CoinGecko Ungkap Leverage Pasar Kripto Masih Melemah Setelah Crash Besar
Open interest di pasar kripto masih berada lebih dari 50% di bawah level puncaknya. Penurunan ini terjadi karena aktivitas perdagangan di centralized exchange (CEX) melemah sepanjang 2026, meski platform tersebut masih mendominasi pasar derivatif kripto.
Sebanyak 11 bursa perpetual terbesar mencatat rata-rata volume perdagangan bulanan sebesar US$7,11 triliun pada 2025. Namun, dalam empat bulan pertama 2026, angkanya turun menjadi US$4,69 triliun atau merosot 34%.
Binance dan OKX masih menjadi pemain terbesar di pasar. Pada awal 2026, Binance menguasai 33% pangsa pasar perpetual futures CEX, sementara OKX memegang 15%.
Meski demikian, decentralized exchange (Perp DEX) terus menunjukkan pertumbuhan. Volume perdagangan mereka melonjak dari US$1,50 triliun pada 2024 menjadi US$6,38 triliun pada 2025.
Walau momentumnya mulai melambat tahun ini, aktivitas perdagangan Perp DEX masih jauh lebih tinggi dibanding awal 2025. Sebanyak 12 Perp DEX terbesar mencatat rata-rata volume bulanan sebesar US$611,57 miliar pada 2026, naik dibanding rata-rata 2025 yang berada di level US$531,65 miliar.
Hyperliquid menjadi salah satu contoh paling jelas dari pergeseran ini. Platform tersebut mencatat volume perdagangan sebesar US$190,28 miliar pada April, mendekati BingX dan jauh melampaui KuCoin.
Perp DEX juga mulai meningkatkan pangsa open interest mereka. Hingga akhir April 2026, pangsa pasar Perp DEX naik menjadi 13,5%, sementara pangsa CEX turun dari 96,4% pada awal 2025 menjadi 86,5%.
Di sisi lain, CEX masih bersaing agresif lewat penambahan kontrak perpetual baru. MEXC menambahkan 879 kontrak perpetual baru sejak Januari 2025 hingga April 2026, sedangkan BingX menambah 565 kontrak.
DEX generasi baru seperti Pacifica, Extended, dan Variational juga mulai menarik perhatian pasar. Pertumbuhan mereka didorong oleh program poin dan potensi airdrop yang masih diminati trader.
Secara keseluruhan, data menunjukkan pasar leverage kripto mulai melakukan reset setelah crash pada Oktober lalu. Meski CEX masih mendominasi pasar, DEX kini memiliki volume perdagangan dan open interest yang cukup besar untuk memengaruhi fase berikutnya dalam perkembangan pasar derivatif kripto.
0 Comments