Peneliti Usulkan Shielded Bitcoin, Sistem Transaksi Privat Tanpa Ubah Konsensus Bitcoin

Peneliti Usulkan Shielded Bitcoin, Sistem Transaksi Privat Tanpa Ubah Konsensus Bitcoin

Sejumlah peneliti Bitcoin mengusulkan sistem baru bernama Shielded Bitcoin yang memungkinkan transaksi Bitcoin dilakukan dengan tingkat privasi lebih tinggi tanpa membutuhkan soft fork atau perubahan pada aturan konsensus jaringan.

Proposal tersebut diperkenalkan dalam makalah yang diterbitkan pada 24 September oleh peneliti dari [[alloc] init], yakni Clara Shikhelman, Mikhail Komarov, dan Aleksei Moskvin.

Shielded Bitcoin dirancang sebagai metaprotocol yang berjalan di atas jaringan Bitcoin. Sistem ini bertujuan menyembunyikan jumlah transaksi, pengirim, penerima, serta hubungan antara satu transaksi dengan transaksi lainnya.

Berbeda dari sejumlah solusi privasi Bitcoin yang sudah ada, Shielded Bitcoin tidak membutuhkan blockchain baru. Data protokol tetap dipublikasikan melalui jaringan utama Bitcoin.

Cara Kerja Shielded Bitcoin

Konsep Shielded Bitcoin mengadopsi sejumlah teknologi yang sebelumnya digunakan oleh Zcash, seperti encrypted notes, nullifiers, dan zero-knowledge proofs.

Dalam sistem ini, nilai Bitcoin yang dimiliki pengguna akan direpresentasikan sebagai catatan terenkripsi atau encrypted notes.

Ketika pengguna melakukan transfer, sistem akan mempublikasikan sebuah paket data yang berisi:

Output yang terenkripsi.

Nullifier untuk menandai dana yang telah digunakan.

Zero-knowledge proof untuk membuktikan kepemilikan dan memastikan nilai transaksi tetap valid.

Dengan mekanisme tersebut, jumlah Bitcoin yang dikirim serta identitas pihak yang melakukan transaksi dapat disembunyikan.

Bitcoin Tetap Menggunakan Aturan Konsensus Saat Ini

Salah satu karakteristik utama Shielded Bitcoin adalah sistem ini tidak meminta jaringan Bitcoin untuk memvalidasi transaksi privat tersebut secara langsung.

Node dan miner Bitcoin tetap bekerja menggunakan aturan konsensus yang berlaku saat ini.

Sebaliknya, perangkat lunak yang mengikuti aturan Shielded Bitcoin akan membaca blok Bitcoin dan memproses data transaksi secara berurutan. Dari proses tersebut, pengguna dapat membangun kembali kondisi sistem privat, termasuk daftar catatan dan dana yang telah digunakan.

Dengan demikian, Bitcoin berfungsi sebagai lapisan publikasi dan pengurutan data, sementara Shielded Bitcoin menangani proses transaksi privat di atas jaringan tersebut.

Implementasi yang dijelaskan dalam proposal saat ini menggunakan OP_RETURN untuk mempublikasikan data transaksi terenkripsi.

Privasi Bitcoin Bisa Lebih Tinggi, tetapi Tidak Sepenuhnya Hilang

Shielded Bitcoin dirancang untuk memberikan privasi lebih tinggi dibandingkan sejumlah metode yang sudah tersedia, seperti CoinJoin, PayJoin, dan Silent Payments.

Metode-metode tersebut dapat mempersulit pelacakan transaksi atau mengurangi penggunaan ulang alamat. Namun, sejumlah informasi transaksi tetap dapat terlihat di blockchain.

Shielded Bitcoin berupaya menyembunyikan informasi yang lebih luas, termasuk jumlah transaksi dan identitas pihak yang terlibat.

Meski demikian, sistem ini tidak berarti seluruh aktivitas pengguna menjadi tidak terlihat.

Informasi seperti waktu transaksi, biaya, jumlah input dan output, serta karakteristik transaksi Bitcoin yang membawa data terenkripsi masih dapat menjadi petunjuk bagi pengamat.

Proposal tersebut juga membahas fitur viewing capabilities. Fitur ini memungkinkan pengguna memberikan informasi transaksi tertentu kepada pihak lain tanpa menyerahkan kendali atas dananya.

Hal tersebut dapat digunakan untuk kebutuhan audit maupun kepatuhan apabila diperlukan.

Shielded Bitcoin Masih Memiliki Tantangan Besar

Meski menawarkan konsep baru, Shielded Bitcoin masih berada dalam tahap pengembangan dan memiliki sejumlah persoalan yang belum diselesaikan.

Salah satu tantangan terbesar adalah bagaimana pengguna dapat memasukkan BTC biasa ke dalam sistem privat dan mengeluarkannya kembali.

Mekanisme tersebut dikenal sebagai peg-in dan peg-out.

Peg-in diperlukan untuk mengunci Bitcoin di jaringan utama dan merepresentasikan nilainya di dalam sistem Shielded Bitcoin. Sementara itu, peg-out diperlukan ketika pengguna ingin mengembalikan nilai tersebut menjadi BTC biasa.

[[alloc] init] menyebut mekanisme tersebut kemungkinan akan berkaitan dengan pengembangan PIPEs v2. Namun, konstruksi teknisnya belum dipublikasikan secara lengkap.

Kondisi ini menimbulkan sejumlah pertanyaan, terutama mengenai apakah proses masuk dan keluar dari sistem nantinya dapat dilakukan tanpa pihak tepercaya, tetap privat, serta mampu mencegah keterkaitan transaksi.

Pola jumlah deposit, jumlah penarikan, atau waktu transaksi juga berpotensi memberikan petunjuk mengenai hubungan antara aktivitas pengguna di dalam dan di luar sistem.

Shielded Bitcoin dan Zcash

Kemunculan proposal ini juga terjadi ketika aset kripto yang berfokus pada privasi kembali mendapatkan perhatian pasar.

Salah satu yang terdampak oleh perkembangan tersebut adalah Zcash (ZEC). Harga ZEC dilaporkan sempat menembus US$1.600 ketika aktivitas transaksi privat di jaringan meningkat.

Data yang disebut dalam laporan tersebut menunjukkan transaksi shielded mingguan Zcash mencapai 62.379 transaksi, menjadi level tertinggi sejak 2022.

Hampir 5 juta ZEC juga disebut tersimpan di shielded pools pada bulan ini. Sementara itu, volume transfer jaringan mencapai lebih dari US$23 miliar dalam satu pekan.

Perkembangan tersebut menunjukkan meningkatnya perhatian terhadap teknologi transaksi privat.

Namun, Shielded Bitcoin menghadirkan pendekatan yang berbeda. Alih-alih menggunakan aset kripto khusus seperti Zcash, sistem tersebut berusaha menghadirkan fitur privasi dengan Bitcoin sebagai aset dasarnya.

Shielded Bitcoin Berpotensi Mengubah Persaingan Privasi Kripto

André Dragosch, Head of Research Bitwise Europe, menyebut Shielded Bitcoin berpotensi menjadi tantangan bagi aset kripto yang berfokus pada privasi.

Pasalnya, jika teknologi tersebut berhasil diterapkan sesuai rancangan, pengguna Bitcoin dapat memperoleh fitur privasi yang lebih kuat tanpa harus berpindah ke jaringan khusus seperti Zcash.

Sementara itu, Sam Callahan, Director of Strategy and Research di perusahaan treasury Bitcoin OranjeBTC, menilai pengembangan fitur di atas Bitcoin merupakan bagian dari perkembangan ekosistem Bitcoin.

Callahan mengatakan Bitcoin tidak harus memenangkan setiap persaingan fitur. Menurutnya, privasi, kecepatan, dan berbagai fungsi tambahan dapat dikembangkan secara bertahap di atas jaringan Bitcoin.

Meski demikian, Shielded Bitcoin masih belum menjadi fitur bawaan jaringan Bitcoin. Mekanisme peg-in dan peg-out, sistem pembuktian, format publikasi data, serta mekanisme verifikasi untuk pengguna light client masih membutuhkan pengembangan lebih lanjut.

Jika tantangan tersebut dapat diselesaikan, Shielded Bitcoin berpotensi memberikan alternatif baru bagi pengguna yang menginginkan transaksi Bitcoin dengan privasi lebih tinggi tanpa mengubah aturan konsensus Bitcoin.