Pasar Bitcoin Diguncang Aksi Jual Agresif Senilai $1,6 Miliar
Jika Bitcoin berhasil menutup perdagangan harian di atas $80.000, analis menilai hal itu bisa memicu short squeeze, yang berpotensi mendorong harga naik hingga sekitar $82.230 — level yang belum diuji selama kurang lebih tujuh bulan.
Para trader saat ini sedang mengamati skenario tersebut setelah aksi jual besar-besaran menghentikan kenaikan Bitcoin di area resistance penting pada akhir pekan.
Mayoritas trader bertaruh Bitcoin turun
Data dari Binance futures menunjukkan sekitar 63% posisi terbuka saat ini adalah short, yang berarti sebagian besar trader bertaruh harga Bitcoin akan turun.
Analis Frigg menjelaskan bahwa kondisi ini bisa berbalik cepat. Jika Bitcoin berhasil menembus $80.000 dan bertahan di atasnya, posisi short bisa terpaksa ditutup (buy back), sehingga memicu tekanan beli tambahan. Hal ini bisa mempercepat kenaikan menuju rata-rata pergerakan 200 hari di $82.230.
Level tersebut terakhir kali diuji pada Oktober tahun lalu.
Akumulasi besar dan suplai di exchange menurun
Di sisi lain, ada tanda-tanda akumulasi jangka panjang. Laporan menunjukkan wallet whale membeli sekitar 270.000 BTC sepanjang April.
Selain itu, jumlah Bitcoin yang disimpan di exchange turun ke level terendah dalam tujuh tahun, yang biasanya menandakan investor memindahkan aset ke cold storage, bukan untuk dijual dalam waktu dekat.
Tekanan jual besar di $80.000
Namun tekanan jual juga sangat kuat. Analis CryptoQuant, Maartunn, mencatat bahwa volume taker sell mencapai $1,67 miliar dalam satu jam, tertinggi dalam dua minggu terakhir.
Lonjakan ini terjadi tepat saat Bitcoin menembus $80.000 untuk pertama kalinya sejak Januari 2026.
Taker sell volume menunjukkan order jual market yang langsung dieksekusi di harga terbaik, yang menandakan aksi jual cepat dan panik, bukan jual bertahap.
Menurut analis, ini membuat level $80.000 lebih terlihat sebagai zona distribusi (jual) daripada breakout bersih, karena penjual mampu menyerap permintaan dengan cepat.
Setelah itu, Bitcoin terkoreksi dari level tertinggi sekitar $80.500.
Faktor makro ikut mendorong kenaikan
Kenaikan Bitcoin juga dipengaruhi oleh faktor geopolitik. Presiden AS Donald Trump mengumumkan “Project Freedom”, di mana militer AS mulai mengawal kapal di Selat Hormuz.
Operasi ini melibatkan 15.000 tentara, kapal perang, dan lebih dari 100 pesawat, yang sempat menurunkan kekhawatiran pasar dan meningkatkan sentimen terhadap aset berisiko seperti Bitcoin.
Namun kondisi masih belum stabil. Laporan adanya insiden tanker di dekat Fujairah serta respons Iran menunjukkan ketegangan masih berlanjut, sehingga sentimen pasar bisa berubah sewaktu-waktu.
0 Comments