Lomba Unik Desain Keranda Jenazah Digelar di Masjid Sheikh Zayed Solo
Masjid Raya Sheikh Zayed Solo menggelar sebuah kompetisi yang terbilang unik dan jarang ditemui, yakni Lomba Desain Keranda Jenazah. Lomba ini ditujukan bagi para desainer, insinyur, hingga masyarakat kreatif yang ingin menghadirkan inovasi nyata dan bermanfaat langsung bagi umat. Desain keranda jenazah terbaik nantinya diharapkan tidak hanya berhenti sebagai konsep, tetapi dapat diaplikasikan secara nyata dan digunakan dalam operasional masjid.
Ajakan mengikuti lomba ini disampaikan langsung melalui akun Instagram resmi Masjid Raya Sheikh Zayed Solo, @masjidzayedsolo, pada Selasa (13/1/2026). Dalam unggahannya, pihak masjid menantang para peserta untuk menciptakan desain yang memiliki dampak sosial nyata.
“Halo para desainer, engineer, dan teman-teman kreatif. Pernah kepikiran bikin desain yang benar-benar dipakai dan berdampak langsung? Masjid Raya Sheikh Zayed Solo mengajak kamu ikut Lomba Desain Keranda Jenazah,” tulis akun tersebut.
Tujuan dan Latar Belakang Lomba
Melalui lomba ini, Masjid Raya Sheikh Zayed Solo ingin menghadirkan solusi atas berbagai persoalan yang masih sering ditemukan pada keranda jenazah konvensional. Selama ini, banyak keranda dinilai terlalu berat, kurang stabil, serta berpotensi membuat posisi jenazah bergeser atau tidak nyaman saat dibawa.
Adapun tujuan utama lomba ini antara lain:
-
Menciptakan desain keranda yang lebih manusiawi dan menghormati jenazah, misalnya dengan menjaga posisi tubuh agar tetap stabil dan mengurangi guncangan saat prosesi pemakaman.
-
Mengatasi kelemahan keranda konvensional, seperti bobot yang berat, struktur kurang kokoh, dan tingkat keamanan yang rendah.
-
Menghasilkan desain yang ergonomis, sehingga lebih nyaman bagi para pengusung keranda, serta efisien dari sisi material dan proses manufaktur.
“Tantangannya ini sederhana tapi bermakna. Merancang keranda yang ergonomik: lebih ringan, stabil, dan tetap bermartabat. Bukan sekadar enak dilihat, tapi benar-benar membantu,” lanjut keterangan dari akun tersebut.
Peluang Implementasi Nyata
Menariknya, pihak Masjid Raya Sheikh Zayed Solo membuka peluang besar bagi desain pemenang untuk direalisasikan dan digunakan langsung. Hal ini menjadikan lomba ini tidak sekadar ajang adu kreativitas, tetapi juga wadah kontribusi nyata dalam pelayanan sosial dan keagamaan, khususnya dalam pengurusan jenazah yang membutuhkan perlakuan penuh penghormatan.
Selain aspek desain, peserta juga didorong untuk mempertimbangkan faktor keamanan, kenyamanan, daya tahan, serta kemudahan perawatan agar keranda yang dihasilkan dapat digunakan dalam jangka panjang.
Hadiah dan Ketentuan Lomba
Seperti kompetisi resmi pada umumnya, Lomba Desain Keranda Jenazah ini juga menyediakan hadiah dengan total jutaan rupiah. Rinciannya sebagai berikut:
-
Juara 1: Rp 4 juta
-
Juara 2: Rp 3 juta
-
Juara 3: Rp 2 juta
-
Harapan 1, 2, dan 3: masing-masing Rp 1 juta
-
Sertifikat penghargaan dan hadiah menarik lainnya
Pendaftaran lomba ini gratis dan terbuka untuk umum. Batas akhir pengumpulan karya ditetapkan pada 15 Februari 2026.
“Hadiah jutaan rupiah. Pendaftaran gratis. Deadline 15 Februari 2026. Yuk, salurkan kreativitasmu untuk karya yang manfaatnya panjang bagi banyak orang,” tutup pengumuman tersebut.
Dengan konsep yang unik dan tujuan sosial yang kuat, lomba ini diharapkan mampu melahirkan inovasi baru yang tidak hanya fungsional, tetapi juga menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dan penghormatan terakhir bagi jenazah.
0 Comments