekitar Rp67.417 per kg, sementara bawang merah sekitar Rp42.745 per kg. Angka tersebut menunjukkan bahwa harga di pasar Jakarta pada Senin (10/8/2026) dapat berada di bawah atau sekitar level nasional, tergantung jenis dan kualitas komoditas serta kondisi pasokan lokal. 

Konsumen Perlu Memantau Harga Sebelum Berbelanja

Dengan kondisi harga yang masih bergerak, masyarakat disarankan membandingkan harga sebelum membeli dalam jumlah besar. Perbedaan beberapa ribu rupiah per kilogram dapat cukup terasa, terutama bagi rumah tangga yang membeli cabai, bawang, dan sayuran secara rutin.

Untuk pedagang makanan dan usaha kuliner, kenaikan cabai dan sayuran juga dapat meningkatkan biaya bahan baku. Jika kenaikan berlangsung cukup lama, pelaku usaha dapat menghadapi tekanan terhadap margin keuntungan atau harus melakukan penyesuaian harga jual.

Namun, perkembangan harga di Pasar Kebayoran Lama pada Senin (10/8/2026) juga menunjukkan belum semua komoditas mengalami kenaikan. Beberapa jenis sayuran justru mulai turun, seperti mentimun, sementara cabai merah besar juga mengalami penurunan.

Dengan demikian, kondisi harga pangan di pasar saat ini masih beragam. Cabai rawit merah dan cabai merah keriting masih relatif tinggi, bawang merah kembali naik, sedangkan mentimun mulai lebih murah. Di kelompok sayuran, buncis dan kacang panjang masih menjadi komoditas yang perlu diperhatikan karena harganya masih berada pada level tinggi.

Perkembangan harga dalam beberapa hari ke depan akan sangat bergantung pada kelancaran pasokan dari daerah produksi, kondisi cuaca, dan permintaan masyarakat di pasar-pasar Jakarta.