Ethereum Aktifkan zkAPI di Mainnet, Bawa Pembayaran AI yang Lebih Privat
Ethereum Foundation mengaktifkan zkAPI di jaringan utama Ethereum. Protokol ini memungkinkan pengguna membayar layanan AI menggunakan ETH atau USDC tanpa secara langsung menghubungkan transaksi dengan identitas pengguna.
Ethereum Foundation memperkenalkan perkembangan baru dalam teknologi privasi setelah zkAPI resmi diaktifkan di Ethereum mainnet. Teknologi tersebut dikembangkan bersama Open Anonymity Project untuk menyediakan sistem pembayaran yang lebih privat bagi layanan berbasis kecerdasan buatan (AI).
zkAPI dirancang untuk mengatasi salah satu masalah privasi dalam penggunaan layanan AI, yaitu hubungan antara identitas pengguna, aktivitas API, dan metode pembayaran.
Apa Itu zkAPI?
Secara sederhana, zkAPI merupakan sistem yang memungkinkan pengguna membayar layanan AI tanpa harus terus-menerus mengungkap identitas pembayaran mereka kepada penyedia layanan.
Ethereum Foundation menjelaskan bahwa sistem API tradisional biasanya menggunakan kredensial yang terhubung dengan akun pengguna dan instrumen pembayaran. Pola tersebut dapat membuat penyedia layanan membangun profil aktivitas berdasarkan interaksi pengguna.
zkAPI menggunakan teknologi zero-knowledge proof (ZKP) untuk memisahkan informasi pembayaran dari identitas pengguna.
Dengan mekanisme tersebut, sistem dapat memverifikasi bahwa pengguna memiliki saldo yang cukup tanpa harus mengetahui deposit tertentu yang digunakan.
Cara Kerja zkAPI di Ethereum
Proses zkAPI dimulai ketika pengguna menyetor ETH atau USDC ke dalam smart contract vault di jaringan Ethereum.
Setoran tersebut menghasilkan private notes yang tidak menampilkan informasi kepemilikan secara terbuka di blockchain.
Ketika pengguna ingin menggunakan layanan AI, sistem lokal pengguna membuat zero-knowledge proof. Bukti kriptografi tersebut digunakan untuk menunjukkan bahwa saldo yang tersedia mencukupi untuk membayar layanan.
Namun, bukti tersebut tidak mengungkap deposit mana yang dimiliki pengguna.
Selanjutnya, gateway zkAPI memverifikasi bukti tersebut dan memberikan kredensial API sementara dengan batas pengeluaran tertentu.
Pengguna kemudian dapat menggunakan kredensial tersebut untuk mengakses layanan AI.
Cegah Penggunaan Dana Berulang
zkAPI juga menggunakan mekanisme yang disebut nullifier.
Setiap transaksi menghasilkan nilai nullifier unik. Mekanisme ini digunakan untuk mencegah dana yang sama digunakan berulang kali.
Jika sistem menemukan nullifier yang identik, transaksi tersebut dapat ditandai sebagai upaya double spending. Proses pemeriksaan tersebut tetap dirancang agar tidak membuka identitas pengguna.
Bisa Digunakan untuk Berbagai Layanan AI
Menurut Ethereum Foundation, penggunaan zkAPI tidak terbatas pada layanan percakapan AI.
Teknologi ini juga dapat digunakan untuk:
- Pengambilan data blockchain
- Layanan pembuatan multimedia
- Pembayaran akses VPN
- Transaksi antarsesama AI agent
- Layanan AI berbasis penggunaan
Perangkat lunak klien zkAPI juga dirancang agar dapat digunakan bersama aplikasi yang sudah ada. Sistem tersebut dapat meniru protokol API OpenAI dan Ollama secara lokal sehingga pengguna dapat menghubungkan aplikasi melalui konfigurasi localhost.
zkAPI Belum Sepenuhnya Menyembunyikan Identitas
Meskipun menawarkan peningkatan privasi, zkAPI bukan sistem anonimitas penuh.
Ethereum Foundation menjelaskan bahwa protokol tersebut tidak menyembunyikan informasi pada tingkat jaringan seperti alamat IP.
Operator gateway masih berpotensi menghubungkan beberapa permintaan yang berasal dari lokasi jaringan yang sama.
Pengguna yang membutuhkan tingkat privasi lebih tinggi dapat mempertimbangkan jaringan privasi seperti Tor.
Selain itu, isi percakapan dengan AI juga dapat menjadi sumber identifikasi. Pola tulisan, informasi pribadi, atau konteks percakapan tertentu dapat memungkinkan beberapa interaksi dikaitkan dengan pengguna yang sama.
zkAPI Masih dalam Tahap Eksperimental
Repositori resmi zkAPI di GitHub saat ini masih mencantumkan protokol tersebut sebagai eksperimental. Artinya, pengembangan dan perubahan terhadap sistem masih dapat berlangsung.
Konsep zkAPI sendiri bukan sepenuhnya baru. Pada Februari, Davide Crapis dari Ethereum Foundation bersama Vitalik Buterin memperkenalkan kerangka awal teknologi tersebut melalui Ethereum Research.
Pengembangan tersebut berkaitan dengan inisiatif dAI, yang diluncurkan pada September 2025 dengan tujuan menjadikan Ethereum sebagai infrastruktur penyelesaian transaksi bagi sistem berbasis AI.
Tim yang sama sebelumnya juga mengembangkan ERC-8004, standar untuk identitas AI agent yang telah diterapkan di Ethereum mainnet pada Januari 2026.
Ethereum Dorong Privasi untuk Ekosistem AI
Ken Liu dari Open Anonymity Project turut menanggapi peluncuran zkAPI. Ia menyebut sistem tersebut sebagai pengembangan dari teknologi privasi yang sudah ada dengan tambahan fungsi pembayaran.
Peluncuran zkAPI menunjukkan upaya Ethereum Foundation untuk mengembangkan infrastruktur yang dapat menggabungkan AI, pembayaran berbasis blockchain, dan privasi pengguna.
Namun, karena masih berada dalam tahap eksperimental, kemampuan privasi zkAPI tetap perlu dilihat bersama keterbatasannya, terutama terkait alamat IP dan informasi yang terdapat dalam interaksi pengguna dengan layanan AI.
0 Comments