Harga Beras Turun Hari Ini 19 Oktober 2026, Beras Super hingga Kualitas Bawah Lebih Murah
Harga beras terpantau turun pada Senin, 19 Oktober 2026. Penurunan terjadi pada seluruh kategori, mulai dari beras kualitas super, medium, hingga kualitas bawah. Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional, harga sejumlah jenis beras mengalami penurunan dibandingkan perdagangan sebelumnya.
Penurunan harga ini memberikan gambaran terbaru mengenai perkembangan harga beras di pasar. Masyarakat dapat memantau perubahan harga sebagai pertimbangan saat membeli kebutuhan pokok.
Daftar Harga Beras Hari Ini 19 Oktober 2026
Berdasarkan data PIHPS Nasional, harga beras kualitas super tipe I turun dari Rp19.500 menjadi Rp17.300 per kilogram (kg). Sementara itu, beras kualitas super tipe II turun dari Rp19.250 menjadi Rp16.700 per kg.
Penurunan juga terjadi pada beras kualitas medium. Harga beras medium tipe I turun dari Rp18.550 menjadi Rp16.700 per kg. Adapun medium tipe II turun dari Rp18.200 menjadi Rp15.850 per kg.
Untuk beras kualitas bawah, tipe I mengalami penurunan harga dari Rp17.650 menjadi Rp15.250 per kg. Sementara itu, tipe II turun dari Rp17.250 menjadi Rp14.800 per kg.
Berikut rincian harga beras berdasarkan data PIHPS Nasional pada Senin, 19 Oktober 2026:
- Beras kualitas super tipe I: Rp17.300 per kg.
- Beras kualitas super tipe II: Rp16.700 per kg.
- Beras kualitas medium tipe I: Rp16.700 per kg.
- Beras kualitas medium tipe II: Rp15.850 per kg.
- Beras kualitas bawah tipe I: Rp15.250 per kg.
- Beras kualitas bawah tipe II: Rp14.800 per kg.
Harga tersebut merupakan data PIHPS Nasional dan dapat berbeda dengan harga beras di pasar tradisional maupun toko ritel, bergantung pada wilayah dan kondisi perdagangan setempat.
Bulog Siapkan Minimal 2 Ton Beras SPHP di Setiap Koperasi Merah Putih
Di tengah perkembangan harga beras, Perum Bulog menargetkan ketersediaan beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) minimal 2 ton di setiap Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).
Program ini bertujuan memperkuat distribusi beras sekaligus membantu menjaga stabilitas harga pangan. Melalui koperasi, masyarakat diharapkan dapat memperoleh beras SPHP dengan harga yang terjangkau.
Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani menjelaskan bahwa penyaluran beras SPHP ke setiap koperasi akan mengikuti pesanan resmi atau purchase order (PO) dari PT Agrinas Pangan Nusantara.
Rizal menyampaikan bahwa Bulog berharap setiap KDKMP memiliki stok minimal 2 ton. Namun, jumlah pasokan tetap disesuaikan dengan permintaan yang diajukan melalui Agrinas Pangan Nusantara.
Pernyataan tersebut disampaikan Rizal setelah mengikuti Rapat Koordinasi Terbatas KDKMP di Jakarta pada Rabu, 14 Oktober 2026.
Sebanyak 1.250 Koperasi Telah Memesan Beras SPHP
Bulog mencatat sekitar 1.250 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih telah masuk dalam daftar pemesanan beras SPHP melalui Agrinas Pangan Nusantara.
Bulog juga memastikan stok beras telah disiapkan untuk memenuhi kebutuhan distribusi. Pasokan akan disalurkan sesuai pesanan yang diajukan oleh pihak terkait.
Menurut Rizal, pengisian stok beras di tingkat koperasi dapat mempermudah masyarakat dalam mendapatkan beras SPHP. Keberadaan stok di dekat permukiman juga diharapkan mendukung kelancaran distribusi bahan pangan.
Selain memperluas akses masyarakat terhadap beras, langkah ini menjadi bagian dari upaya memperkuat rantai pasok pangan melalui jaringan koperasi di tingkat desa dan kelurahan.
Harga Beras Turun, Distribusi Tetap Jadi Perhatian
Penurunan harga beras pada Senin, 19 Oktober 2026, terjadi pada seluruh kategori yang tercatat dalam data PIHPS Nasional, mulai dari kualitas super hingga kualitas bawah.
Di sisi lain, Bulog menyiapkan pasokan beras SPHP melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih untuk mendukung ketersediaan beras dengan harga terjangkau.
Perkembangan harga dan kelancaran distribusi menjadi dua hal penting yang perlu diperhatikan untuk menjaga akses masyarakat terhadap kebutuhan pokok. Pemantauan harga secara berkala juga dapat membantu masyarakat merencanakan pengeluaran rumah tangga dengan lebih baik.
0 Comments