Shiba Inu Kembali Dekati Level 82 Triliun, Apakah Harga SHIB Bersiap Reli?

Shiba Inu Kembali Dekati Level 82 Triliun, Apakah Harga SHIB Bersiap Reli?

Shiba Inu kembali mendekati level on-chain penting, dengan cadangan SHIB di bursa kripto hampir menyentuh 82 triliun token. Data terbaru menunjukkan centralized exchange saat ini menyimpan sekitar 81,9 triliun hingga 82,3 triliun SHIB, menandakan perubahan besar dalam dinamika suplai pasar.

Cadangan di bursa menjadi indikator penting karena token yang berada di exchange lebih mudah dijual. Ketika sejumlah besar SHIB masuk ke bursa, pasar biasanya melihatnya sebagai sinyal meningkatnya potensi tekanan jual. Kondisi ini sering terjadi saat trader atau whale bersiap mengambil profit maupun mengurangi eksposur aset mereka. Dalam beberapa periode sebelumnya, level cadangan di atas 82 triliun SHIB sering dikaitkan dengan melemahnya momentum harga dan meningkatnya distribusi jual.

Meski begitu, kondisi saat ini belum sepenuhnya bearish. Data on-chain terbaru juga menunjukkan adanya arus keluar SHIB dalam jumlah besar dari exchange selama beberapa pekan terakhir, sementara metrik netflow masih bergerak fluktuatif. Sebagian analis menilai holder jangka panjang masih terus melakukan akumulasi meskipun cadangan exchange meningkat. Namun, ada juga yang melihat kembalinya level 82 triliun sebagai tanda bahwa seller mulai kembali menguasai struktur pasar jangka pendek.

Dari sisi teknikal, SHIB sebelumnya mengalami tren penurunan panjang sebelum membentuk area akumulasi yang lebih kuat pada Maret dan April. Setelah itu, harga membentuk pola rising triangle dengan resistance di area US$0,0000064-US$0,0000065 dan support naik di sekitar US$0,0000060.

Namun, SHIB gagal mempertahankan breakout dan kembali bergerak di bawah resistance, menandakan buyer masih belum memiliki momentum kuat untuk mendorong harga lebih tinggi.

Meski demikian, indikator teknikal masih tergolong stabil. SHIB tetap diperdagangkan di atas garis support naik serta di atas moving average 20 hari. Sementara itu, indikator RSI masih berada di area netral, yang menunjukkan momentum pasar mulai melemah tetapi belum sepenuhnya berubah bearish.

Tantangan terbesar saat ini adalah besarnya jumlah SHIB yang tersedia di exchange. Dengan lebih dari 82 triliun SHIB siap diperdagangkan, reli harga berpotensi menghadapi tekanan jual besar jika permintaan pasar tidak meningkat signifikan.

Jika SHIB mampu breakout di atas resistance US$0,0000065, harga berpeluang melanjutkan kenaikan menuju moving average 200 hari di sekitar US$0,0000075. Namun, jika support di area US$0,0000060 gagal dipertahankan, SHIB berisiko kembali memasuki fase konsolidasi panjang.