Pantau Harga Pangan Hari Ini di Tengah Persiapan Idul Adha 2026

Pantau Harga Pangan Hari Ini di Tengah Persiapan Idul Adha 2026

Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola Bank Indonesia mencatat harga pangan hari ini, Selasa 26 Mei 2026, atau menjelang Hari Raya Idul Adha 2026 masih bergerak fluktuatif di sejumlah komoditas utama. Cabai rawit merah tercatat menjadi salah satu komoditas dengan harga tertinggi yakni mencapai Rp77.300 per kilogram (kg), sedangkan telur ayam ras berada di level Rp31.800 per kg.

Berdasarkan data PIHPS yang dikutip dari Antara, Selasa (26/5/2026), harga pangan di tingkat pedagang eceran secara nasional menunjukkan beberapa komoditas masih mengalami tekanan akibat meningkatnya permintaan masyarakat menjelang momentum hari besar keagamaan.

Selain cabai rawit merah dan telur ayam ras, harga bawang merah tercatat berada di level Rp55.100 per kg, sementara bawang putih mencapai Rp39.300 per kg. Kenaikan harga komoditas hortikultura tersebut dinilai dipengaruhi oleh distribusi yang belum sepenuhnya stabil di sejumlah daerah sentra produksi akibat faktor cuaca.

Untuk komoditas beras, PIHPS mencatat beras kualitas bawah I berada di harga Rp15.000 per kg dan beras kualitas bawah II Rp14.000 per kg. Sementara itu, beras kualitas medium I dijual Rp15.800 per kg dan medium II sebesar Rp15.900 per kg.

Adapun beras kualitas premium atau super juga masih bertahan di level tinggi. Beras kualitas super I tercatat Rp17.150 per kg dan beras kualitas super II sebesar Rp16.700 per kg.

Di kelompok cabai, lonjakan harga masih terjadi terutama pada cabai merah besar yang mencapai Rp72.800 per kg dan cabai merah keriting Rp66.100 per kg. Sedangkan cabai rawit hijau tercatat Rp52.550 per kg.

Sejumlah pedagang menyebut kenaikan harga cabai menjelang Idul Adha sudah menjadi pola musiman karena permintaan rumah tangga maupun pelaku usaha kuliner meningkat signifikan. Selain itu, pasokan dari daerah produksi juga disebut mulai berkurang akibat curah hujan yang masih tinggi di beberapa wilayah.

Sementara itu, harga protein hewani relatif stabil. Daging ayam ras segar tercatat Rp39.800 per kg. Sedangkan daging sapi kualitas I berada di level Rp152.700 per kg dan daging sapi kualitas II sebesar Rp145.200 per kg.

Menjelang Idul Adha, permintaan daging sapi diperkirakan akan terus meningkat, terutama di wilayah perkotaan. Namun pemerintah memastikan stok daging nasional dalam kondisi aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga periode libur panjang keagamaan.

Untuk komoditas gula, harga gula pasir premium tercatat Rp22.000 per kg dan gula pasir lokal Rp19.200 per kg. Kenaikan harga gula masih dipengaruhi biaya distribusi dan tren penguatan harga bahan baku global dalam beberapa waktu terakhir.

Di sisi lain, harga minyak goreng juga masih berada di level cukup tinggi. Minyak goreng curah tercatat Rp19.300 per liter, minyak goreng kemasan bermerek I sebesar Rp23.600 per liter, dan minyak goreng kemasan bermerek II di harga Rp23.250 per liter.

Pemerintah melalui Kementerian Perdagangan dan Badan Pangan Nasional terus melakukan pemantauan harga di pasar tradisional maupun ritel modern guna menjaga stabilitas pasokan dan mencegah lonjakan harga berlebihan menjelang Idul Adha 2026. Operasi pasar murah dan distribusi pangan ke sejumlah daerah juga terus diperkuat untuk menekan inflasi pangan.

Bank Indonesia sebelumnya memperkirakan tekanan inflasi pangan berpotensi meningkat menjelang hari besar keagamaan nasional, terutama dari kelompok komoditas cabai, bawang, daging, dan telur ayam ras. Meski demikian, koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah diharapkan mampu menjaga kestabilan harga sehingga daya beli masyarakat tetap terjaga.