Bitcoin Ambles, Pasar Kripto Kehilangan US$660 Juta

Bitcoin Ambles, Pasar Kripto Kehilangan US$660 Juta

Sekitar US$660 juta posisi leverage dilikuidasi dalam 24 jam terakhir, menurut data CoinGecko. Hal ini terjadi setelah harga Bitcoin (BTC) anjlok hingga menembus level US$77.000.

Trader bullish yang mencoba melakukan buy the dip ikut terkena dampak besar, dengan posisi long mengalami kerugian paling parah. Berdasarkan data CoinGlass, crash mendadak ini menyebabkan sebanyak 106.876 trader terkena likuidasi dalam 24 jam terakhir.

Sebelumnya hari ini, Bitcoin sempat menyentuh level terendah harian di US$76.696.

Kontrak berjangka E-mini Nasdaq-100 juga diperdagangkan di zona merah, yang semakin menekan aset berisiko tinggi seperti Bitcoin dan cryptocurrency lainnya.

Sebagian besar likuidasi terjadi dalam periode 12 jam yang penuh volatilitas, dengan total penutupan paksa posisi mencapai lebih dari US$618,04 juta. Posisi long mencatat kerugian terbesar sebesar US$569,88 juta, dibandingkan posisi short yang hanya sekitar US$48,16 juta.

Dalam periode 24 jam penuh, total likuidasi pasar mencapai US$660 juta. Trader bullish menanggung sebagian besar kerugian dengan total likuidasi long mencapai US$589 juta. Sebagai perbandingan, likuidasi short hanya berada di angka US$71,89 juta.

Pada timeframe empat jam, total likuidasi tercatat sebesar US$24,32 juta, sementara dalam satu jam terakhir mencapai US$2,41 juta. Posisi long menyerap hampir seluruh tekanan pasar karena sentimen sebelumnya masih cenderung bullish setelah pemulihan harga Bitcoin baru-baru ini.

Binance, exchange crypto terbesar berdasarkan volume perdagangan, menyumbang sekitar 45% dari total likuidasi pasar. Sementara itu, Bybit berada di posisi berikutnya dengan total likuidasi sebesar US$104 juta atau sekitar 16% dari keseluruhan pasar. Menariknya, Bitget mencatat konsentrasi likuidasi long tertinggi, mencapai 96%.