Lebih dari 2 Juta DOGE Tertahan, Dogechain Masih Memproduksi Blok Meski Tenggat Telah Berakhir

Lebih dari 2 Juta DOGE Tertahan, Dogechain Masih Memproduksi Blok Meski Tenggat Telah Berakhir

Dogechain Masih Cetak Blok Meski Tenggat Shutdown Sudah Lewat

Dogechain, jaringan blockchain yang kompatibel dengan Ethereum dan terpisah dari blockchain Dogecoin, ternyata masih terus memproduksi blok meski batas waktu penghentian jaringan atau shutdown telah lewat pada 8 Agustus pukul 12.00 UTC.

Halaman bridge resmi Dogechain juga masih dapat diakses. Di sisi lain, jalur khusus Dogechain di QuickSwap justru mengarahkan pengguna ke jaringan Polygon.

Dogechain sebelumnya mengumumkan rencana penghentian jaringan ini pada Juli. Pengguna juga telah diperingatkan untuk segera memindahkan aset mereka karena aset yang masih tersimpan di Dogechain setelah shutdown berpotensi tidak dapat diakses atau bahkan hilang secara permanen.

Namun, setelah melewati tenggat tersebut, sebagian layanan Dogechain masih terlihat aktif. Kondisi ini membuat status aset yang masih berada di jaringan tersebut menjadi belum jelas.

Dogechain Masih Memproduksi Blok

Data dari RPC resmi Dogechain menunjukkan bahwa blockchain masih berjalan setelah batas waktu shutdown.

RPC merupakan endpoint yang digunakan aplikasi dan layanan crypto untuk berkomunikasi dengan sebuah blockchain.

Sesaat sebelum pukul 12.00 UTC, RPC Dogechain mencatat blok 62.578.500. Kurang dari dua menit setelah tenggat, jaringan masih menghasilkan blok hingga 62.578.578.

Blok tersebut memiliki timestamp 12:01:52 UTC.

Explorer resmi Dogechain juga masih dapat diakses beberapa menit kemudian. Saat itu, jaringan tercatat telah mencapai blok 62.578.630, dengan sejumlah blok terbaru dikaitkan dengan beberapa alamat miner.

Data ini menunjukkan bahwa Dogechain tidak langsung berhenti memproduksi blok setelah waktu shutdown.

Namun, produksi blok yang masih berlangsung tidak otomatis berarti seluruh layanan dan sistem yang dikelola proyek masih berfungsi normal.

Bridge Dogechain Masih Terlihat Aktif

Halaman bridge resmi Dogechain juga masih tersedia setelah tenggat shutdown. Pengguna masih dapat melihat opsi untuk melakukan deposit dan withdrawal.

Dashboard bridge bahkan menunjukkan sekitar 2.081.715,83 DOGE sebagai “Current DOGE on Chain”.

Meski begitu, angka tersebut tidak dapat dianggap sebagai jumlah DOGE yang benar-benar terjebak di jaringan.

Belum ada bukti bahwa withdrawal berhasil dilakukan setelah batas waktu shutdown. Selain itu, angka pada dashboard tidak menunjukkan berapa banyak saldo yang masih dapat dipulihkan oleh pengguna.

Dokumentasi bridge Dogechain menjelaskan bahwa proses transfer melibatkan administrator, tanda tangan tertentu, serta layanan yang menjalankan transaksi.

Dengan demikian, fakta bahwa blockchain masih memproduksi blok dan halaman bridge masih dapat dibuka belum menjamin bahwa pemegang DOGE dapat menarik aset mereka.

QuickSwap Tidak Lagi Memberikan Akses Normal ke Dogechain

QuickSwap sebelumnya telah memperingatkan pengguna untuk menarik aset dan posisi likuiditas mereka sebelum Dogechain ditutup.

Setelah melewati batas waktu shutdown, jalur khusus Dogechain di QuickSwap justru mengarahkan pengguna ke QuickSwap di jaringan Polygon dengan chain ID 137.

Akibatnya, pengguna tidak lagi mendapatkan akses normal ke fitur QuickSwap untuk melakukan swap maupun mengelola posisi likuiditas di Dogechain melalui jalur tersebut.

Sebelumnya, QuickSwap menyediakan berbagai layanan di Dogechain, termasuk perdagangan token, penyediaan likuiditas, dan yield farming.

Nasib Aset DOGE Masih Belum Pasti

Situasi ini menunjukkan bahwa proses penghentian Dogechain tidak terjadi secara sepenuhnya serentak.

Blockchain masih menghasilkan blok dan beberapa layanan, seperti explorer serta halaman bridge, sempat tetap tersedia. Namun, akses QuickSwap khusus Dogechain sudah tidak lagi memberikan akses normal ke jaringan tersebut.

Hal yang masih menjadi pertanyaan adalah apakah bridge Dogechain masih mampu memproses withdrawal dan berapa banyak aset yang sebenarnya berisiko terjebak di jaringan.

Dogechain memang sebelumnya memperingatkan bahwa aset yang masih berada di jaringan setelah shutdown dapat menjadi tidak dapat diakses atau hilang secara permanen.

Namun, hingga saat ini, kehilangan aset tersebut belum terbukti sebagai hasil akhir.

Terbaru, halaman explorer Dogechain dilaporkan sudah gagal dimuat. Kondisi ini semakin menambah ketidakpastian bagi pengguna yang masih memiliki aset di jaringan tersebut.