Harga Emas Antam Hari Ini Selasa 15 September 2026 Turun Rp10.000
Harga emas Antam hari ini, Selasa (15/9/2026), kembali mengalami penurunan. Harga emas batangan yang dijual PT Aneka Tambang Tbk (Antam) turun Rp10.000 per gram dibandingkan perdagangan sebelumnya.
Mengutip data harga emas Antam, harga emas hari ini berada di level Rp2.592.000 per gram. Sebelumnya, harga emas Antam tercatat Rp2.602.000 per gram.
Penurunan juga terjadi pada harga buyback emas Antam. Harga beli kembali emas Antam turun Rp15.000 menjadi Rp2.437.000 per gram.
Harga buyback merupakan nominal yang diterima pemilik emas ketika menjual kembali emas batangan kepada Antam. Sementara itu, harga jual merupakan harga yang dibayarkan konsumen ketika membeli emas Antam.
Dengan demikian, terdapat selisih sebesar Rp155.000 per gram antara harga jual emas Antam dan harga buyback pada perdagangan hari ini.
Rincian Harga Emas Antam Hari Ini
Berikut daftar harga emas Antam pada Selasa, 15 September 2026:
|
Berat |
Harga |
|
0,5 gram |
Rp1.346.000 |
|
1 gram |
Rp2.592.000 |
|
2 gram |
Rp5.124.000 |
|
3 gram |
Rp7.661.000 |
|
5 gram |
Rp12.735.000 |
|
10 gram |
Rp25.415.000 |
|
25 gram |
Rp63.412.000 |
|
50 gram |
Rp126.745.000 |
|
100 gram |
Rp253.412.000 |
|
250 gram |
Rp633.265.000 |
|
500 gram |
Rp1.266.320.000 |
|
1.000 gram |
Rp2.532.600.000 |
Harga emas Antam dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti kondisi pasar dan pergerakan harga emas dunia. Karena itu, masyarakat yang ingin membeli atau menjual emas disarankan mengecek harga terbaru sebelum melakukan transaksi.
Harga Emas Antam Pernah Cetak Rekor Tertinggi
Harga emas Antam sebelumnya sempat mencatat rekor tertinggi sepanjang sejarah atau all-time high pada Kamis (29/1/2026).
Saat itu, harga emas Antam mencapai Rp3.168.000 per gram, sedangkan harga buyback berada di level Rp2.989.000 per gram.
Pergerakan harga emas Antam sendiri dipengaruhi berbagai faktor, termasuk perubahan harga emas dunia, kondisi pasar keuangan, nilai tukar, serta sentimen ekonomi global.
Harga Emas Dunia Turun 1,8%
Penurunan harga emas Antam terjadi ketika harga emas dunia juga mengalami tekanan.
Harga emas dunia turun ke level terendah dalam lebih dari satu bulan pada Senin. Pelemahan tersebut terjadi setelah kenaikan harga minyak dan data inflasi Amerika Serikat (AS) yang lebih kuat dari perkiraan meningkatkan ekspektasi terhadap kebijakan suku bunga Federal Reserve atau The Fed.
Mengutip CNBC, Selasa (15/9/2026), harga emas spot turun 1,8% menjadi US$4.271,59 per ounce. Level tersebut menjadi yang terendah sejak 7 Agustus.
Sementara itu, harga emas berjangka AS melemah 2,2% menjadi US$4.311,20.
Analis pasar American Gold Exchange, Jim Wyckoff, mengatakan kenaikan tajam harga minyak dapat meningkatkan ekspektasi inflasi. Kondisi tersebut berpotensi membuat bank sentral mempertahankan atau memperketat kebijakan moneter.
“Kita melihat harga minyak mentah naik tajam hari ini, yang mendorong ekspektasi inflasi dan menunjukkan bank-bank sentral utama dunia harus memperketat kebijakan moneter untuk mengendalikan inflasi. Hal itu menjadi sentimen bearish bagi logam,” kata Wyckoff.
Mayoritas ekonom yang disurvei Reuters memperkirakan The Fed menaikkan suku bunga pada Rabu. Kenaikan suku bunga juga diperkirakan kembali terjadi setidaknya sekali hingga akhir Maret.
Kondisi tersebut menjadi salah satu sentimen yang perlu diperhatikan investor karena kebijakan suku bunga The Fed dapat memengaruhi pergerakan harga emas dunia dan pasar keuangan secara keseluruhan.
0 Comments