Open Interest (OI) XRP Naik 3% Saat Harga Bersiap untuk Rebound
Harga XRP Turun, Tapi Data Pasar Isyaratkan Titik Dasar Jangka Pendek
Harga XRP turun 11,27% dalam sepekan terakhir. Meski begitu, data pasar menunjukkan bahwa harga XRP kemungkinan sudah mendekati level terendah jangka pendek.
Berdasarkan data CoinMarketCap, XRP saat ini diperdagangkan di level US$1,70, turun 2,75% dalam 24 jam terakhir. Kapitalisasi pasarnya juga ikut turun 2,75% menjadi US$103,48 miliar.
Di tengah penurunan harga, aktivitas perdagangan justru meningkat. Volume transaksi XRP dalam 24 jam naik 20,67% menjadi US$4,06 miliar, menandakan minat trader masih cukup tinggi saat harga terkoreksi.
Total Open Interest XRP tercatat sebesar US$1,2 miliar, naik 2,98% dalam 24 jam terakhir. Hampir seluruhnya berasal dari kontrak perpetual, yang juga naik 2,99%. Kenaikan open interest biasanya menandakan trader mulai membuka posisi baru dan mengantisipasi potensi rebound harga. Jika open interest naik saat harga cenderung datar atau sedikit turun, kondisi ini sering menjadi awal meningkatnya volatilitas.
Sementara itu, open interest futures berjangka masih relatif kecil di US$1,9 juta, turun 2,63%, menunjukkan minat investor lebih besar pada kontrak perpetual dibandingkan futures berjangka.
Dari sisi ETF, ETF XRP mencatat arus keluar (outflow) besar. Pada Jumat lalu, ETF XRP mengalami outflow harian terbesar, dengan sekitar US$92,9 juta dana keluar dari pasar, menurut data SoSoValue. Hal ini menunjukkan lebih banyak investor yang menjual XRP dibandingkan membeli di tengah volatilitas pasar.
Ke depan, pemegang XRP jangka panjang akan mencermati pergerakan dana di ETF XRP. Kembalinya minat investor institusional pada Februari berpotensi menjadi faktor penting untuk membalikkan arah harga XRP dalam waktu dekat.
0 Comments