IHSG Hari Ini Menguat 0,34% ke 6.406,15, Simak Prediksi dan Rekomendasi Saham

IHSG Hari Ini Menguat 0,34% ke 6.406,15, Simak Prediksi dan Rekomendasi Saham

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak menguat pada awal perdagangan Selasa (22/9/2026), meski sempat berada di zona merah. Pelaku pasar masih mencermati pergerakan IHSG setelah indeks mengalami tekanan pada perdagangan sebelumnya.

Mengutip data RTI, IHSG hari ini dibuka naik ke level 6.392,33 dari penutupan perdagangan Senin (21/9/2026) di posisi 6.384,72.

Namun, pada pukul 09.07 WIB, IHSG sempat melemah 0,03% ke level 6.378,27. Tak lama kemudian, indeks kembali masuk zona hijau.

Pada pukul 09.11 WIB, IHSG tercatat naik 0,34% ke level 6.406,15. Pada awal perdagangan, IHSG bergerak pada level tertinggi 6.412,67 dan level terendah 6.378,27.

Sementara itu, indeks LQ45 justru melemah 0,29% ke level 635. Meski demikian, sebagian besar indeks saham acuan masih bergerak di zona hijau.

Pergerakan Saham dan Transaksi IHSG

Sebanyak 240 saham menguat, sedangkan 222 saham melemah dan 233 saham bergerak stagnan. Penguatan mayoritas saham turut menopang pergerakan IHSG pada awal perdagangan.

Frekuensi transaksi tercatat sebanyak 200.587 kali dengan volume perdagangan mencapai sekitar 2,9 miliar saham. Adapun nilai transaksi saham mencapai Rp1,2 triliun.

Pada saat yang sama, nilai tukar rupiah berada di kisaran Rp17.880 per dolar AS.

Dari sisi sektoral, mayoritas sektor saham bergerak menguat. Hanya sektor kesehatan yang tercatat berada di zona merah.

Sektor cyclical menjadi penguat terbesar dengan kenaikan 1,20%. Selanjutnya, sektor basic menguat 0,64%.

Prediksi IHSG Hari Ini

Meskipun IHSG dibuka menguat, sejumlah analis masih melihat adanya risiko koreksi pada perdagangan Selasa.

Sebelumnya, IHSG turun 0,88% ke level 6.384 pada perdagangan Senin (21/9/2026). Tekanan jual masih mendominasi pergerakan indeks.

Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, memperkirakan IHSG masih berada dalam bagian wave iv dari wave © pada label hitam. Kondisi tersebut membuat IHSG masih berpotensi menguji kembali level 6.290-6.370.

“Kami perkirakan, IHSG masih berada pada bagian dari wave iv dari wave © pada label hitam, sehingga IHSG masih rawan menguji kembali 6.290-6.370,” ujar Herditya dalam catatannya.

Namun, Herditya menyebut peluang penguatan masih terbuka apabila IHSG mampu bertahan di atas level 6.370. Dalam skenario tersebut, IHSG berpeluang bergerak menuju kisaran 6.541-6.581.

MNC Sekuritas memperkirakan level support IHSG berada di 6.371 dan 6.279. Sementara itu, level resistance berada di 6.585 dan 6.633.

Di sisi lain, riset PT Pilarmas Investindo Sekuritas memperkirakan IHSG berpotensi menguat terbatas dengan area support dan resistance masing-masing pada 6.320-6.535.

Rekomendasi Saham Hari Ini

Sejumlah saham menjadi perhatian analis untuk perdagangan Selasa (22/9/2026).

PT Pilarmas Investindo Sekuritas memilih saham PT Buana Lintas Lautan Tbk (BULL), PT Indokripto Koin Semesta Tbk (COIN), dan PT Astraindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI).

Sementara itu, Herditya Wicaksana dari MNC Sekuritas merekomendasikan PT Astra International Tbk (ASII), PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), PT Darma Henwa Tbk (DEWA), dan PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA).

Berikut rincian rekomendasi teknikal MNC Sekuritas:

1. ASII – Trading Buy

Saham ASII terkoreksi ke level 4.820 dan disertai munculnya volume pembelian. Namun, pergerakannya masih tertahan oleh MA20.

Herditya memperkirakan posisi ASII saat ini berada pada awal wave [c] dari wave B pada label hitam.

  • Trading Buy: 4.790-4.820
  • Target Price: 4.990 dan 5.200
  • Stoploss: di bawah 4.770

2. BBNI – Buy on Weakness

Saham BBNI turun 0,82% ke level 3.620 dan masih menghadapi tekanan jual. Namun, koreksi saham tertahan oleh MA60.

Menurut Herditya, posisi BBNI saat ini diperkirakan berada pada bagian dari wave (c) dari wave [b].

  • Buy on Weakness: 3.440-3.550
  • Target Price: 3.720 dan 3.880
  • Stoploss: di bawah 3.400

3. DEWA – Buy on Weakness

Saham DEWA terkoreksi 1,62% ke level 364 dengan tekanan jual yang masih terlihat.

Herditya memperkirakan posisi DEWA saat ini berada pada bagian dari wave C dari wave (B).

  • Buy on Weakness: 334-352
  • Target Price: 396 dan 434
  • Stoploss: di bawah 326

4. HRTA – Buy on Weakness

Saham HRTA melemah 3,18% ke level 2.130 dan disertai tekanan jual.

Herditya memperkirakan posisi HRTA saat ini berada pada bagian dari wave (c) dari wave [a] pada label hitam.

  • Buy on Weakness: 2.040-2.100
  • Target Price: 2.250 dan 2.380
  • Stoploss: di bawah 2.000

Kesimpulan

Pergerakan IHSG hari ini menunjukkan penguatan pada awal perdagangan setelah sempat mengalami tekanan. Namun, analis masih melihat adanya risiko koreksi apabila IHSG gagal bertahan di atas level support yang telah ditentukan.

Investor dapat mencermati pergerakan IHSG, kondisi rupiah, tekanan jual, serta perkembangan masing-masing sektor sebelum mengambil keputusan investasi. Level support dan resistance yang disampaikan analis juga menjadi salah satu acuan teknikal dalam melihat potensi pergerakan indeks.