Bitcoin Tertekan Isu Ancaman Tarif, “Tangan Tak Terlihat” Berpotensi Perbesar Gejolak Harga: Crypto Daybook Americas
Update Pasar Crypto: Tekanan Global dan Peran Market Maker
Bitcoin dan aset kripto utama lainnya melemah, sejalan dengan turunnya Nasdaq 100 futures. Pelemahan ini dipicu oleh meningkatnya ketegangan geopolitik setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengancam akan mengenakan tarif impor terhadap negara-negara Eropa yang menentang rencananya mengambil alih Greenland.
Namun, di balik pergerakan harga tersebut, ada faktor teknis penting yang ikut memengaruhi pasar, yaitu peran market maker.
Market maker adalah pihak yang menyediakan likuiditas dengan memasang order beli dan jual di bursa agar transaksi berjalan lancar. Mereka tidak berfokus pada arah harga, melainkan memperoleh keuntungan dari selisih harga beli dan jual. Agar tetap netral terhadap risiko, market maker harus terus melakukan lindung nilai (hedging).
Saat ini, market maker di pasar opsi Bitcoin berada dalam kondisi eksposur gamma negatif, khususnya ketika harga Bitcoin bergerak di kisaran USD 86.000 hingga USD 95.000, berdasarkan data Deribit yang dipantau oleh Amberdata.
Gamma negatif berarti risiko market maker meningkat ketika harga bergerak. Untuk mengurangi risiko tersebut, mereka biasanya:
- Membeli Bitcoin saat harga naik
- Menjual Bitcoin saat harga turun
Strategi ini justru dapat memperbesar volatilitas, sehingga pergerakan harga Bitcoin menjadi lebih tajam. Kondisi serupa juga pernah terjadi di pasar opsi S&P 500 pada Oktober tahun lalu.
Selain faktor teknikal, pelaku pasar juga mencermati perkembangan geopolitik. Ketegangan meningkat akibat ancaman tarif dari Trump, wacana intervensi militer di Venezuela, tekanan terhadap Eropa dan Iran, serta upaya mengganti Ketua Federal Reserve AS.
Pasar juga menunggu putusan Mahkamah Agung AS terkait kebijakan tarif Trump. Jika putusan tersebut merugikan Trump, volatilitas jangka pendek bisa meningkat, terutama terkait kebijakan perdagangan, kewajiban pengembalian dana, dan ekspektasi defisit anggaran.
Di pasar keuangan tradisional, tekanan juga terlihat jelas. Imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun naik ke level 4,37%, tertinggi dalam empat bulan terakhir, sementara dolar AS dan kontrak berjangka saham melemah. Ini menandakan melemahnya aset-aset Amerika Serikat secara luas.
Kesimpulan:
Pelemahan Bitcoin tidak hanya dipengaruhi oleh isu geopolitik, tetapi juga oleh dinamika teknikal di pasar derivatif yang dapat memperbesar volatilitas harga. Investor disarankan tetap waspada.
0 Comments