BitGo Pindahkan WBTC Senilai US$7,4 Miliar ke Chainlink CCIP, Perluas Jangkauan Lintas Blockchain

BitGo Pindahkan WBTC Senilai US$7,4 Miliar ke Chainlink CCIP, Perluas Jangkauan Lintas Blockchain

Chainlink Perkuat Dominasi Infrastruktur Cross-Chain setelah BitGo Pilih CCIP untuk WBTC

Chainlink semakin memperkuat posisinya di sektor infrastruktur lintas blockchain setelah BitGo memilih Cross-Chain Interoperability Protocol (CCIP) sebagai penyedia eksklusif untuk Wrapped Bitcoin (WBTC). Keputusan ini memindahkan sekitar US$7,4 miliar Bitcoin yang telah ditokenisasi ke infrastruktur Chainlink. Dengan langkah tersebut, total nilai aset yang diumumkan bermigrasi dari LayerZero ke CCIP kini mencapai sekitar US$14,6 miliar.

Menanggapi perkembangan tersebut, salah satu pendiri Chainlink, Sergey Nazarov, mengatakan pertumbuhan jaringan didorong oleh tiga faktor utama, yakni keamanan, keandalan, dan konektivitas. Menurutnya, migrasi BitGo mencerminkan meningkatnya permintaan terhadap infrastruktur cross-chain yang aman. Ia juga memperkirakan adopsi serupa akan terjadi pada lebih banyak aset yang telah ditokenisasi.

Alasan BitGo Beralih ke Chainlink

WBTC merupakan versi tokenisasi Bitcoin terbesar yang memungkinkan BTC digunakan dalam berbagai aplikasi keuangan terdesentralisasi (DeFi) di berbagai blockchain.

Melalui implementasi baru ini, BitGo akan menstandarkan WBTC menggunakan standar Cross-Chain Token (CCT) milik Chainlink. Selain itu, CCIP akan menjadi protokol cross-chain utama untuk aset digital yang diterbitkan BitGo di masa mendatang.

BitGo menyebut beberapa alasan memilih Chainlink, di antaranya sertifikasi keamanan SOC 2 Type II dan ISO 27001, fitur pembatasan transfer yang dapat dikendalikan oleh penerbit, serta mekanisme automatic circuit breaker untuk meningkatkan keamanan. Perusahaan juga menyoroti kemampuannya mempertahankan kendali penuh atas smart contract token tanpa bergantung pada kode smart contract khusus CCIP.

Menurut BitGo, struktur tersebut memungkinkan perusahaan tetap mengontrol langsung kontrak token, batas transfer, dan pengaturan operasional, sehingga tidak perlu bergantung pada penyedia bridge pihak ketiga.

Gelombang Migrasi ke Chainlink Berlanjut

Langkah terbaru ini mengikuti serangkaian keputusan serupa setelah insiden eksploitasi senilai US$292 juta yang melibatkan bridge berbasis LayerZero milik Kelp DAO pada awal tahun ini.

Sejak saat itu, sejumlah proyek seperti Mantle, Lombard, Kelp DAO, Solv Protocol, Virtuals, Re, Kraken, dan Aave telah mengumumkan atau memulai migrasi infrastruktur cross-chain mereka ke Chainlink CCIP.

Setelah migrasi BitGo, Chainlink kini mendukung sekitar 70% dari infrastruktur Wrapped Bitcoin yang beredar.

BitGo Perluas Layanan untuk Institusi

Migrasi ini berlangsung seiring ekspansi bisnis institusional BitGo melalui berbagai produk seperti BitGo Link, alat pengelolaan treasury, serta perlindungan terhadap risiko komputasi kuantum untuk dompet Bitcoin.

BitGo juga menawarkan layanan kustodian DeFi yang terkontrol untuk platform seperti Aave, Spark, dan Tesseract.

Hingga artikel ini ditulis, baik BitGo maupun Chainlink belum mengumumkan jadwal penyelesaian migrasi WBTC di seluruh blockchain yang didukung.

Sementara itu, token LINK diperdagangkan di kisaran US$8,18. Berdasarkan data DefiLlama, total nilai aset yang diamankan LayerZero mencapai US$6,66 miliar, turun sekitar 12% sejak sejumlah proyek mulai bermigrasi ke Chainlink CCIP.