Toncoin Melonjak 60% Saat Durov Membela Dorongan TON di Telegram

Toncoin Melonjak 60% Saat Durov Membela Dorongan TON di Telegram

Toncoin (TON) melanjutkan reli kuatnya pada hari Rabu, dengan harga menyentuh level tertinggi lokal baru di $2.215. Dalam tiga hari terakhir, TON telah naik lebih dari 60%, didorong oleh meningkatnya ekspektasi pasar terhadap peran Telegram yang semakin besar dalam The Open Network.

Kenaikan ini membawa TON ke level tertinggi sejak pertengahan November tahun lalu. Reli tersebut terjadi setelah komentar terbaru dari Pavel Durov, yang menyatakan bahwa jika Telegram menjadi validator terbesar di jaringan TON, hal itu justru akan memperkuat desentralisasi, bukan melemahkannya.

Lonjakan Harga Jangka Pendek

Data pasar menunjukkan TON diperdagangkan di kisaran $2.10–$2.20, dengan harga tertinggi harian sekitar $2.20–$2.215 di bursa seperti Kraken dan OKX.

Meski masih jauh dari all-time high di sekitar $8.25, kenaikan terbaru ini menjadi salah satu pergerakan harga tercepat TON tahun ini, setelah sebelumnya mengalami periode pergerakan yang cenderung datar.

Pernyataan Durov Jadi Pemicu Reli

Reli TON semakin menguat setelah pernyataan Durov pada 5 Mei. Ia menjelaskan bahwa:

  • Telegram menjadi validator terbesar bisa membantu menjaga keseimbangan jaringan
  • Membuka peluang bagi pemain besar lain untuk ikut serta tanpa membuat jaringan terpusat
  • Semakin banyak TON yang dikunci (staking) karena kompetisi mendapatkan imbal hasil 20%+ APR

Sehari sebelumnya, Durov juga menyampaikan bahwa Telegram akan:

  • Mengambil peran utama dari TON Foundation
  • Menjadi validator terbesar di jaringan
  • Menurunkan biaya transaksi hingga hampir nol
  • Meluncurkan website baru, tools developer, dan peningkatan performa dalam beberapa minggu

Dampak bagi Pasar

Pasar merespons positif karena ini bukan sekadar update biasa, melainkan roadmap yang jelas dari Telegram. Fokus utamanya meliputi:

  • Biaya transaksi lebih murah
  • Infrastruktur yang lebih kuat
  • Tools developer yang lebih baik
  • Integrasi lebih dalam dengan ekosistem Telegram

Perdebatan: Desentralisasi vs Sentralisasi

Meski begitu, langkah ini juga memicu perdebatan.

Di satu sisi, keterlibatan Telegram bisa meningkatkan kredibilitas dan adopsi TON. Namun di sisi lain, menjadi validator terbesar berarti Telegram memiliki pengaruh lebih besar terhadap jaringan, yang bisa memicu kekhawatiran soal sentralisasi.

Dalam sistem proof-of-stake, validator berperan penting dalam menjaga keamanan jaringan dengan mengunci token. Semakin besar kepemilikan token, semakin besar pula pengaruhnya.

Perubahan Besar dalam Arah TON

Sebagai catatan, The Open Network awalnya merupakan proyek Telegram sebelum beralih menjadi lebih independen di bawah TON Foundation.

Kini, kembalinya Telegram sebagai pemain utama menandai perubahan besar dalam struktur dan arah TON, yang kemungkinan akan memengaruhi cara investor menilai proyek ini ke depan, terutama dari sisi governance, kontrol, dan risiko.