Schwartz dari Ripple Sindir Gugatan Fantastis terhadap Bitcoin Senilai $286 Miliar
David Schwartz dari Ripple meremehkan gugatan hukum besar yang mencoba mengklaim kepemilikan Bitcoin dalam jumlah sangat besar. Ia menyebut kasus ini memiliki banyak kelemahan hukum dan argumennya tidak kuat.
Gugatan ini menargetkan sekitar 39.000 wallet Bitcoin yang tidak aktif, dengan total nilai diperkirakan mencapai sekitar $293 miliar. Nilai ini bahkan lebih besar dari kekayaan pendiri Amazon, Jeff Bezos.
Kasus ini diajukan oleh seorang pria di New York dengan nama samaran “Noah Doe”, bersama dua entitas perusahaan. Mereka mengklaim telah mengidentifikasi wallet Bitcoin yang dianggap “terlantar” karena tidak ada aktivitas on-chain selama lebih dari lima tahun.
Doe mengaku menggunakan metode algoritma khusus untuk mendeteksi wallet yang tidak aktif. Data wallet tersebut kemudian diserahkan ke pihak kepolisian sebagai “barang temuan”. Setelah itu, timnya mengirim pemberitahuan kepada para pemilik wallet. Lebih dari 400 pemilik memindahkan aset mereka untuk menunjukkan wallet masih aktif, tetapi sekitar 39.000 wallet tetap tidak bergerak.
Berdasarkan itu, pihak penggugat mencoba mengklaim kepemilikan penuh atas wallet-wallet tersebut melalui jalur hukum.
Namun, Schwartz menilai logika ini lemah. Ia mengatakan tidak ada dasar hukum yang jelas bagi pengadilan New York untuk mengklaim aset global seperti Bitcoin, dan alasan bahwa aset tersebut “ditemukan” di wilayah New York dianggap tidak masuk akal dalam konteks crypto.
Kepala riset Galaxy, Alex Thorn, juga meragukan kasus ini. Menurutnya, sangat tidak wajar jika hukum barang hilang lokal digunakan untuk mengambil alih kepemilikan Bitcoin yang tersebar secara global.
Sebagian wallet yang disebut dalam kasus ini bahkan diduga terkait dengan Satoshi Nakamoto. Schwartz menegaskan bahwa jaringan Bitcoin utama tidak akan mematuhi perintah hukum seperti itu, meskipun kemungkinan berbeda bisa terjadi pada beberapa fork lain seperti BSV.
0 Comments