Volume Perdagangan Bullish Turun 43%, Lonjakan Spread 72% Redam Penurunan Pendapatan Tahunan
Bursa kripto Bullish, perusahaan induk CoinDesk, melaporkan volume perdagangan turun 42,9% secara tahunan (year-on-year/YoY) pada Juli, meskipun rata-rata trading spread menurut perhitungan perusahaan meningkat 72,4%.
Kombinasi kedua angka tersebut menghasilkan indikator sederhana berupa volume dikalikan trading spread, yang masih sedikit lebih rendah dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Artinya, kenaikan spread belum sepenuhnya mampu mengimbangi penurunan aktivitas perdagangan.
Dalam laporan metrik bulanan yang belum diaudit dan dirilis pada 6 Agustus, Bullish mencatat total volume perdagangan sebesar US$30,7 miliar, turun 39,7% dibandingkan bulan sebelumnya (month-on-month/MoM).
Rata-rata trading spread naik menjadi 2,62 basis poin, dari 2,56 basis poin pada Juni dan 1,52 basis poin pada Juli 2025. Jika volume perdagangan dikalikan dengan spread, hasilnya mencapai lebih dari US$8 juta pada Juli, dibandingkan sekitar US$13 juta pada Juni dan US$8,2 juta pada Juli 2025.
Berdasarkan perhitungan tersebut, indikator volume dikalikan spread turun 38,3% secara bulanan dan 1,6% secara tahunan. Kenaikan spread pada Juli hampir mampu mengimbangi penurunan volume perdagangan dibandingkan tahun lalu, namun belum cukup untuk menutupi penurunan yang lebih tajam dibandingkan Juni.
Bullish menegaskan bahwa nilai tersebut hanya merupakan hasil perkalian dua angka yang telah dibulatkan dalam laporan, sehingga tidak dapat digunakan untuk menilai profitabilitas perusahaan.
Perusahaan menjelaskan bahwa trading spread dihitung berdasarkan pendapatan komisi relatif terhadap volume perdagangan, serta turut memperhitungkan perubahan nilai wajar kontrak perpetual futures dan insentif (rebate). Oleh karena itu, metrik ini lebih luas dibandingkan spread bid-ask konvensional atau sekadar tingkat biaya transaksi.
Sementara itu, volume perdagangan spot turun menjadi US$29,1 miliar pada Juli, dari US$45,5 miliar pada Juni dan US$48,8 miliar pada Juli tahun lalu. Penurunan tersebut masing-masing mencapai 36% secara bulanan dan 40,4% secara tahunan.
Di segmen perdagangan spot, volume Ethereum (ETH) merosot menjadi US$3 miliar, dibandingkan US$4,9 miliar pada Juni dan US$11,1 miliar pada Juli 2025, atau turun sekitar 73% dibandingkan tahun lalu.
Bullish mendefinisikan volume perdagangan sebagai nilai nosional dalam dolar AS dari seluruh transaksi yang berhasil dipertemukan antara pembeli dan penjual di platformnya. Angka tersebut tidak mencakup aset pelanggan, saldo akun, maupun dana yang disimpan di bursa, sehingga penurunan volume perdagangan tidak serta-merta menunjukkan adanya penarikan dana nasabah atau tekanan terhadap kondisi keuangan perusahaan.
Perusahaan juga menyatakan bahwa data bulanan tersebut belum diaudit dan seluruh angka untuk bulan-bulan dalam kuartal fiskal berjalan masih merupakan estimasi awal yang dapat berubah setelah proses penutupan laporan keuangan selesai. Oleh karena itu, data Juli sebaiknya dipandang sebagai indikasi awal aktivitas perdagangan, bukan sebagai hasil kinerja keuangan final.
0 Comments