XRP ETF Grayscale Masuk Tiga Besar Portofolio Digital Assets Leaders

XRP ETF Grayscale Masuk Tiga Besar Portofolio Digital Assets Leaders

XRP ETF milik Grayscale menempati posisi tiga besar dalam alokasi Digital Assets Leaders Model Portfolio. Produk investasi ini menjadi salah satu dari lima aset kripto yang masuk dalam portofolio baru Grayscale untuk penasihat keuangan.

Grayscale menempatkan XRP ETF sebagai aset dengan alokasi terbesar ketiga dalam Digital Assets Leaders Model Portfolio. Portofolio tersebut merupakan salah satu dari empat strategi investasi aset digital yang diluncurkan perusahaan pada 14 September untuk membantu penasihat keuangan mengakses produk investasi kripto.

Berdasarkan data alokasi per 31 Agustus, portofolio tersebut terdiri dari lima produk Grayscale yang masing-masing memberikan eksposur terhadap satu aset kripto.

Ethereum mendapat alokasi terbesar sebesar 38,57%, diikuti Bitcoin sebesar 37,25%. Sementara itu, XRP memperoleh alokasi 11,92%, Solana 9,63%, dan Hyperliquid 2,63%.

Eksposur terhadap XRP diberikan melalui Grayscale XRP Trust ETF (GXRP).

Cara Kerja Digital Assets Leaders Model Portfolio

Digital Assets Leaders Model Portfolio dirancang untuk memberikan eksposur terhadap lima aset digital terbesar yang memenuhi kriteria dan tersedia melalui produk single-asset Grayscale.

Portofolio ini menggunakan metode pembobotan berdasarkan kapitalisasi pasar atau market capitalization. Komposisinya juga akan diseimbangkan kembali setiap tiga bulan.

Grayscale menetapkan batas maksimal alokasi sebesar 40% untuk satu aset. Dengan mekanisme tersebut, komposisi portofolio dapat berubah mengikuti perkembangan kapitalisasi pasar dan posisi masing-masing aset.

Kepala Distribusi Global Grayscale, Laurie Katz, mengatakan semakin banyak penasihat keuangan yang mencari cara untuk memasukkan aset digital ke dalam portofolio klien tanpa harus mengatur alokasi setiap aset secara terpisah.

Model portofolio tersebut nantinya didistribusikan melalui berbagai platform keuangan. Penasihat keuangan tetap memiliki kewenangan dalam menentukan bagaimana alokasi tersebut diterapkan pada rekening klien.

Alokasi XRP Lebih Besar di Next Gen Model

XRP mendapatkan porsi yang lebih besar dalam strategi Grayscale lainnya, yaitu Digital Assets Next Gen Model Portfolio.

Dalam portofolio tersebut, XRP ETF memiliki target alokasi sebesar 26,11% per 31 Agustus. Posisi XRP berada di bawah ETF Ethereum yang mendapat alokasi 42,34%.

Sementara itu, Solana memperoleh 21,09%, Hyperliquid 5,76%, Chainlink 2,66%, Avalanche 1,08%, dan Sui 0,96%.

Berbeda dengan Digital Assets Leaders Model Portfolio, strategi Next Gen tidak memasukkan Bitcoin. Portofolio ini juga dapat mencakup hingga 10 aset digital dan menggunakan pembobotan berdasarkan kapitalisasi pasar dengan penyeimbangan setiap tiga bulan.

Perbedaan tersebut membuat porsi XRP dalam Next Gen Model jauh lebih besar. Dalam Leaders Model, alokasi XRP ikut terdilusi karena Bitcoin dan Ethereum menyumbang lebih dari tiga perempat total portofolio.

Grayscale Perluas Akses Investasi XRP

Peluncuran model portofolio tersebut menambah salah satu jalur bagi investor institusional dan klien penasihat keuangan untuk mendapatkan eksposur terhadap harga XRP tanpa harus membeli dan menyimpan XRP secara langsung.

Dalam struktur ini, investor mendapatkan eksposur melalui saham produk investasi yang diperdagangkan di bursa atau exchange-traded products (ETP).

Grayscale menyebut model tersebut ditujukan untuk digunakan oleh penasihat keuangan melalui berbagai platform investasi. Namun, keputusan akhir mengenai penerapan alokasi tetap berada di tangan masing-masing penasihat.

XRP ETF Semakin Mendapat Perhatian Investor

Produk investasi berbasis XRP juga semakin mendapat perhatian seiring berkembangnya akses investasi XRP melalui produk yang diatur.

Meski demikian, meningkatnya aktivitas pada jaringan XRP Ledger (XRPL) tidak secara otomatis berarti permintaan terhadap token XRP akan meningkat dalam jangka panjang.

Analisis dari 21Shares sebelumnya menyebut beberapa faktor yang menjadi bagian dari tesis investasi XRP, termasuk kejelasan regulasi, akses institusional, utilitas, dan jumlah pasokan yang terbatas.

Namun, hubungan antara penggunaan jaringan dan nilai token tetap menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan investor.

XRP merupakan aset asli dari XRP Ledger. Token tersebut digunakan untuk membayar biaya transaksi di jaringan dan dapat digunakan sebagai aset penghubung dalam transaksi.

Dengan masuknya XRP ETF ke dalam dua strategi Grayscale, XRP kini memiliki porsi 11,92% dalam Leaders Model dan 26,11% dalam Next Gen Model. Hal ini menunjukkan bahwa produk berbasis XRP telah menjadi bagian dari strategi alokasi aset digital yang ditawarkan Grayscale kepada penasihat keuangan.