Analis Sebut Bitcoin Punya Peluang 88% Naik ke US$122.000 pada Akhir 2026

Analis Sebut Bitcoin Punya Peluang 88% Naik ke US$122.000 pada Akhir 2026

Ekonom Timothy Peterson menilai Bitcoin memiliki peluang besar untuk naik dalam 10 bulan ke depan.

Dalam unggahan di X, Peterson menjelaskan bahwa 50% dari 24 bulan terakhir ditutup dengan kenaikan harga Bitcoin. Berdasarkan data historis sejak 2011, pola ini menunjukkan peluang 88% bahwa harga Bitcoin akan lebih tinggi dalam 10 bulan mendatang.

Dari perhitungannya, Peterson memperkirakan rata-rata potensi kenaikan sekitar 82%. Jika proyeksi ini tercapai, harga Bitcoin bisa berada di kisaran USD 122.000 dari level saat ini dalam 10 bulan ke depan.

Ia menegaskan bahwa indikator ini hanyalah alat siklus sederhana. Indikator tersebut mengukur seberapa sering Bitcoin mencatat bulan positif, bukan seberapa besar kenaikannya. Artinya, meskipun harga Bitcoin bergerak mendatar selama beberapa bulan, metrik ini tetap bisa berubah.

Meski memiliki keterbatasan, Peterson mengatakan model ini cukup membantu dalam mengidentifikasi titik balik (inflection point) pada siklus Bitcoin sebelumnya. Grafik yang ia bagikan juga menunjukkan bahwa semakin sering Bitcoin mencatat bulan positif, semakin besar potensi imbal hasil ke depan.

Namun, respons dari pengguna di X terbelah.
Sebagian menilai ini sebagai kombinasi data historis yang kuat, dan meyakini bisa menjadi sinyal pemulihan besar hingga akhir 2026, terutama bagi investor jangka panjang.

Di sisi lain, ada pula yang lebih berhati-hati, dengan mengingatkan bahwa Bitcoin tidak selalu mengikuti rata-rata historis.