Anthropic Tambahkan Verifikasi Identitas untuk Sebagian Pengguna Claude
Anthropic Mulai Terapkan Verifikasi ID untuk Sebagian Pengguna Claude
Anthropic mulai menerapkan sistem verifikasi identitas untuk sebagian pengguna chatbot AI mereka, Claude. Update ini muncul di help center pada periode 14–16 April 2026.
Namun, aturan ini tidak berlaku untuk semua pengguna. Verifikasi ID hanya muncul dalam kondisi tertentu, seperti pada pengguna dengan paket premium, akses fitur lanjutan, atau akun yang sedang ditinjau.
Anthropic menyatakan bahwa tujuan langkah ini adalah untuk mencegah penyalahgunaan, menegakkan aturan platform, dan memenuhi kewajiban hukum. Mereka menekankan bahwa ini adalah bagian dari sistem keamanan, bukan kewajiban untuk semua pengguna.
Jika diminta verifikasi, pengguna harus mengunggah identitas resmi dari pemerintah dan melakukan selfie secara langsung (live scan). Proses ini biasanya memakan waktu kurang dari lima menit dan membutuhkan perangkat dengan kamera.
Dokumen yang diterima termasuk paspor, SIM, dan KTP. Sementara itu, salinan digital, screenshot, dokumen sementara, atau kartu non-pemerintah seperti kartu pelajar tidak akan diterima.
Proses verifikasi ini dilakukan oleh pihak ketiga, yaitu Persona. Anthropic menyebutkan bahwa mereka tidak menyimpan gambar ID pengguna. Data disimpan oleh Persona sesuai perjanjian, sementara Anthropic hanya mengakses hasil verifikasi jika diperlukan, misalnya untuk peninjauan akun.
Anthropic juga menegaskan bahwa semua data dienkripsi dan hanya digunakan untuk verifikasi identitas, pencegahan fraud, dan kepatuhan hukum. Data tersebut tidak digunakan untuk melatih model AI maupun untuk kepentingan marketing.
Langkah ini muncul di tengah meningkatnya tekanan terhadap platform AI untuk mencegah penyalahgunaan, seperti penipuan dan impersonasi—isu yang juga sering terjadi di dunia crypto.
Namun, respons pengguna cenderung negatif. Banyak yang membandingkan dengan platform lain seperti OpenAI dan Gemini yang saat ini belum mewajibkan verifikasi ID untuk penggunaan biasa.
Sebagian pihak khawatir ini menjadi awal dari sistem “KYC untuk AI”, mirip dengan proses verifikasi di platform crypto, di mana pengguna harus membuktikan identitas sebelum bisa mengakses layanan.
Di sisi lain, ada juga alternatif seperti Venice AI yang lebih fokus pada privasi dan penggunaan model AI lokal (offline), sehingga tidak membutuhkan verifikasi identitas ketat.
Untuk saat ini, kebijakan verifikasi ID dari Anthropic masih terbatas pada kasus tertentu. Namun, ini bisa menjadi sinyal bahwa ke depan, penggunaan AI—termasuk dalam ekosistem crypto—akan semakin mengarah ke sistem identitas yang lebih ketat.
0 Comments