Saham Bitmine Naik 6% Usai SEC Buka Jalan untuk Perdagangan Saham Tokenisasi di Blockchain

Saham Bitmine Naik 6% Usai SEC Buka Jalan untuk Perdagangan Saham Tokenisasi di Blockchain

Bitmine Immersion Technologies mencatat kenaikan saham 6% menjadi US$27,42 pada 21 September 2026. Kenaikan ini terjadi setelah SEC memperkenalkan kerangka baru yang memungkinkan perdagangan saham AS dalam bentuk token di blockchain publik.

Bitmine menjadi salah satu perusahaan yang mendapat perhatian karena memiliki hampir 6 juta ETH, atau sekitar 4,9% dari total pasokan Ethereum. Dengan kepemilikan tersebut, Bitmine dipandang sebagai salah satu perusahaan publik yang paling sensitif terhadap perkembangan ekosistem Ethereum.

Selain Bitmine, saham Coinbase juga naik 6% menjadi US$205,12. Sementara itu, SharpLink Gaming menguat sekitar 5% menjadi US$9,80.

Di pasar kripto, harga Ethereum (ETH) turut naik hampir 6% dalam 24 jam sebelumnya ke sekitar US$2.727.

SEC Izinkan Perdagangan Saham Tokenisasi di Blockchain

Kenaikan saham perusahaan terkait Ethereum terjadi setelah US Securities and Exchange Commission (SEC) pada 17 September mengeluarkan kebijakan yang disebut Innovation Exemption.

Kerangka tersebut memungkinkan Tokenized Securities Venues menjalankan liquidity pool berbasis automated market maker (AMM) pada blockchain publik dengan persyaratan tertentu.

Secara sederhana, kebijakan ini membuka peluang bagi platform yang memenuhi ketentuan untuk memfasilitasi perdagangan saham AS dalam bentuk tokenisasi secara on-chain.

Tokenisasi saham berarti representasi digital dari saham yang diperdagangkan menggunakan teknologi blockchain.

Namun, token tersebut tetap harus mewakili saham sebenarnya dan memberikan hak pemegang saham, termasuk hak suara dan dividen.

SEC juga menetapkan mekanisme pemberitahuan kepada emiten serta memberikan opsi bagi perusahaan untuk menolak sahamnya ditokenisasi.

Kewajiban pelaporan transaksi juga tetap berlaku.

Kebijakan SEC Masih Bersifat Sementara

Meski menjadi perkembangan penting bagi industri aset digital, kebijakan SEC tersebut belum merupakan aturan permanen.

Innovation Exemption masih memiliki periode public comment, sehingga ketentuannya dapat mengalami perubahan sebelum diterapkan secara lebih permanen.

Artinya, pelaku pasar masih perlu memperhatikan perkembangan regulasi selanjutnya, termasuk kemungkinan perubahan atau pembatasan terhadap kerangka tersebut.

Mengapa Saham Bitmine Ikut Menguat?

Kenaikan Bitmine berkaitan erat dengan besarnya kepemilikan Ethereum perusahaan tersebut.

Dengan hampir 6 juta ETH, nilai aset Ethereum yang dimiliki Bitmine berada di kisaran US$14,9 miliar hingga US$15 miliar berdasarkan harga ETH yang disebutkan dalam laporan tersebut.

Kepemilikan sekitar 4,9% dari total pasokan Ethereum membuat kinerja perusahaan sangat berkaitan dengan perkembangan dan valuasi ETH.

Jika penggunaan Ethereum untuk aktivitas keuangan berbasis blockchain semakin berkembang, hal tersebut berpotensi meningkatkan perhatian investor terhadap perusahaan dengan eksposur ETH yang besar.

Coinbase dan SharpLink Gaming Juga Menguat

Coinbase mengalami kenaikan sekitar 6%. Pergerakan tersebut berkaitan dengan posisi Coinbase sebagai salah satu perusahaan kripto besar yang beroperasi secara teregulasi di Amerika Serikat.

Infrastruktur Coinbase, termasuk layanan kustodian, staking, dan layanan blockchain, berpotensi memiliki peran dalam perkembangan tokenisasi aset bagi institusi keuangan.

Sementara itu, SharpLink Gaming naik sekitar 5%.

Perusahaan tersebut juga memiliki eksposur besar terhadap Ethereum melalui strategi treasury kripto dan pengembangan integrasi blockchain.

Tokenisasi Saham Bisa Memperluas Penggunaan Ethereum

Perkembangan terbaru dari SEC menunjukkan semakin dekatnya hubungan antara keuangan tradisional (TradFi) dan decentralized finance (DeFi).

Model AMM yang diizinkan dalam kerangka tersebut menawarkan pendekatan berbeda dibandingkan sistem perdagangan saham tradisional maupun liquidity pool yang sepenuhnya tidak teregulasi.

Jika tokenisasi saham berkembang, blockchain dapat digunakan untuk berbagai aktivitas yang sebelumnya berlangsung melalui infrastruktur pasar keuangan konvensional.

Ethereum menjadi salah satu jaringan yang berpotensi mendapat manfaat dari perkembangan tersebut karena ekosistemnya banyak digunakan untuk aplikasi keuangan berbasis blockchain.

Namun, masih terdapat sejumlah risiko. Kebijakan SEC saat ini bersifat sementara dan dapat diubah atau dicabut setelah proses evaluasi serta periode komentar publik.

Selain itu, perusahaan penerbit saham juga memiliki opsi untuk menolak tokenisasi. Hal ini dapat membatasi jumlah saham yang nantinya tersedia dalam bentuk token.

Dengan demikian, kenaikan Bitmine, Coinbase, dan SharpLink menunjukkan respons pasar terhadap perkembangan regulasi dan potensi penggunaan blockchain, tetapi dampak jangka panjangnya masih bergantung pada implementasi aturan dan keputusan regulator berikutnya.