Nasdaq Mendorong Peluncuran Opsi ETF Kripto agar Lebih Mudah

Nasdaq Mendorong Peluncuran Opsi ETF Kripto agar Lebih Mudah

Wall Street Tetap Bergerak di Tengah Ketidakpastian Regulasi Kripto

Wall Street tampaknya tidak mau menunggu terlalu lama. Meski CLARITY Act masih tertunda hingga September, perusahaan-perusahaan besar di sektor keuangan tetap melanjutkan rencana mereka untuk memperluas bisnis kripto.

Berikut perkembangannya.

Nasdaq Ajukan Aturan Standar untuk ETF Kripto

Nasdaq telah mengajukan proposal kepada SEC (Securities and Exchange Commission) agar proses peluncuran opsi untuk ETF berbasis kripto menjadi lebih mudah.

Dalam proposal tersebut, ETF yang menyimpan aset berupa “komoditas digital” dapat memenuhi syarat untuk mencatatkan opsi berdasarkan sejumlah persyaratan standar.

Jika aturan ini disetujui, prosesnya akan menjadi lebih sederhana karena penerbit tidak perlu mengajukan persetujuan terpisah setiap kali ingin mencatatkan opsi untuk ETF tertentu.

Langkah Nasdaq muncul ketika industri kripto masih menghadapi ketidakpastian regulasi. CLARITY Act saat ini masih tertahan di Senat AS dan dijadwalkan kembali menjadi perhatian pada September.

Sebelumnya, SEC juga disebut sedang menyiapkan agenda “Regulation Crypto”, yaitu kerangka aturan yang dapat memberikan panduan khusus untuk sejumlah produk dan kontrak investasi berbasis cryptocurrency.

Aturan tersebut berpotensi memberikan kepastian lebih cepat bagi industri kripto, sementara CLARITY Act masih dalam proses pembahasan.

BlackRock Tetap Mempertahankan Minat pada Bitcoin

Di tengah ketidakpastian regulasi, minat investor institusional terhadap Bitcoin (BTC) juga belum menunjukkan tanda-tanda melemah.

Robert Mitchnick dari BlackRock mengatakan bahwa pergerakan Bitcoin yang mulai berbeda dari pasar saham merupakan perkembangan yang positif.

Menurutnya, Bitcoin mampu bertahan ketika pasar saham mengalami tekanan akibat kekhawatiran terhadap sektor AI pada Juli. Kondisi ini menunjukkan bahwa BTC dapat berperan sebagai diversifikasi portofolio dan berpotensi menjadi aset lindung nilai.

Arus dana ETF Bitcoin juga menunjukkan adanya minat dari investor institusional.

Dalam 24 jam terakhir, ETF Bitcoin milik BlackRock mencatat pembelian yang cukup besar hingga mampu mengimbangi penjualan gabungan dari beberapa ETF besar lainnya, termasuk produk yang terkait dengan Fidelity, ARK, dan VanEck.

Wall Street Masih Melihat Bitcoin sebagai Aset Menarik

Perbedaan arus dana antara ETF Bitcoin BlackRock dan beberapa ETF lainnya menjadi hal yang menarik.

Meskipun regulasi kripto di Amerika Serikat masih belum memiliki kepastian penuh, sejumlah perusahaan keuangan besar tetap melihat Bitcoin sebagai aset yang layak dimiliki.

Hal ini menunjukkan bahwa penundaan regulasi tidak serta-merta membuat Wall Street menghentikan langkahnya di sektor kripto.

Sebaliknya, perusahaan-perusahaan besar tampaknya mulai mengambil posisi dan mengembangkan produk kripto sambil menunggu kepastian regulasi dari pemerintah AS.