Harga Bitcoin Terancam Turun di Bawah US$80.000, NEAR dan Hyperliquid Hadapi Tekanan Jual

Harga Bitcoin Terancam Turun di Bawah US$80.000, NEAR dan Hyperliquid Hadapi Tekanan Jual

Sejumlah aset kripto utama, termasuk Bitcoin (BTC), Solana (SOL), Near Protocol (NEAR), dan Hyperliquid (HYPE), menghadapi tekanan jual di tengah melemahnya momentum pasar. Kondisi ini membuat level support penting menjadi perhatian investor untuk melihat apakah harga kripto mampu bertahan atau berpotensi mengalami koreksi lebih dalam.

Indikator teknikal menunjukkan bahwa momentum kenaikan sejumlah aset kripto mulai melemah. Investor kini memantau pergerakan harga untuk menentukan apakah tekanan jual akan mereda atau justru berlanjut dalam beberapa waktu ke depan.

Bitcoin menjadi salah satu aset yang mendapat perhatian setelah kenaikannya dari sekitar US$63.000 pada Agustus mencapai US$87.000 sebelum kembali terkoreksi. Sementara itu, NEAR dan Hyperliquid juga mengalami tekanan setelah gagal menembus sejumlah level resistance penting.

Harga Bitcoin Menguji Support US$80.000

Harga Bitcoin (BTC) bergerak di sekitar US$81.184 setelah momentum kenaikannya melemah dari level tertinggi sekitar US$87.000.

Sebelumnya, Bitcoin mencatat kenaikan dari kisaran US$63.000 sejak Agustus. Pergerakan tersebut didukung oleh meningkatnya aktivitas beli dan mendorong optimisme di kalangan pelaku pasar.

Namun, tekanan jual kembali muncul dan membawa harga Bitcoin mendekati area support US$80.000–US$81.000.

Level tersebut menjadi area penting yang perlu diperhatikan. Jika Bitcoin mampu bertahan di atas support tersebut, peluang pemulihan harga masih terbuka. Sebaliknya, apabila tekanan jual semakin kuat dan harga menembus area support, risiko koreksi lanjutan dapat meningkat.

Pelaku pasar perlu mencermati pergerakan harga serta volume perdagangan untuk menilai apakah Bitcoin mampu mempertahankan posisinya atau menghadapi penurunan lebih lanjut.

Harga NEAR Protocol Menguji Support US$4,60

Near Protocol (NEAR) mengalami tekanan jual setelah gagal menembus area resistance US$5,80–US$6,00.

Aset kripto yang mendukung pengembangan aplikasi terdesentralisasi atau decentralized applications (dApps) tersebut kini bergerak menuju area support US$4,65–US$4,70.

Pergerakan harian NEAR menunjukkan volatilitas yang cukup tinggi, dengan harga tertinggi US$5,06 dan terendah US$4,74 berdasarkan data dalam analisis yang menjadi sumber artikel ini.

Meskipun mengalami koreksi, prospek teknikal NEAR masih berpotensi positif selama harga mampu bertahan di atas US$4,60.

Jika pembeli berhasil mempertahankan area tersebut, NEAR berpeluang kembali menguji US$5,00. Apabila momentum kenaikan menguat, target berikutnya berada di US$5,40, kemudian US$5,80 hingga US$6,00.

Sebaliknya, jika harga NEAR turun menembus US$4,60, tekanan jual berpotensi membawa harga menuju US$4,40. Area US$4,10–US$4,20 juga menjadi zona support berikutnya yang perlu diperhatikan.

Indikator RSI NEAR Menunjukkan Pelemahan Momentum

Indikator Relative Strength Index (RSI) NEAR telah turun dari wilayah jenuh beli atau overbought dan mendekati level netral 50.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa momentum kenaikan mulai berkurang. Volume perdagangan NEAR juga dilaporkan lebih rendah dibandingkan lonjakan aktivitas yang terjadi pada September.

Meski demikian, harga NEAR masih berada di atas rata-rata pergerakan harga jangka menengah dan panjang. Kondisi ini menunjukkan bahwa struktur tren kenaikan yang lebih luas belum sepenuhnya rusak.

Pergerakan NEAR selanjutnya akan bergantung pada kemampuan pembeli mempertahankan support US$4,60 dan mendorong harga kembali melewati resistance US$5,40.

Harga Hyperliquid Turun ke US$77,72

Hyperliquid (HYPE), protokol yang berfokus pada perdagangan derivatif berbasis blockchain, juga menghadapi tekanan jual setelah mengalami penurunan tajam.

Setelah sempat mencapai sekitar US$98, harga HYPE terkoreksi ke kisaran US$77,72.

Area US$76–US$77 kini menjadi support terdekat yang perlu dipantau. Level tersebut juga berdekatan dengan area rata-rata pergerakan harga yang digunakan dalam analisis teknikal.

Jika HYPE mampu bertahan di zona tersebut, harga berpeluang mengalami pemulihan menuju US$80 hingga US$82.

Namun, apabila harga ditutup di bawah US$76, risiko penurunan lanjutan akan meningkat. Dalam skenario tersebut, HYPE berpotensi bergerak menuju US$72, dengan US$70 menjadi level psikologis penting bagi pelaku pasar.

Dari sisi resistance, area US$80–US$82 menjadi hambatan awal. Resistance berikutnya berada di US$84–US$86.

HYPE perlu menembus US$86 untuk memberikan sinyal yang lebih kuat bahwa tren harga mulai berbalik positif.

RSI HYPE Mengindikasikan Tekanan Jual Meningkat

Indikator RSI harian Hyperliquid telah turun di bawah level 50 dan mendekati 40. Kondisi ini mengindikasikan melemahnya momentum beli serta meningkatnya tekanan jual.

Selain itu, harga HYPE berada di bawah rata-rata pergerakan jangka pendek dan menengah. Posisi tersebut memperkuat sinyal kehati-hatian terhadap pergerakan harga dalam jangka pendek.

Investor perlu memperhatikan apakah HYPE mampu mempertahankan support US$76–US$77 atau justru melanjutkan penurunan menuju level yang lebih rendah.

Harga Solana Menghadapi Risiko Koreksi

Solana (SOL) juga menunjukkan pelemahan momentum setelah tekanan jual meningkat. Berdasarkan analisis teknikal dalam bahan sumber, level US$100 menjadi support penting yang perlu dipertahankan.

Jika harga SOL turun di bawah US$100, aset kripto ini berpotensi melanjutkan koreksi menuju US$97. Dalam skenario penurunan yang lebih dalam, area US$92–US$95 menjadi zona support berikutnya.

Sebaliknya, pemulihan harga membutuhkan kemampuan SOL untuk kembali menembus resistance US$105–US$107.

Apabila tekanan beli meningkat dan harga berhasil melewati area tersebut, SOL berpeluang menguji level US$110 hingga US$115.

Indikator RSI SOL juga telah turun di bawah level 50 dan mendekati 40. Hal ini mencerminkan melemahnya permintaan dalam jangka pendek.

Meski begitu, harga SOL disebut masih berada di atas rata-rata pergerakan jangka panjang utamanya. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa tren pemulihan yang lebih luas masih berpotensi bertahan, meskipun risiko koreksi jangka pendek tetap perlu diperhatikan.

Investor Kripto Perlu Memantau Level Support

Pelemahan Bitcoin, Solana, Near Protocol, dan Hyperliquid menunjukkan bahwa pasar kripto sedang menghadapi fase yang membutuhkan kehati-hatian.

Level support menjadi faktor penting untuk menilai arah pergerakan harga berikutnya. Bitcoin perlu mempertahankan area US$80.000–US$81.000, sementara NEAR menghadapi level krusial US$4,60.

Di sisi lain, Hyperliquid perlu menjaga area US$76–US$77, sedangkan Solana menghadapi support penting di US$100.

Jika level-level tersebut mampu dipertahankan, peluang pemulihan harga masih terbuka. Namun, penembusan support dapat meningkatkan risiko koreksi lanjutan.

Investor juga perlu memperhatikan indikator RSI, volume perdagangan, dan kemampuan harga menembus resistance sebelum mengambil keputusan investasi.

Perlu diingat bahwa analisis teknikal tidak dapat memastikan arah harga secara mutlak. Pergerakan pasar kripto tetap dipengaruhi berbagai faktor, termasuk kondisi pasar global, sentimen investor, dan perubahan aktivitas perdagangan.