Tether Investasi di EFY Finance untuk Perluas Pembayaran Stablecoin di 17 Negara Amerika Latin
Tether berinvestasi di perusahaan teknologi keuangan asal Amerika Latin, EFY Finance, melalui putaran pendanaan awal (seed funding). Investasi ini bertujuan memperluas akses institusi terhadap pembayaran menggunakan stablecoin USDT dan USAT di 17 negara.
Dalam pengumuman pada 13 Oktober 2026, Tether menyatakan pendanaan tersebut akan mendukung pengembangan infrastruktur pembayaran internasional, layanan penyimpanan aset digital, serta integrasi dengan sistem perbankan lokal. EFY Finance saat ini melayani lebih dari 25.000 akun individu dan bisnis.
Namun, kedua perusahaan tidak mengungkapkan nilai investasi Tether maupun valuasi EFY Finance dalam pendanaan tersebut.
Tether Perluas Pembayaran Stablecoin di Amerika Latin
EFY Finance menyediakan infrastruktur pembayaran yang memungkinkan perusahaan dan lembaga keuangan melakukan transaksi menggunakan stablecoin yang nilainya dipatok terhadap dolar AS.
Melalui layanan ini, pengguna dapat menghubungkan aset digital dengan rekening bank konvensional untuk menerima dana, melakukan konversi mata uang, serta menyelesaikan pembayaran melalui jaringan keuangan lokal.
EFY Finance mendukung transaksi menggunakan USDT dan USAT. Perusahaan juga menyediakan layanan konversi lebih dari 12 mata uang dan sejumlah jalur pembayaran lintas negara.
Layanan yang tersedia mencakup dompet digital, kartu pembayaran, perdagangan aset digital secara over-the-counter (OTC), serta fasilitas konversi uang konvensional menjadi stablecoin dan sebaliknya.
Menurut pengumuman Tether, jaringan pembayaran EFY Finance telah menjangkau rekening lokal di 17 negara. Beberapa pasar yang telah dilayani perusahaan tersebut meliputi Bolivia, Kolombia, Meksiko, El Salvador, Panama, dan Ekuador.
Pendanaan terbaru ini akan digunakan untuk memperkuat infrastruktur dan mengembangkan layanan bagi nasabah institusi. Meski demikian, belum ada jadwal resmi mengenai peluncuran produk baru atau ekspansi ke negara tambahan.
EFY Finance beroperasi dengan lisensi Penyedia Layanan Aset Digital (Digital Asset Service Provider) di El Salvador. Tether menilai hubungan perusahaan dengan nasabah, koneksi perbankan, dan pengaturan regulasi menjadi faktor pendukung ekspansi bisnisnya.
EFY Finance Hubungkan Stablecoin dengan Layanan Perbankan
EFY Finance berfokus mengintegrasikan aset digital dengan layanan keuangan yang sudah digunakan masyarakat dan perusahaan, seperti rekening bisnis, jaringan pembayaran lokal, serta transfer internasional.
Infrastruktur tersebut memungkinkan pengguna menukar stablecoin dengan mata uang konvensional dan mengirimkan dana langsung ke rekening lokal. Perusahaan juga menyediakan layanan kustodian untuk institusi yang mengelola aset digital.
CEO sekaligus salah satu pendiri EFY Finance, Andrés Tobón, mengatakan perusahaannya ingin menghubungkan mata uang digital dengan sistem perbankan yang telah digunakan pelaku usaha.
Sementara itu, CEO Tether Paolo Ardoino menyoroti inflasi dan pembatasan arus modal sebagai sejumlah faktor yang mendorong masyarakat di Amerika Latin mencari akses terhadap aset berbasis dolar AS.
Menurutnya, EFY Finance memiliki peluang memperluas akses tersebut melalui infrastruktur yang terhubung dengan sistem keuangan dan jaringan pembayaran lokal.
Apa Perbedaan USDT dan USAT?
Investasi Tether ini mencakup pengembangan akses terhadap dua stablecoin, yakni USDT dan USAT. Keduanya berkaitan dengan nilai dolar AS, tetapi memiliki struktur penerbitan yang berbeda.
USDT merupakan stablecoin utama Tether yang dirancang untuk mempertahankan nilai setara satu dolar AS. Aset ini banyak digunakan dalam perdagangan kripto, transfer dana, dan berbagai aktivitas keuangan berbasis blockchain.
Sementara itu, USAT merupakan stablecoin berorientasi pasar Amerika Serikat yang diterbitkan oleh Anchorage Digital Bank, N.A., dengan dukungan Tether.
Menurut pengumuman resmi Tether, USAT bukan alat pembayaran yang sah (legal tender), tidak dijamin oleh pemerintah Amerika Serikat, dan tidak dilindungi oleh asuransi Federal Deposit Insurance Corporation (FDIC).
Pada September 2026, Anchorage Digital juga memilih LayerZero sebagai penyedia teknologi interoperabilitas untuk stablecoin yang diterbitkannya, termasuk USAT. Teknologi tersebut ditujukan untuk mendukung transfer aset di berbagai jaringan blockchain.
Meski demikian, Tether dan EFY Finance belum mengungkapkan jaringan blockchain yang akan digunakan untuk produk pembayaran baru mereka.
Aktivitas Kripto Amerika Latin Capai Hampir US$1,5 Triliun
Investasi ini berlangsung ketika adopsi aset kripto di Amerika Latin terus berkembang, terutama untuk pembayaran lintas negara dan akses terhadap aset yang nilainya mengikuti dolar AS.
Perusahaan analitik blockchain Chainalysis melaporkan bahwa kawasan Amerika Latin mencatat hampir US$1,5 triliun volume transaksi kripto selama periode Juli 2022 hingga Juni 2025.
Dalam laporan yang diterbitkan pada Oktober 2025, Chainalysis mengidentifikasi inflasi, volatilitas mata uang, dan pembatasan arus modal sebagai sejumlah faktor yang berkaitan dengan penggunaan aset kripto di kawasan tersebut.
Brasil mencatat nilai kripto yang diterima sebesar US$318,8 miliar selama periode pengukuran regional tersebut. Argentina menyusul dengan US$93,9 miliar, diikuti Meksiko sebesar US$71,2 miliar.
Sementara itu, Venezuela mencatat US$44,6 miliar dan Kolombia sebesar US$44,2 miliar.
Chainalysis juga menemukan bahwa stablecoin menyumbang lebih dari separuh pembelian melalui bursa yang melibatkan peso Kolombia, peso Argentina, dan real Brasil selama Juli 2024 hingga Juni 2025. Angka tersebut berdasarkan data order book bursa dan tidak mencakup seluruh transaksi kripto di negara-negara tersebut.
Data dari platform perdagangan kripto Bitso juga menunjukkan tingginya minat terhadap stablecoin. Dalam laporan adopsi 2025, token berbasis dolar AS menyumbang 40% pembelian kripto di platform tersebut, dibandingkan Bitcoin sebesar 18%.
Meski demikian, data regional tersebut tidak secara langsung menggambarkan volume transaksi EFY Finance maupun potensi keuntungan investasi Tether.
Tether Perluas Infrastruktur Pembayaran untuk Bisnis
Investasi di EFY Finance menjadi bagian dari langkah Tether memperluas penggunaan stablecoin dalam transaksi bisnis dan pembayaran lintas negara.
Pada Juli 2026, operasi Hyundai Motor di Amerika Serikat dan Meksiko dilaporkan menyelesaikan uji coba transfer senilai US$20.000 menggunakan USDT melalui blockchain Avalanche. Transaksi tersebut disebut selesai dalam waktu sekitar tujuh menit.
Dalam uji coba itu, dolar AS dikonversi menjadi USDT sebelum ditransfer antarbadan usaha yang terlibat. Pihak penerima kemudian menukar stablecoin tersebut kembali menjadi mata uang konvensional.
Berbeda dengan uji coba Hyundai yang melibatkan satu transaksi tertentu, investasi di EFY Finance ditujukan untuk mendukung pengembangan infrastruktur pembayaran dan layanan institusional yang lebih luas.
Hingga pengumuman 13 Oktober 2026, kedua perusahaan belum mengungkapkan jadwal implementasi, kebutuhan persetujuan regulasi tambahan, maupun target peluncuran produk baru.
EFY Finance berencana terus mengembangkan koneksi antara pembayaran berbasis dolar digital, rekening perbankan, dan jaringan penyelesaian transaksi lokal. Ekspansi tersebut diharapkan memperluas akses bisnis dan institusi terhadap pembayaran menggunakan USDT dan USAT di Amerika Latin.
0 Comments