Pasar Kripto Lesu, HYPE Jadi Satu-satunya Aset yang Menguat
Token native Hyperliquid (HYPE) saat ini menjadi salah satu aset dengan performa terbaik di pasar kripto, meskipun mayoritas koin besar seperti Bitcoin, Ethereum, Solana, dan XRP masih bergerak lemah atau hanya mencatat kenaikan kecil.
HYPE melonjak lebih dari 11% dalam satu hari, menjadikannya satu-satunya aset besar di antara lima besar berdasarkan open interest futures yang mencatat pertumbuhan signifikan. Pada periode yang sama, Bitcoin hanya naik kurang dari 1%, sementara Ethereum naik sedikit di atas 1%
Kenaikan ini semakin menarik karena pasar derivatif kripto secara keseluruhan sedang melambat. Volume perdagangan Bitcoin, Ethereum, Solana, dan XRP turun sekitar 25% hingga 30%. Sebaliknya, Hyperliquid justru mencatat kenaikan volume hampir 14% dan open interest naik sekitar 15%. Ini menunjukkan adanya rotasi modal dan aktivitas trader yang mengalir ke ekosistem Hyperliquid saat pasar lain melemah.
Dari sisi teknikal, HYPE masih berada dalam tren naik yang kuat. Harga berhasil menembus area resistance $60 dan terus bergerak menuju level tertinggi baru di sekitar $65. Harga juga berada di atas semua moving average utama (20 hari, 50 hari, 100 hari, dan 200 hari), yang biasanya menandakan tren bullish yang berkelanjutan.
Namun, indikator Relative Strength Index (RSI) menunjukkan kondisi mendekati area overbought. Ini menandakan tekanan beli masih kuat, tetapi potensi volatilitas jangka pendek tetap ada.
Di luar pasar kripto, Hyperliquid juga mulai mendapat perhatian luas. CEO Intercontinental Exchange (ICE), perusahaan induk Bursa Saham New York (NYSE), baru-baru ini menyoroti pertumbuhan cepat Hyperliquid, termasuk skala dan dampaknya yang berkembang pesat di pasar keuangan.
0 Comments