Harga Ethereum Bertahan di Atas US$2.600, Whale Mulai Akumulasi ETH

Harga Ethereum Bertahan di Atas US$2.600, Whale Mulai Akumulasi ETH

Ethereum (ETH) diperdagangkan di sekitar US$2.652 pada Senin, 28 September 2026. Harga ETH masih berada di bawah level psikologis US$2.700, tetapi struktur teknikal Ethereum masih menunjukkan kondisi yang relatif konstruktif.

Sebagai aset kripto terbesar kedua berdasarkan kapitalisasi pasar, Ethereum masih mendapatkan dukungan dari Exponential Moving Average (EMA) 50 hari, 100 hari, dan 200 hari. Ketiga indikator tersebut berada di kisaran US$2.260 hingga US$2.430.

Indikator Teknikal Ethereum Masih Relatif Positif

Pergerakan indikator teknikal menunjukkan sentimen pasar Ethereum cenderung positif, meski trader tetap berhati-hati.

Relative Strength Index (RSI) Ethereum berada di level 59. Posisi tersebut menunjukkan momentum yang cukup kuat, tetapi belum memasuki area overbought atau jenuh beli.

Sementara itu, Moving Average Convergence Divergence (MACD) mulai bergerak sedikit ke wilayah negatif. Kondisi ini menunjukkan momentum kenaikan ETH sedang mengalami perlambatan.

Meski demikian, tren naik Ethereum masih berpotensi bertahan selama harga tetap berada di atas struktur EMA utamanya.

Level Support dan Resistance Ethereum

Area US$2.500 menjadi salah satu support penting bagi Ethereum. Sementara itu, EMA 50 hari berada di sekitar US$2.425 dan menjadi lapisan support berikutnya.

Support yang lebih rendah berada di sekitar:

  • US$2.265, berdasarkan EMA 100 hari
  • US$2.259, berdasarkan EMA 200 hari
  • US$2.000, sebagai support psikologis berikutnya
  • US$1.385, sebagai support yang lebih jauh

Di sisi lain, US$3.000 menjadi level resistance psikologis penting apabila Ethereum mampu melanjutkan kenaikan.

Posisi Short ETH di Bitfinex Melonjak

Di tengah pergerakan harga Ethereum yang relatif stabil, sentimen bearish justru meningkat di kalangan trader.

Platform analisis pasar kripto Coin Bureau menyoroti lonjakan posisi short ETH di Bitfinex dalam dua pekan terakhir.

Open short position Ethereum disebut melonjak sekitar 13.000%, dari sekitar 771 ETH menjadi lebih dari 101.000 ETH.

Kondisi tersebut menunjukkan adanya peningkatan besar dalam taruhan terhadap penurunan harga ETH. Namun, tingginya posisi short juga membuka kemungkinan terjadinya short squeeze apabila harga Ethereum justru bergerak naik.

Short squeeze terjadi ketika harga aset yang banyak diperdagangkan secara short mengalami kenaikan. Trader yang memasang posisi short kemudian terpaksa membeli kembali aset untuk menutup posisi, sehingga tekanan beli dapat semakin meningkat.

Apa Itu Bitfinex?

Bitfinex merupakan salah satu bursa kripto terpusat yang dikenal memiliki likuiditas tinggi serta menyediakan perdagangan derivatif. Pergerakan posisi trader di platform tersebut kerap menjadi salah satu indikator yang diperhatikan pelaku pasar.

Whale Mulai Menambah Kepemilikan Ethereum

Di tengah meningkatnya posisi short, aktivitas investor besar atau whale justru menunjukkan peningkatan.

Analis kripto Ali Charts melaporkan bahwa transaksi Ethereum dengan nilai lebih dari US$1 juta meningkat dari 1.202 transaksi menjadi 7.113 transaksi hanya dalam tujuh hari.

Pada periode yang sama, wallet dengan kepemilikan besar secara kolektif menambah lebih dari 320.000 ETH, dengan nilai sekitar US$864 juta berdasarkan harga saat ini.

Namun, tingginya transaksi bernilai besar tidak selalu berarti aksi pembelian. Aktivitas tersebut juga dapat mencakup perpindahan ETH ke bursa, transfer antarwallet, maupun perpindahan aset dalam layanan kustodian.

Karena itu, data whale perlu dibaca bersama indikator lain sebelum digunakan untuk menyimpulkan arah harga Ethereum.

Harga Ethereum Menghadapi Resistance US$2.722-US$2.822

Ethereum kini menghadapi zona resistance penting di kisaran US$2.722 hingga US$2.822.

Berdasarkan data on-chain, lebih dari 13,3 juta ETH sebelumnya berpindah tangan di area tersebut. Kondisi ini berpotensi membuat sebagian pemegang ETH melakukan aksi jual ketika harga kembali mendekati zona tersebut.

Jika Ethereum mampu menembus resistance tersebut, level berikutnya yang diperhatikan pasar berada di sekitar US$2.970 dan US$3.366.

Namun, jika tekanan jual meningkat, ETH berpotensi kembali menguji area support yang lebih rendah.

Ethereum Berada di Antara Tekanan Short dan Akumulasi Whale

Pergerakan Ethereum saat ini memperlihatkan dua dinamika yang berbeda. Di satu sisi, posisi short di Bitfinex meningkat tajam dan menunjukkan bertambahnya taruhan terhadap penurunan harga.

Di sisi lain, aktivitas transaksi bernilai besar serta akumulasi dari wallet berkapital besar menunjukkan meningkatnya partisipasi investor besar.

Dengan ETH masih berada di sekitar US$2.652, area US$2.722-US$2.822 menjadi zona penting yang perlu diperhatikan. Kemampuan Ethereum menembus atau justru tertahan di area tersebut dapat menjadi salah satu faktor penting dalam menentukan arah pergerakan harga berikutnya.