Standard Chartered Perkirakan Ethereum Capai US$40.000 pada 2030, Turunkan Target Harga 2026

Standard Chartered Perkirakan Ethereum Capai US$40.000 pada 2030, Turunkan Target Harga 2026

Standard Chartered menetapkan target jangka panjang baru untuk Ethereum (ETH) di level US$40.000 pada akhir 2030, sambil memangkas tajam proyeksi harga ETH untuk akhir 2026. Bank tersebut menilai bahwa meskipun harga kripto secara keseluruhan masih tertekan oleh pelemahan Bitcoin, posisi relatif Ethereum justru semakin membaik.

Dalam catatan risetnya, analis aset digital Standard Chartered Geoff Kendrick menyebut 2026 berpotensi menjadi titik balik Ethereum terhadap Bitcoin, meskipun jalur harga ETH terhadap dolar AS direvisi turun. Menurutnya, pemulihan rasio ETH/BTC menjadi inti dari pandangan optimistis tersebut, dengan target kembali ke level tertinggi seperti pada 2021.

Standard Chartered kini memproyeksikan harga Ethereum:

  • US$7.500 pada akhir 2026 (sebelumnya US$12.000)
  • US$15.000 pada 2027 (sebelumnya US$18.000)
  • US$22.000 pada 2028 (sebelumnya US$25.000)
  • US$30.000 pada 2029 (naik dari US$25.000)
  • US$40.000 pada akhir 2030

Kendrick menyatakan bahwa penurunan target jangka menengah ini disebabkan oleh tekanan dari pergerakan Bitcoin, yang melemahkan kinerja aset kripto dalam denominasi dolar. Namun, ia menegaskan bahwa fundamental Ethereum terus menguat, meskipun dampaknya lebih terlihat pada kinerja relatif dibandingkan lonjakan harga jangka pendek.

Ia menyoroti sejumlah faktor pendukung khusus Ethereum, antara lain:

  • Akumulasi ETH oleh perusahaan besar, termasuk Bitmine Immersion Technologies yang disebut sebagai treasury aset digital terbesar berbasis Ethereum
  • Peran sentral Ethereum dalam ekosistem stablecoin, DeFi, dan tokenisasi aset dunia nyata (RWA)
  • Rencana peningkatan kapasitas jaringan layer-1 Ethereum hingga sekitar 10 kali lipat dalam 2–3 tahun ke depan, yang diyakini dapat mendorong kenaikan kapitalisasi pasar

Dari sisi regulasi, Kendrick menilai RUU CLARITY di Amerika Serikat berpotensi menjadi katalis positif, khususnya bagi Ethereum. Jika disahkan, aturan ini dapat membuka babak baru pertumbuhan DeFi dengan kepastian hukum yang lebih jelas. RUU tersebut dijadwalkan dibahas di Senat AS pada 15 Januari, dengan peluang pengesahan pada kuartal pertama tahun ini.

Bagi trader dan investor, Standard Chartered menilai fokus utama ke depan bukan hanya pada level harga ETH-USD dalam 12 bulan ke depan, melainkan pada kemampuan Ethereum untuk merebut kembali dominasi relatif terhadap Bitcoin seiring peningkatan teknologi jaringan, pertumbuhan aktivitas berbasis stablecoin, dan kejelasan regulasi hingga 2026 dan seterusnya.