VELVET Melonjak 35%, Buyer Masih Dominan — Sampai Kapan Tren Bullish Bertahan?

VELVET Melonjak 35%, Buyer Masih Dominan — Sampai Kapan Tren Bullish Bertahan?

Harga VELVET melonjak 35,34% seiring meningkatnya aktivitas perdagangan di pasar spot dan derivatif. Lonjakan aktivitas ini menunjukkan partisipasi trader yang semakin kuat, tetapi kenaikan leverage juga membuat reli VELVET memiliki risiko yang lebih tinggi.

Setelah volume perdagangan meningkat tajam, VELVET sempat mencapai $0,5860. Volume spot melonjak sekitar 1.030,09%, sedangkan volume perdagangan derivatif meroket 5.311,17%.

Lonjakan volume tersebut menjadi salah satu faktor utama di balik kenaikan harga VELVET. Namun, pertumbuhan volume derivatif yang jauh lebih tinggi dibandingkan volume spot juga menunjukkan meningkatnya aktivitas spekulatif.

Di sisi lain, volume spot yang ikut meningkat menunjukkan bahwa reli VELVET tidak sepenuhnya bergantung pada perdagangan berbasis leverage. Kondisi ini memberikan dasar dukungan yang lebih kuat bagi kenaikan harga.

Leverage meningkat, risiko juga bertambah

Open Interest (OI) VELVET naik 65,81% menjadi $39,07 juta karena semakin banyak trader membuka posisi di pasar derivatif.

Namun, kenaikan OI masih jauh di bawah lonjakan volume derivatif sebesar 5.311,17%. Perbedaan ini menunjukkan bahwa aktivitas jual-beli posisi berlangsung sangat cepat dibandingkan pertumbuhan nilai posisi yang masih terbuka.

Dengan meningkatnya perhatian spekulatif terhadap VELVET, trader tampaknya lebih aktif melakukan rotasi posisi.

Meski demikian, kenaikan OI tetap menjadi faktor penting bagi keberlanjutan reli. Semakin banyak posisi leverage yang terbuka, semakin besar pula risiko jika harga tiba-tiba berbalik arah. Kondisi tersebut dapat memicu penutupan posisi secara cepat dan meningkatkan volatilitas.

Trader besar Binance masih bullish

Trader besar Binance masih menunjukkan bias bullish terhadap VELVET. Posisi long mencapai 60,76%, sementara posisi short berada di 39,24%.

Rasio Long/Short tercatat 1,55, yang berarti posisi long masih jauh lebih dominan dibandingkan posisi short.

Dominasi posisi long ini sejalan dengan kenaikan harga VELVET sebesar 35,34% serta peningkatan Open Interest.

Namun, tingginya posisi long juga menjadi risiko. Jika VELVET tiba-tiba mengalami koreksi, banyaknya posisi long dapat memicu aksi likuidasi dan memperbesar tekanan jual.

Momentum bullish juga dapat melemah jika volume perdagangan turun secara signifikan setelah lonjakan aktivitas sebelumnya.

Bisakah VELVET menembus $0,8923?

Pada perdagangan terbaru, VELVET sempat mencapai $0,6482 sebelum berada di sekitar $0,6027. Kenaikan tersebut membuat harga berhasil menembus area support penting di $0,4337.

Kini, perhatian pasar tertuju pada resistance utama di $0,8923. Level tersebut sebelumnya menjadi penghalang kenaikan VELVET dan menjadi area penting yang harus ditembus jika reli berlanjut.

Indikator MACD juga menunjukkan momentum bullish yang semakin kuat. Histogram MACD telah bergerak ke zona positif di sekitar 0,0236, sementara garis MACD berada di atas garis sinyal.

Jika volume perdagangan tetap tinggi, VELVET berpotensi melanjutkan kenaikan menuju $0,8923.

Namun, jika harga kembali turun di bawah $0,4337, struktur pemulihan VELVET akan melemah. Dalam skenario tersebut, support berikutnya berada di sekitar $0,2459.

Dengan demikian, VELVET saat ini masih mendapat dukungan dari pembeli dan aktivitas perdagangan yang kuat. Namun, tingginya leverage membuat reli ini juga lebih rentan terhadap koreksi tajam.