Tennessee Jadi Negara Bagian Kedua yang Melarang Bitcoin dan ATM Kripto
Tennessee menjadi negara bagian kedua di Amerika Serikat yang melarang Bitcoin ATM, setelah pemerintah setempat mengesahkan undang-undang baru yang membuat kepemilikan atau pengoperasian mesin tersebut menjadi tindakan ilegal.
Undang-undang yang dikenal sebagai House Bill 2505 ini ditandatangani oleh Gubernur Tennessee Bill Lee pada April dan akan mulai berlaku pada 1 Juli. Setelah tanggal tersebut, operator Bitcoin ATM diwajibkan untuk menutup mesin mereka. Mesin ini biasanya digunakan untuk membeli Bitcoin dan aset kripto lainnya menggunakan uang tunai.
Para pembuat kebijakan menyebut larangan ini diperlukan karena Bitcoin ATM sering digunakan dalam praktik penipuan, terutama yang menyasar orang lanjut usia. Dua anggota legislatif pendukung aturan ini, Cameron Sexton dan Jay Reedy, mengatakan bahwa pelaku penipuan memanfaatkan mesin ini untuk menipu korban agar mengirim uang yang hampir tidak mungkin untuk dipulihkan kembali.
Pihak berwenang mencatat adanya beberapa kasus korban kehilangan uang dalam jumlah besar, termasuk salah satu penipuan yang menyebabkan kerugian sekitar $4 juta melalui modus penipuan yang mengatasnamakan aparat penegak hukum.
Data FBI menunjukkan bahwa warga Amerika berusia di atas 60 tahun kehilangan sekitar $257 juta akibat penipuan yang melibatkan Bitcoin ATM tahun lalu, meningkat signifikan dibanding tahun sebelumnya. Sementara itu, kelompok usia muda mengalami kerugian jauh lebih kecil.
Saat ini Tennessee memiliki sekitar 651 Bitcoin ATM yang tersebar di berbagai lokasi seperti toko serba ada, SPBU, dan toko kecil, terutama di kota besar seperti Nashville.
Tennessee menjadi negara bagian kedua setelah Indiana yang sepenuhnya melarang Bitcoin ATM. Sementara itu, beberapa negara bagian lain di AS masih mempertimbangkan aturan serupa atau memilih untuk menerapkan pembatasan dan perlindungan tambahan daripada larangan total.
0 Comments