Bitcoin Tembus US$80.000, Capai Level Tertinggi dalam Tiga Bulan
Bitcoin kembali menembus level US$80.000 untuk pertama kalinya sejak pertengahan Mei 2026. Kenaikan ini terjadi ketika sentimen positif mulai kembali ke pasar kripto setelah mengalami tekanan cukup panjang.
Bitcoin sempat naik 2,5% hingga mencapai US$80.908 pada perdagangan Asia, 25 Agustus 2026. Harga tersebut menjadi level tertinggi Bitcoin sejak 15 Mei.
Kenaikan ini melanjutkan reli Bitcoin yang mencapai 23% dalam tujuh hari hingga 23 Agustus. Penguatan tersebut menjadi kenaikan mingguan terbesar Bitcoin dalam sekitar tiga tahun.
Meski menguat, harga Bitcoin masih berada jauh di bawah rekor tertingginya di sekitar US$126.000 yang dicapai pada Oktober 2025.
Sentimen Debasement Trade Kembali Menguat
Salah satu faktor yang mendorong Bitcoin adalah kembali menguatnya narasi debasement trade. Strategi ini mengacu pada investasi pada aset seperti Bitcoin dan emas yang dianggap dapat melindungi nilai kekayaan ketika nilai mata uang fiat mengalami penurunan.
Sentimen tersebut kembali muncul setelah Menteri Keuangan AS Scott Bessent mengumumkan bahwa pemerintah AS akan meningkatkan pembelian kembali obligasi. Kebijakan tersebut bertujuan menekan imbal hasil obligasi jangka panjang.
Langkah ini kemudian mendorong pelemahan dolar AS dan meningkatkan minat investor terhadap Bitcoin dan emas.
Bitcoin sendiri sejak awal dikembangkan sebagai alternatif terhadap sistem mata uang fiat, terutama sebagai perlindungan terhadap inflasi dan penurunan nilai mata uang akibat bertambahnya jumlah uang beredar.
“Latar belakang makroekonomi menjadi lebih mendukung setelah rencana pembelian kembali obligasi jangka panjang oleh Departemen Keuangan AS membantu melemahkan dolar dan kembali mendorong narasi debasement trade pada Bitcoin dan emas,” kata Lacie Zhang, analis riset Bitget Wallet.
Dana Masuk ETF Bitcoin Meningkat
Sentimen positif juga terlihat dari pasar ETF Bitcoin spot di Amerika Serikat.
Sebanyak 13 ETF Bitcoin yang terdaftar di AS mencatat arus dana masuk bersih sebesar US$1,92 miliar pada pekan lalu. Berdasarkan data Bloomberg, angka tersebut merupakan arus dana masuk mingguan terbesar sejak awal Oktober 2025.
ETF Bitcoin juga mencatat arus dana masuk harian terbesar dalam lebih dari tiga bulan. Pada 20 Agustus, dana yang masuk mencapai US$606,3 juta.
Kuatnya arus dana ke ETF menunjukkan minat investor terhadap Bitcoin mulai kembali meningkat.
Harapan terhadap Regulasi Kripto AS
Pasar kripto juga mendapat dorongan setelah Presiden AS Donald Trump bertemu dengan sejumlah pemimpin industri kripto.
Pertemuan tersebut kembali meningkatkan optimisme terhadap komitmen pemerintahan Trump dalam mendukung industri aset digital.
Namun, perkembangan regulasi kripto di AS sempat mengalami perlambatan. Salah satunya setelah Clarity Act, rancangan undang-undang mengenai struktur pasar kripto, gagal masuk ke tahap pemungutan suara di Senat sebelum masa reses Agustus.
Trump kemudian mendesak Senat untuk melanjutkan pembahasan RUU tersebut. Clarity Act diperkirakan kembali dibahas pada pertengahan September.
US$7,2 Miliar Posisi Short Terlikuidasi
Lonjakan harga Bitcoin juga mengejutkan banyak trader. Kenaikan tersebut memicu likuidasi besar-besaran pada posisi perdagangan kripto dengan leverage.
Berdasarkan data Coinglass, sekitar US$7,2 miliar posisi bearish atau short di seluruh pasar kripto dilikuidasi sepanjang pekan lalu.
Selama beberapa bulan terakhir, trader memang terus mencari titik terendah pasar atau market bottom. Bitcoin mengalami tekanan hampir sepanjang 2026 setelah aksi jual besar pada Oktober 2025, tidak lama setelah Bitcoin mencapai rekor tertinggi.
Meski demikian, sejumlah analis masih berhati-hati terhadap reli terbaru ini. Mereka menilai kenaikan harga Bitcoin sebagian besar didorong oleh short squeeze, yaitu kondisi ketika trader yang bertaruh harga akan turun terpaksa membeli Bitcoin untuk menutup posisi mereka setelah harga justru naik.
Artinya, masih perlu dilihat apakah kenaikan Bitcoin kali ini didukung permintaan yang kuat dan berkelanjutan atau hanya merupakan reli sementara.
0 Comments