Ethereum Kembangkan Decoupled Consensus untuk Percepat Finalitas Transaksi dan Efisiensi Modal
Ethereum tengah mengembangkan proposal Decoupled Consensus untuk mempercepat finalitas transaksi dan meningkatkan efisiensi penggunaan modal. Inisiatif ini bertujuan mengurangi waktu tunggu konfirmasi transaksi sehingga dana dapat digunakan kembali lebih cepat, terutama dalam layanan transfer aset antarjaringan blockchain.
Pengembangan ini menjadi salah satu upaya Ethereum untuk meningkatkan efisiensi jaringan di tengah persaingan dengan blockchain lain yang menawarkan waktu penyelesaian transaksi lebih singkat.
Decoupled Consensus Ditujukan untuk Mempercepat Finalitas Ethereum
Dalam jaringan Ethereum, transaksi yang sudah masuk ke dalam blok belum tentu langsung mencapai finalitas. Finalitas merupakan kondisi ketika sebuah transaksi atau blok dianggap telah dikonfirmasi secara definitif sehingga sangat sulit untuk dibatalkan.
Saat ini, validator Ethereum menggunakan mekanisme pemungutan suara yang berkaitan dengan dua fungsi sekaligus, yaitu menentukan blok berikutnya dan mengonfirmasi blok sebelumnya.
Proses finalitas membutuhkan dua putaran pemungutan suara. Mekanisme tersebut membantu menjaga keamanan jaringan, tetapi juga membuat penyelesaian transaksi membutuhkan waktu.
Melalui proposal Decoupled Consensus, para peneliti mengusulkan pemisahan kedua fungsi tersebut. Dengan demikian, konfirmasi finalitas dapat berjalan menggunakan mekanisme dan ritme yang berbeda dari proses pemilihan blok.
Jika diterapkan, pendekatan ini berpotensi mempercepat finalitas tanpa harus mengubah seluruh mekanisme konsensus Ethereum.
Finalitas Lebih Cepat Dapat Mengurangi Modal yang Terkunci
Salah satu manfaat utama percepatan finalitas adalah mengurangi modal yang harus ditahan oleh penyedia layanan transfer aset antarjaringan atau cross-chain.
Ketika pengguna mengirim dana dari Ethereum ke jaringan lain, penyedia layanan terkadang harus menunggu hingga transaksi mencapai finalitas sebelum dapat menggunakan kembali dana yang bersangkutan.
Untuk mempercepat layanan, penyedia dapat membayarkan dana kepada pengguna terlebih dahulu menggunakan cadangan miliknya. Namun, dana tersebut tetap tertahan sampai proses konfirmasi di jaringan asal selesai.
Semakin lama waktu tunggu, semakin besar modal yang harus disediakan untuk mendukung operasional.
Sebagai ilustrasi, operator yang menyalurkan dana sebesar US$1 juta setiap jam perlu menyediakan modal sekitar US$266.667 untuk menutupi jeda waktu 16 menit.
Jika waktu tunggu berkurang menjadi empat menit, kebutuhan modal tersebut turun menjadi sekitar US$66.667.
Artinya, percepatan finalitas dapat mengurangi kebutuhan modal kerja hingga sekitar 75 persen dalam skenario tersebut.
Efisiensi ini berpotensi membantu penyedia layanan mengelola likuiditas dengan lebih baik sekaligus meningkatkan kapasitas transaksi tanpa harus menambah modal dalam jumlah besar.
Model Transfer USDC Menunjukkan Pentingnya Kecepatan
Kebutuhan terhadap penyelesaian transaksi yang lebih cepat juga terlihat dalam layanan transfer stablecoin USDC milik Circle.
Berdasarkan informasi dalam materi sumber, Circle mengenakan biaya sebesar 0,01 persen untuk layanan transfer cepat dari Ethereum. Dengan tarif tersebut, transfer senilai US$10.000 dikenakan biaya US$1, belum termasuk biaya jaringan.
Sementara itu, jalur transfer standar tidak dikenakan biaya transfer dari Circle.
Perbedaan ini menunjukkan bahwa kecepatan penyelesaian transaksi dapat memiliki nilai ekonomi tersendiri bagi pengguna dan penyedia layanan.
Bagi bisnis yang menangani transaksi dalam jumlah besar, waktu penyelesaian yang lebih singkat dapat membantu meningkatkan efisiensi operasional dan mengurangi kebutuhan dana cadangan.
Ethereum Masih Mengembangkan Aspek Keamanan
Meskipun menawarkan potensi manfaat, Decoupled Consensus masih berada dalam tahap pengembangan. Belum ada jadwal resmi penerapan proposal tersebut di jaringan utama Ethereum.
Para peneliti masih perlu menentukan sejumlah aspek penting, termasuk frekuensi pemungutan suara, mekanisme penalti bagi validator, dan persyaratan keamanan jaringan.
Ben Edgington menekankan bahwa masih banyak hal yang perlu dirumuskan dalam pengembangan proposal ini.
Untuk saat ini, pengajuan tersebut bertujuan memasukkan gagasan Decoupled Consensus secara formal ke dalam proses pengembangan Ethereum agar dapat ditinjau dan dibahas lebih lanjut.
Karena itu, percepatan finalitas melalui mekanisme baru ini belum dapat dianggap sebagai fitur yang sudah tersedia bagi pengguna Ethereum.
Decoupled Consensus Berpotensi Mendukung Ketahanan terhadap Komputer Kuantum
Selain meningkatkan kecepatan konfirmasi, arsitektur Decoupled Consensus berpotensi mempermudah penerapan tanda tangan kriptografi yang tahan terhadap serangan komputer kuantum.
Teknologi komputer kuantum yang semakin berkembang menjadi salah satu pertimbangan jangka panjang bagi keamanan blockchain. Sejumlah metode kriptografi yang digunakan saat ini berpotensi menghadapi risiko apabila kemampuan komputer kuantum mencapai tingkat tertentu.
Pemisahan mekanisme konsensus dapat memberikan fleksibilitas tambahan dalam pengembangan sistem verifikasi dan penerapan teknologi kriptografi baru.
Namun, manfaat tersebut masih berupa potensi desain yang perlu diteliti lebih lanjut, bukan jaminan bahwa Ethereum akan langsung kebal terhadap ancaman komputer kuantum.
Ethereum dan Solana Bersaing dalam Kecepatan Transaksi
Pengembangan Decoupled Consensus juga berlangsung di tengah persaingan Ethereum dengan jaringan blockchain lain, termasuk Solana.
Dalam materi sumber, peningkatan Glamsterdam disebut telah melewati tonggak awal penting di jaringan uji Sepolia pada 6 Oktober. Tahap tersebut menjadi bagian dari proses pengembangan Ethereum berikutnya.
Di sisi lain, Solana telah mengaktifkan Alpenglow di jaringan utamanya dengan target finalitas sekitar 150 milidetik.
Kedua jaringan memiliki arsitektur yang berbeda sehingga perbandingan kecepatan finalitas tidak sepenuhnya menggambarkan seluruh aspek kinerja maupun keamanan masing-masing blockchain.
Meski demikian, target finalitas yang sangat singkat menunjukkan bahwa kecepatan penyelesaian transaksi menjadi salah satu aspek penting dalam persaingan teknologi blockchain.
Ethereum perlu mencari keseimbangan antara kecepatan, keamanan, dan desentralisasi agar peningkatan kinerja tidak mengorbankan keandalan jaringan.
Kesimpulan
Proposal Decoupled Consensus berpotensi menjadi langkah penting bagi Ethereum untuk mempercepat finalitas transaksi dan mengurangi modal yang tertahan dalam layanan transfer antarjaringan.
Dengan memisahkan proses pemilihan blok dan konfirmasi finalitas, mekanisme baru ini diharapkan memberikan fleksibilitas lebih besar dalam mengatur kecepatan penyelesaian transaksi.
Namun, proposal tersebut masih membutuhkan penelitian lebih lanjut, terutama terkait keamanan, mekanisme pemungutan suara, dan penerapannya pada jaringan utama.
Jika berhasil dikembangkan, Decoupled Consensus dapat membantu meningkatkan efisiensi modal, mempercepat transfer aset lintas jaringan, dan memperkuat daya saing Ethereum di industri blockchain.
0 Comments