Kongres AS Dorong Pembatasan Ekspor Chip AI ke China Lewat Dua RUU Bipartisan
Pada 23 April, Komite Urusan Luar Negeri DPR AS menyetujui dua rancangan undang-undang (RUU) bipartisan yang akan meningkatkan kontrol Kongres terhadap ekspor chip AI canggih, terutama ke negara seperti China, Rusia, Iran, Korea Utara, Kuba, dan Venezuela.
Langkah ini menunjukkan meningkatnya kekhawatiran di Kongres terkait cara pemerintah AS—termasuk pemerintahan Trump—mengatur penjualan chip canggih dari perusahaan seperti Nvidia.
AI Overwatch Act: Kontrol Lebih Ketat dari Kongres
RUU pertama, AI Overwatch Act, akan memberi Kongres waktu 30 hari untuk meninjau dan memblokir izin ekspor chip AI canggih ke negara tertentu.
RUU ini juga akan menunda izin ekspor yang sudah ada sampai pemerintah menjelaskan bagaimana chip tersebut tidak digunakan untuk memperkuat militer atau intelijen negara tujuan.
Pendukung RUU ini menilai chip AI sudah menjadi isu keamanan nasional, mirip seperti senjata.
RUU ini mendapat dukungan bipartisan, termasuk dari Senator Jim Banks dan Elizabeth Warren.
Chip Security Act: Pelacakan Chip
RUU kedua, Chip Security Act, fokus pada pencegahan penyelundupan atau pengalihan chip setelah diekspor.
RUU ini mewajibkan chip AI canggih memiliki teknologi untuk memverifikasi lokasi fisiknya. Perusahaan juga harus melaporkan jika chip ditemukan di tempat yang tidak diizinkan.
Menurut anggota Kongres, saat ini AS hanya bisa mengontrol penjualan awal, tetapi sulit melacak ke mana chip tersebut akhirnya digunakan.
Penolakan dari Gedung Putih dan Nvidia
RUU ini mendapat penolakan dari Gedung Putih dan Nvidia.
Penasihat AI Gedung Putih David Sacks menilai aturan ini bisa melemahkan posisi AS dalam persaingan dengan China.
CEO Nvidia, Jensen Huang, juga mengatakan bahwa penjualan chip ke China justru bisa membantu perusahaan AS tetap dominan di industri AI global.
Dampak ke Pasar Crypto dan Teknologi
Perubahan kebijakan chip AI seperti ini juga sering berdampak ke pasar teknologi dan crypto.
Pasar sebelumnya sudah bereaksi negatif setiap kali pembatasan ekspor chip diperketat, karena Nvidia dan sektor AI punya hubungan erat dengan sentimen investor di aset teknologi dan crypto.
Apa Selanjutnya?
Kedua RUU ini masih harus melewati pemungutan suara penuh di DPR dan Senat sebelum menjadi undang-undang.
Jika disahkan, Kongres akan memiliki kontrol lebih besar atas ekspor chip AI—mengurangi peran pemerintah eksekutif dalam keputusan tersebut.
0 Comments