Rizky Billar Diduga Jadi Korban Penipuan Rp3,1 Miliar, Ini Respons Lesti Kejora

Rizky Billar Diduga Jadi Korban Penipuan Rp3,1 Miliar, Ini Respons Lesti Kejora

Rizky Billar Diduga Rugi Rp3,1 Miliar, Lesti Kejora Disebut Lebih Emosional dan Proses Hukum Berlanjut

Rizky Billar buka suara mengenai kasus dugaan penipuan atau penggelapan yang disebut membuat dirinya mengalami kerugian hingga Rp3,1 miliar. Aktor sekaligus presenter tersebut mengungkapkan bahwa persoalan itu ternyata telah berlangsung selama berbulan-bulan dan melibatkan seseorang yang disebut cukup dekat dengannya.

Saat ditemui awak media di kawasan Ampera, Jakarta Selatan, Selasa (4/8/2026), Billar tidak banyak membeberkan identitas orang yang diduga terlibat. Ia memilih menunggu proses hukum berjalan sebelum memberikan penjelasan lebih lengkap mengenai perkara tersebut.

Di tengah kasus yang tengah dihadapinya, perhatian juga tertuju pada respons sang istri, Lesti Kejora. Billar menyebut Lesti justru lebih emosional setelah mengetahui dirinya mengalami kerugian dalam jumlah besar.

Lesti Kejora Disebut Lebih Kesal

Billar mengatakan Lesti sangat kesal ketika mengetahui dirinya diduga menjadi korban penipuan dengan nilai mencapai miliaran rupiah.

Menurut Billar, reaksi Lesti bahkan lebih emosional dibandingkan dirinya. Ia kemudian menyampaikannya dengan gaya bercanda saat berbicara kepada awak media.

“Dia tuh pasti lebih kesal daripada saya tuh. Ya iyalah, apalagi perempuan. Leo kan. Kalau Leo tuh… Leo Bro, lu coba-coba aja membohongi dia itu…” ujar Billar sambil memperagakan gerakan mencakar dan bercanda dengan mengeluarkan suara “meong”.

Ketika kembali ditanya mengenai karakter Lesti yang disebut keras saat menghadapi persoalan tersebut, Billar masih menjawab dengan candaan.

“Iya, apalagi keripik kentang kan,” ucapnya sembari tertawa.

Meski menyampaikannya dengan nada ringan, persoalan yang dihadapi Billar bukan perkara kecil. Kerugian yang disebut mencapai Rp3,1 miliar membuat kasus tersebut menjadi perhatian publik, terutama karena pihak yang diduga terlibat disebut merupakan orang yang berada di lingkungan dekat Billar.

Billar Masih Merahasiakan Identitas Orang yang Diduga Terlibat

Sampai saat ini, Billar belum bersedia mengungkap siapa sosok yang diduga menyebabkan kerugian tersebut. Ia juga belum menjelaskan secara terbuka hubungan orang tersebut dengan dirinya.

Ketika ditanya apakah sosok tersebut pernah menjadi bagian dari pihak yang bekerja sama dengannya, Billar memberikan jawaban yang masih menggantung.

“Lihat aja nanti ya. Pancing-pancing ya…” katanya sambil tertawa.

Sikap Billar tersebut menunjukkan bahwa ia masih menunggu proses lebih lanjut sebelum mengungkap informasi secara lengkap kepada publik.

Karena belum ada penjelasan resmi mengenai identitas maupun status hukum orang yang dimaksud, tudingan terhadap pihak tertentu juga belum dapat dianggap sebagai fakta yang telah terbukti.

Kerugian Disebut Terjadi Selama Berbulan-bulan

Salah satu hal yang disampaikan Billar adalah persoalan tersebut ternyata bukan baru terjadi. Ia menyebut permasalahan mengenai uang tersebut telah berlangsung selama beberapa bulan.

Karena itu, Billar tidak ingin penyelesaian masalah dilakukan dengan cara pengembalian uang secara bertahap.

“Udah berapa bulan… udah berbulan-bulan kok ternyata. Masa… masa mau dicicil? Ya harus langsung lunas lah,” tegasnya.

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa Billar berharap persoalan finansial tersebut dapat segera diselesaikan secara keseluruhan.

Namun, belum terdapat informasi lengkap mengenai bagaimana mekanisme dugaan pengambilan atau penggunaan dana tersebut, termasuk kapan transaksi terjadi, bagaimana aliran dana berlangsung, dan berapa jumlah kerugian yang telah diverifikasi melalui proses penyelidikan.

Informasi mengenai detail tersebut masih menunggu penjelasan lebih lanjut dari Billar maupun pihak berwenang.

Orang yang Diduga Terlibat Disebut Masih Berada di Indonesia

Billar juga memberikan informasi bahwa orang yang diduga terlibat dalam perkara tersebut masih berada di Indonesia.

Meski demikian, ia belum menjelaskan apakah pihak tersebut telah dipanggil, diperiksa, atau telah berstatus sebagai pihak tertentu dalam proses hukum.

Billar hanya mengatakan bahwa kronologi lengkap kasus tersebut cukup panjang dan akan disampaikan pada waktu yang dianggap tepat.

“Panjang ceritanya, nanti saya ceritain. Nanti ditunggu aja, masih ada informasinya,” ujarnya.

Pernyataan tersebut memperlihatkan bahwa masih terdapat informasi lain yang belum disampaikan kepada publik.

Lesti Kejora dan Asila Dijadwalkan Diperiksa sebagai Saksi

Perkembangan lain yang menjadi perhatian adalah rencana pemeriksaan terhadap Lesti Kejora dan Asila.

Billar menyebut keduanya direncanakan akan dipanggil untuk memberikan keterangan sebagai saksi.

“Udah, tinggal istri saya sama Asila rencananya akan dipanggil untuk dilakukan pemeriksaan sebagai saksi. Ditunggu aja,” kata Billar.

Pemeriksaan saksi merupakan bagian penting dalam proses penanganan perkara karena penyidik dapat mengumpulkan keterangan dari orang-orang yang dianggap mengetahui informasi terkait kejadian.

Namun, hingga saat ini, detail mengenai kapan pemeriksaan tersebut dilakukan serta materi apa saja yang akan ditanyakan kepada Lesti dan Asila belum dijelaskan secara lengkap dalam keterangan yang tersedia.

Kasus Ini Berbeda dari Isu yang Pernah Menyeret Nama Asila

Nama Asila Maisa sebelumnya juga sempat dikaitkan dengan isu lain yang melibatkan Billar. Pada Juni 2026, kuasa hukum Billar membantah narasi di media sosial yang menuding adanya hubungan khusus antara Billar dan Asila.

Kuasa hukum Billar saat itu menyebut narasi mengenai perselingkuhan hingga tudingan bahwa Billar memiliki anak dengan Asila merupakan informasi yang tidak benar. Pihak Billar bahkan menempuh langkah hukum terhadap sejumlah akun yang dianggap menyebarkan konten tersebut. (detikhot)

Karena itu, penyebutan nama Asila dalam perkembangan kasus Rp3,1 miliar ini perlu dilihat berdasarkan konteks terbaru yang disampaikan Billar. Belum ada informasi yang menunjukkan bahwa pemeriksaan Asila sebagai saksi berkaitan dengan tudingan hubungan pribadi yang sebelumnya beredar di media sosial.

Dengan kata lain, publik perlu membedakan antara isu yang pernah beredar di media sosial dengan proses hukum mengenai dugaan kerugian Rp3,1 miliar yang saat ini dibicarakan Billar.

Billar Pernah Menghadapi Isu Penipuan yang Mengatasnamakan Lesti

Kasus terbaru ini juga muncul setelah sebelumnya Billar dan Lesti menghadapi persoalan berbeda terkait dugaan penipuan yang mengatasnamakan mereka.

Pada April 2026, Billar mengingatkan masyarakat mengenai maraknya penyalahgunaan nama Lesti untuk promosi giveaway palsu. Ia menegaskan bahwa Lesti maupun pihak manajemennya tidak pernah mengadakan giveaway dalam bentuk seperti yang beredar.

Modus yang disebut saat itu antara lain meminta calon korban mengirimkan sejumlah uang dengan alasan biaya administrasi atau persyaratan pencairan hadiah. 

Persoalan tersebut berbeda dengan kasus yang kini membuat Billar mengaku mengalami kerugian Rp3,1 miliar. Kasus giveaway berkaitan dengan penyalahgunaan nama Lesti oleh pihak lain, sedangkan perkara terbaru merupakan persoalan yang disebut secara langsung merugikan Billar.

Publik Diminta Menunggu Proses Hukum

Munculnya kasus dengan nominal miliaran rupiah membuat perhatian publik terhadap perkara tersebut cukup besar. Namun, informasi yang beredar saat ini sebagian besar masih berasal dari keterangan Billar dan pemberitaan media.

Belum semua detail perkara telah dibuka kepada publik. Identitas orang yang diduga terlibat, kronologi lengkap, bentuk transaksi, serta bukti kerugian masih menjadi bagian yang perlu diperjelas melalui proses hukum.

Dalam perkara seperti ini, penting untuk membedakan antara dugaan, laporan, hasil pemeriksaan, dan fakta yang telah terbukti secara hukum.

Terlebih, Billar sendiri menyatakan masih akan memberikan informasi tambahan mengenai kasus tersebut.

Menunggu Perkembangan Pemeriksaan Saksi

Dengan rencana pemeriksaan Lesti Kejora dan Asila sebagai saksi, perkembangan kasus ini masih akan menjadi perhatian dalam beberapa waktu ke depan.

Keterangan keduanya nantinya berpotensi membantu memberikan gambaran mengenai perkara yang sedang ditangani, terutama apabila mereka mengetahui rangkaian kejadian atau transaksi yang berkaitan dengan kerugian tersebut.

Sementara itu, Billar tampaknya memilih tidak membuka seluruh informasi kepada publik sebelum proses hukum berjalan lebih jauh.

Ia juga menegaskan keinginannya agar uang yang disebut hilang tersebut dapat dikembalikan secara penuh, bukan melalui pembayaran secara bertahap.

Untuk saat ini, belum ada informasi terverifikasi mengenai penyelesaian kerugian tersebut maupun apakah pihak yang diduga terlibat telah mengembalikan sebagian dana.

Billar Pilih Tunggu Fakta Terungkap

Kasus dugaan kerugian Rp3,1 miliar yang dialami Rizky Billar masih menyisakan sejumlah pertanyaan. Mulai dari siapa pihak yang diduga terlibat, bagaimana modusnya, kapan kejadian berlangsung, hingga bagaimana proses hukum selanjutnya.

Billar sendiri belum memberikan penjelasan secara menyeluruh dan meminta publik menunggu perkembangan berikutnya.

Di sisi lain, Lesti Kejora dan Asila disebut akan menjalani pemeriksaan sebagai saksi. Agenda tersebut menjadi salah satu perkembangan penting karena keterangan saksi dapat membantu memperjelas rangkaian peristiwa yang sedang ditangani.

Untuk sementara, publik masih perlu menunggu keterangan resmi dari pihak terkait dan hasil proses hukum sebelum menarik kesimpulan mengenai siapa yang bertanggung jawab dalam perkara tersebut.

Yang jelas, Billar mengaku mengalami kerugian hingga Rp3,1 miliar dan berharap persoalan tersebut dapat segera diselesaikan. Sementara reaksi Lesti yang disebut lebih emosional menunjukkan bahwa persoalan ini juga menjadi perhatian serius bagi keluarga mereka.