Harga emas di Pegadaian hari Ini, Selasa (21 Januari 2026), Tercatat Mengalami Perubahan
Harga Emas Pegadaian Melonjak Tajam, UBS dan Galeri24 Naik hingga Rp 43.000 per Gram
Harga emas dari produk logam mulia buatan UBS dan Galeri24 yang dipasarkan melalui Pegadaian mengalami lonjakan signifikan pada perdagangan Rabu (21/1/2026). Kenaikan harga emas kali ini terbilang cukup tajam, yakni berada di kisaran Rp 35.000 hingga Rp 43.000 per gram, seiring melonjaknya harga emas dunia yang kembali mencetak rekor tertinggi.
Emas UBS mencatat kenaikan paling besar, yakni sebesar Rp 43.000 per gram. Harga emas UBS kini dibanderol Rp 2.826.000 per gram, naik dari posisi sebelumnya di Rp 2.783.000. Sementara itu, harga emas Galeri24 juga mengalami kenaikan solid sebesar Rp 35.000 menjadi Rp 2.766.000 per gram dari sebelumnya Rp 2.731.000.
Kenaikan ini memperpanjang tren penguatan harga emas yang telah berlangsung sejak awal tahun, didorong oleh meningkatnya ketidakpastian global, pelemahan dolar Amerika Serikat, serta meningkatnya minat investor terhadap aset lindung nilai (safe haven).
Dari sisi produk, emas Galeri24 tersedia dalam pilihan ukuran yang lebih beragam, mulai dari 0,5 gram hingga 1.000 gram atau setara 1 kilogram. Sementara emas UBS dijual dalam ukuran 0,5 gram hingga maksimal 500 gram. Fleksibilitas ukuran ini membuat emas Pegadaian tetap diminati baik oleh investor ritel pemula maupun investor dengan modal besar.
Daftar Harga Emas Pegadaian Terbaru
Berikut daftar lengkap harga emas di Pegadaian untuk masing-masing produk, dikutip dari Antara:
Galeri24
-
0,5 gram: Rp 1.451.000
-
1 gram: Rp 2.766.000
-
2 gram: Rp 5.448.000
-
5 gram: Rp 13.520.000
-
10 gram: Rp 26.967.000
-
25 gram: Rp 67.252.000
-
50 gram: Rp 134.397.000
-
100 gram: Rp 268.662.000
-
250 gram: Rp 670.006.000
-
500 gram: Rp 1.340.012.000
-
1.000 gram: Rp 2.680.023.000
UBS
-
0,5 gram: Rp 1.528.000
-
1 gram: Rp 2.826.000
-
2 gram: Rp 5.608.000
-
5 gram: Rp 13.860.000
-
10 gram: Rp 27.572.000
-
25 gram: Rp 68.794.000
-
50 gram: Rp 137.307.000
-
100 gram: Rp 274.506.000
-
250 gram: Rp 686.062.000
-
500 gram: Rp 1.370.512.000
Harga Emas Dunia Cetak Rekor Baru
Lonjakan harga emas di dalam negeri tidak terlepas dari penguatan tajam harga emas global. Pada perdagangan Selasa, 20 Januari 2026, harga emas dunia kembali mencetak rekor tertinggi dengan menembus level USD 4.700 per ounce. Bahkan, harga perak turut melonjak dan menembus USD 95 per ounce untuk pertama kalinya dalam sejarah.
Mengutip CNBC, Rabu (21/1/2026), harga emas di pasar spot naik 2% menjadi USD 4.757,33 per ounce, setelah sebelumnya sempat menyentuh rekor tertinggi di USD 4.765,93 per ounce. Sementara itu, kontrak berjangka emas Amerika Serikat untuk pengiriman Februari melonjak lebih tajam, naik 3,7% ke level USD 4.765,80 per ounce.
Analis pasar City Index, Fawad Razaqzada, menilai reli emas kali ini mencerminkan meningkatnya kekhawatiran investor terhadap risiko geopolitik global.
“Emas telah melonjak lebih dalam ke wilayah yang belum pernah terjadi sebelumnya karena investor melakukan lindung nilai terhadap meningkatnya risiko politik,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa pelemahan dolar AS memberikan dorongan tambahan bagi harga logam mulia. Kondisi ini memperkuat daya tarik emas, terutama ketika kepercayaan investor terhadap aset-aset Amerika Serikat mulai menunjukkan tanda-tanda goyah.
Tekanan di pasar keuangan global semakin terasa setelah indeks-indeks utama Wall Street merosot ke level terendah hampir tiga minggu. Sentimen negatif dipicu oleh ancaman tarif baru dari Presiden Amerika Serikat Donald Trump terhadap Eropa, terkait isu pengendalian atas Greenland, yang memicu kekhawatiran akan eskalasi konflik dagang dan geopolitik.
Ke depan, pelaku pasar memperkirakan harga emas masih berpotensi bergerak volatil namun cenderung menguat, selama ketegangan geopolitik, ketidakpastian kebijakan global, serta fluktuasi nilai tukar dolar AS masih berlanjut. Kondisi ini membuat emas tetap menjadi salah satu instrumen favorit untuk menjaga nilai aset di tengah situasi global yang tidak menentu.
0 Comments