Harga XRP Tertekan 7,4%, Area Likuiditas $1 Jadi Perhatian Pasar

Harga XRP Tertekan 7,4%, Area Likuiditas $1 Jadi Perhatian Pasar

Harga XRP kembali mengalami tekanan setelah turun 7,4% dalam 24 jam terakhir. Berdasarkan data CoinGlass, XRP diperdagangkan di sekitar US$1,50, sementara pasar masih menunjukkan konsentrasi likuiditas yang cukup besar di beberapa level harga.

Salah satu area yang menjadi perhatian adalah US$1. Data CoinGlass menunjukkan terdapat konsentrasi likuiditas besar di bawah level tersebut, sehingga area ini berpotensi menjadi titik penting apabila volatilitas XRP kembali meningkat.

Di sisi lain, terdapat pula likuiditas di sekitar US$1,80 hingga US$2 yang berada di atas harga XRP saat ini.

Likuiditas XRP di Area US$1 Masih Besar

Analis yang dikenal dengan nama ChartNerd sebelumnya telah menyoroti kondisi likuiditas XRP. Ia mengidentifikasi konsentrasi likuiditas di sekitar US$1,50 dan US$1,80, dengan jumlah yang jauh lebih besar di sekitar US$0,98.

Pada periode tersebut, XRP juga memiliki open interest yang tinggi dan penggunaan leverage yang besar. Kondisi seperti ini dapat meningkatkan volatilitas karena perubahan harga yang tajam berpotensi memicu penutupan posisi trader dengan leverage.

Dalam pembaruan terbarunya, ChartNerd kembali mengutip data CoinGlass yang menunjukkan bahwa konsentrasi likuiditas besar di sekitar US$1 masih bertahan meskipun harga XRP sempat mengalami pemulihan.

Namun, keberadaan likuiditas di suatu level tidak berarti harga XRP pasti akan menyentuh level tersebut. Menurut ChartNerd, zona likuiditas lebih tepat dipandang sebagai area yang perlu dipantau ketika volatilitas pasar meningkat.

Harga XRP Masih Berpeluang Menguji US$1,80 hingga US$2

Selain likuiditas di bawah harga saat ini, XRP juga memiliki konsentrasi likuiditas di sekitar US$1,80 dan US$2.

ChartNerd menilai XRP masih berada dalam kondisi yang memungkinkan terjadinya pergerakan harga besar sebelum pasar menentukan arah berikutnya. Ia menggambarkan kondisi tersebut sebagai perburuan likuiditas atau liquidity hunt.

Dengan harga XRP yang berada di sekitar US$1,50, pasar saat ini berada di antara dua kelompok likuiditas penting. Zona di atas berada di sekitar US$1,80 hingga US$2, sedangkan konsentrasi yang lebih besar berada di sekitar US$0,98.

Data tiga bulan terakhir juga menunjukkan volatilitas XRP yang cukup tinggi. XRP sempat bergerak menuju US$1,70 pada Agustus, kemudian turun mendekati US$1,20 pada bulan ini sebelum kembali naik menuju US$1,65.

Dari sisi teknikal, XRP juga masih menghadapi tantangan di sekitar EMA 50 minggu, yang menjadi salah satu level yang diperhatikan dalam pergerakan harga saat ini.

XRP Pernah Memantul Kuat dari Area US$0,98

Area US$1 bukanlah level baru bagi XRP. Pada Agustus, harga XRP sempat turun hingga sekitar US$0,978 sebelum kemudian hampir berlipat ganda dan mencapai sekitar US$1,70 dalam beberapa hari.

Pergerakan tersebut menunjukkan bahwa penurunan XRP menuju area US$1 tidak secara otomatis berarti harga akan melanjutkan tren turun dalam jangka panjang.

Trader Rizznaut juga menyampaikan pandangannya mengenai pergerakan XRP. Ia memperkirakan XRP dapat kembali menguji level yang lebih rendah sebelum mengalami pergerakan besar ke atas. Menurutnya, perkembangan likuiditas di bawah harga XRP menjadi salah satu faktor yang diperhatikan dalam keputusan trading.

ChartNerd kemudian menegaskan bahwa tidak ada jaminan XRP akan mencapai level US$1. Ia menyebut likuiditas di area tersebut sebagai level penting untuk dipantau, bukan sebagai kepastian arah harga.

Saat ini, XRP masih berada dalam rentang harga yang relatif ketat. Jika rentang tersebut berhasil ditembus, pergerakan harga berikutnya berpotensi menjadi lebih tajam, baik ke atas maupun ke bawah.