Tiara Permata Bantah Isu Terlibat Prostitusi Online Rp300 Juta: “Mental Aku Sangat Terganggu”

Tiara Permata Bantah Isu Terlibat Prostitusi Online Rp300 Juta: “Mental Aku Sangat Terganggu”

Artis FTV Tiara Permata Bantah Terlibat Prostitusi Online, Akui Sempat Terpuruk hingga Vakum dari Dunia Hiburan

Artis FTV Tiara Permata akhirnya kembali angkat bicara mengenai isu lama yang sempat menyeret namanya dalam dugaan kasus prostitusi online. Ia dengan tegas membantah tudingan tersebut dan menegaskan bahwa kabar yang beredar selama ini hanyalah gosip yang tidak benar.

Nama Tiara sempat ramai diperbincangkan publik pada tahun 2019 ketika muncul narasi yang menyebut dirinya terlibat dalam jaringan prostitusi online. Bahkan, dalam berbagai rumor yang beredar di media sosial kala itu disebutkan bahwa tarifnya mencapai Rp300 juta untuk sekali kencan.

Menanggapi kabar tersebut, Tiara menegaskan bahwa semua cerita itu tidak berdasar.

“Enggak, itu enggak benar ya. Namanya gosip ya, orang bikin cerita-cerita kayak gitu untuk cari uang atau sensasi. Biarin saja,” ujar Tiara saat ditemui di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Jumat (13/3/2026) malam.

Isu yang Bermula dari Kasus Prostitusi Online 2019

Kasus prostitusi online yang menyeret nama sejumlah artis sempat menjadi perhatian besar publik pada awal 2019. Saat itu, kepolisian mengungkap jaringan prostitusi daring yang melibatkan beberapa mucikari dan sejumlah figur publik.

Dalam proses penyelidikan, polisi sempat menyebut beberapa nama artis yang diduga terkait dengan jaringan tersebut. Selain Tiara, sejumlah nama lain juga sempat disebut sebagai pihak yang akan dimintai keterangan oleh penyidik.

Dalam pengembangan kasus tersebut, aparat menyebut jaringan prostitusi online itu diduga melibatkan puluhan artis serta ratusan model yang berada di bawah kendali beberapa mucikari. Kasus tersebut kemudian menjadi sorotan luas masyarakat karena melibatkan figur publik yang dikenal luas di dunia hiburan.

Meski begitu, banyak dari para artis yang namanya sempat disebut kemudian memberikan klarifikasi dan membantah keterlibatan mereka.

Dampak Besar pada Mental dan Karier

Bagi Tiara Permata, isu tersebut memberikan dampak besar dalam hidupnya. Ia mengaku mentalnya sempat hancur karena harus menghadapi berbagai tuduhan dan komentar negatif dari warganet.

“Aku diserang sama netizen. Mental aku benar-benar kena. Aku sampai enggak syuting selama satu tahun karena stres banget menghadapi komentar orang,” ungkap perempuan berusia 28 tahun itu.

Sebagai seorang aktris yang telah membintangi berbagai sinetron dan film televisi (FTV), tuduhan tersebut sangat memengaruhi citra dan reputasinya di industri hiburan. Selama masa itu, berbagai tawaran pekerjaan pun sempat berhenti datang.

Tiara mengaku merasa sangat terpukul karena banyak orang langsung mempercayai rumor yang beredar tanpa mengetahui kebenarannya.

“Buat aku itu benar-benar bikin drop. Rasanya seperti semua orang langsung menghakimi tanpa tahu fakta yang sebenarnya,” ujarnya.

Keluarga Juga Ikut Terdampak

Tidak hanya dirinya, keluarga Tiara juga ikut merasakan dampak dari isu tersebut. Orang tuanya sempat menanyakan langsung mengenai kabar yang beredar di publik.

Meski begitu, sang ibu justru memberikan dukungan dan nasihat agar Tiara tidak terlalu memikirkan perkataan orang lain.

“Mama bilang, ‘Kalau itu cuma gosip, ya sudah biarkan saja. Kita enggak bisa menutup mulut semua orang.’ Mama juga bilang supaya aku ikhlasin saja,” kata Tiara mengenang dukungan keluarganya.

Dukungan tersebut menjadi salah satu hal yang membuat Tiara perlahan bisa bangkit dari masa sulit.

Sempat Mengurung Diri Selama Setahun

Tiara juga mengaku sempat mengalami masa yang sangat berat setelah isu tersebut muncul. Selama hampir satu tahun, ia memilih untuk menarik diri dari lingkungan sosial dan lebih banyak menghabiskan waktu di rumah.

“Selama setahun aku cuma di rumah saja. Hampir setiap hari menangis dan berpikir kenapa ada orang yang bisa sejahat itu menyebarkan cerita tentang aku,” ungkapnya.

Dalam periode itu, ia hampir tidak berinteraksi dengan siapa pun di luar keluarganya.

“Lebih dari setahun aku benar-benar enggak bersosialisasi. Aku cuma di rumah saja,” katanya.

Bertahan Hidup dari Tabungan

Selama tidak bekerja di dunia hiburan, Tiara mengaku bertahan hidup dari tabungan yang telah ia kumpulkan sebelumnya.

“Untungnya tabungan masih cukup buat bertahan hidup selama satu tahun itu,” kata Tiara.

Setelah merasa mentalnya mulai pulih, ia akhirnya memutuskan untuk kembali menjalani aktivitas seperti biasa. Ia mulai membuka diri, bersosialisasi lagi, sekaligus melanjutkan pendidikan.

“Setelah setahun, aku mulai bangkit. Aku daftar kuliah dan mulai kerja lagi,” ujarnya.

Belajar Memilih Lingkungan Pertemanan

Pengalaman pahit tersebut juga membuat Tiara menjadi lebih selektif dalam memilih lingkungan pertemanan. Ia mengaku sempat kehilangan beberapa teman yang justru mempercayai rumor tersebut.

“Selama setahun itu aku benar-benar memfilter pertemanan. Ada teman lama yang akhirnya hilang karena mereka malah menuduh aku benar-benar terlibat hal itu,” kata Tiara.

Meski demikian, ia menganggap pengalaman tersebut sebagai pelajaran penting dalam hidupnya.

Kembali Menata Karier

Kini Tiara Permata berusaha fokus kembali membangun karier di dunia hiburan. Ia berharap publik tidak lagi mempercayai rumor lama yang sempat merusak reputasinya.

Menurutnya, pengalaman menghadapi tekanan publik dan komentar negatif di media sosial membuatnya lebih kuat secara mental.

“Sekarang aku lebih fokus ke diri sendiri dan pekerjaan. Aku sudah belajar untuk tidak terlalu memikirkan omongan orang,” ujarnya.

Tiara juga berharap masyarakat bisa lebih bijak dalam menyikapi informasi yang beredar di internet, terutama jika berkaitan dengan kehidupan pribadi seseorang.

“Kadang satu berita atau gosip bisa menghancurkan hidup orang lain. Jadi semoga orang-orang bisa lebih bijak sebelum percaya atau menyebarkan sesuatu,” tutupnya.