Space and Time yang didukung Microsoft fokus pada aplikasi Web3 tanpa kode (no-code)

Space and Time yang didukung Microsoft fokus pada aplikasi Web3 tanpa kode (no-code)

Space and Time Luncurkan Dreamspace, Tool AI untuk Membuat Aplikasi Blockchain Tanpa Coding

Space and Time telah meluncurkan aplikasi baru berbasis AI bernama Dreamspace, yang memungkinkan pengguna membuat aplikasi blockchain tanpa perlu menulis kode. Pengguna cukup menjelaskan ide mereka dalam bentuk teks, lalu sistem akan membangun aplikasinya secara otomatis.

Dreamspace ditenagai oleh Microsoft Azure AI Foundry dan Azure OpenAI, serta berjalan di atas blockchain Base, yang membuat transaksi menjadi lebih cepat dan biaya sangat murah.

Peluncuran ini menjadi bagian dari langkah Space and Time untuk mengembangkan alat berbasis AI yang mempermudah pembuatan aplikasi Web3. Platform ini bahkan bisa membuat aplikasi lengkap, termasuk logika smart contract, hanya dari instruksi pengguna.

Didukung investasi Microsoft

Space and Time mendapat dukungan dari Microsoft melalui dana ventura M12, yang memimpin investasi sebesar $20 juta pada tahun 2022.

Dreamspace ditujukan untuk kreator, pelajar, dan bisnis. Pengguna cukup menjelaskan ide aplikasi yang ingin dibuat, lalu sistem akan membangun struktur dasarnya secara otomatis.

Semua smart contract yang dibuat di Dreamspace bersifat auditable, artinya pengguna bisa memeriksa dan memahami kode sebelum digunakan di blockchain.

Fokus pada data yang dapat diverifikasi

Space and Time juga menyediakan infrastruktur data di balik Dreamspace. Perusahaan ini fokus pada verifiable data infrastructure, yaitu sistem data yang bisa diverifikasi dan dipercaya untuk aplikasi blockchain.

Co-founder Nate Holiday mengatakan bahwa tujuan mereka adalah membuat data yang terpercaya bisa diakses oleh semua aplikasi, sehingga developer bisa lebih fokus pada ide dan inovasi, bukan pada kompleksitas data.

Minat awal sangat tinggi

Selama fase beta, lebih dari 34.000 aplikasi telah dibuat menggunakan Dreamspace, menunjukkan tingginya minat terhadap tools AI untuk pengembangan aplikasi.

Platform ini juga digunakan dalam program pendidikan, termasuk laboratorium AI di Indonesia, yang menargetkan lebih dari 140.000 pelajar.

Dreamspace menggunakan jaringan Base untuk memastikan biaya transaksi di bawah satu sen dan proses hampir instan.

Tren besar AI dan blockchain

Peluncuran ini menunjukkan semakin eratnya hubungan antara AI dan blockchain, serta bagaimana teknologi dari ekosistem Microsoft mulai mendorong pengembangan aplikasi Web3 yang lebih mudah dan cepat.