Kambi Targetkan Sistem Taruhan World Cup 100% Berbasis AI, Otomasi Bet Tembus 60% di Q1

Kambi Targetkan Sistem Taruhan World Cup 100% Berbasis AI, Otomasi Bet Tembus 60% di Q1

Kinerja Kambi Q1 2026: Pendapatan €43,5 Juta dan Ekspansi AI di Industri Betting

Kambi melaporkan hasil keuangan kuartal pertama (Q1) 2026 dengan pendapatan sebesar €43,5 juta dan laba operasional €4,2 juta. EBITDA perusahaan juga naik cukup signifikan dibanding tahun lalu.

CEO Werner Becher mengatakan bahwa Kambi kembali tumbuh setelah tahun 2025 yang penuh tantangan akibat perubahan besar pada pelanggan dan proses migrasi sistem.

Salah satu sorotan utama adalah pertumbuhan besar pada sistem otomatisasi taruhan berbasis AI. Saat ini, lebih dari 60% taruhan sudah diproses secara otomatis, naik dari 50% pada Januari. Tren ini diperkirakan masih akan terus meningkat.

Becher juga menyebut bahwa ajang Piala Dunia FIFA akan sepenuhnya menggunakan AI untuk trading dan manajemen risiko. Ini akan menjadi turnamen olahraga besar pertama di dunia yang sepenuhnya otomatis dalam pengelolaan odds dan risiko. Teknologi AI ini juga mulai diperluas ke olahraga lain seperti tenis, basket, dan hoki es.

Di sisi ekspansi bisnis, Kambi terus memperluas kemitraan. Operator pacuan kuda Prancis PMU sudah aktif menggunakan platform Kambi dan menunjukkan performa yang baik. Di Kanada, Atlantic Lottery dan British Columbia Lottery juga memilih Kambi sebagai penyedia sportsbook, sehingga memperluas jangkauan perusahaan ke 7 dari 10 provinsi di Kanada.

Terkait persaingan, Becher menilai pasar prediction markets belum menjadi ancaman bagi bisnis Kambi di wilayah regulasi AS. Namun, regulator di AS tetap terus mengawasi sektor ini secara ketat, terutama terkait produk taruhan berbasis event.

Kambi sebelumnya juga menyebut bahwa masuk ke prediction markets bisa berisiko terhadap lisensi mereka di beberapa wilayah Amerika Serikat.