Harga Sui Naik 2,35% ke US$1,20, SUI Bidik Level US$1,27

Harga Sui Naik 2,35% ke US$1,20, SUI Bidik Level US$1,27

Harga Sui (SUI) naik 2,35% menjadi sekitar US$1,20 dalam 24 jam pada Jumat. Kenaikan ini terjadi di tengah penguatan pasar kripto secara umum, setelah harga Bitcoin naik 2,79%.

Sentimen pasar turut mendapat dorongan dari meningkatnya kembali optimisme institusional terhadap Bitcoin. Citigroup baru-baru ini menaikkan target harga Bitcoin 12 bulan, sementara arus dana masuk ke produk exchange-traded fund (ETF) kripto juga kembali meningkat.

Di sisi lain, perkembangan ekosistem Sui melalui transfer stablecoin tanpa biaya gas dan kolaborasi OpenAssets turut menjadi perhatian.

Harga Sui Mengincar Breakout US$1,27

Analis kripto Ali Charts melihat adanya pola kelanjutan tren pada grafik SUI. Menurut analisisnya, penutupan harga SUI pada grafik satu jam di atas US$1,27 dapat menjadi sinyal konfirmasi untuk pergerakan naik berikutnya.

Harga SUI saat ini masih bertahan di atas level support US$1,14. Sementara itu, level tertinggi sebelumnya di sekitar US$1,29 menjadi area yang kembali diperhatikan jika momentum kenaikan berlanjut.

Dari harga US$1,20, kenaikan menuju US$1,29 akan memberikan potensi kenaikan sekitar 7,5%.

Namun, breakout tersebut belum terkonfirmasi. SUI perlu mencatatkan penutupan satu jam di atas US$1,27 agar pola yang diamati analis tersebut menjadi lebih valid.

Sebaliknya, jika SUI gagal mempertahankan support, harga berpotensi kembali bergerak sideways atau memasuki fase konsolidasi. Pelemahan Bitcoin juga dapat mengurangi momentum kenaikan SUI dalam jangka pendek.

Kenaikan Bitcoin Mendukung Sentimen Pasar Kripto

Pergerakan Bitcoin menjadi salah satu faktor yang mendukung sentimen terhadap altcoin, termasuk SUI.

Reuters melaporkan pada 1 Oktober bahwa Citigroup menaikkan target harga Bitcoin dalam 12 bulan menjadi US$113.000 dari sebelumnya US$82.000.

Bank tersebut menyebut peningkatan aktivitas kripto, kondisi makroekonomi yang mendukung, serta kembalinya arus dana masuk ke ETF sebagai sejumlah faktor yang mendukung proyeksi tersebut.

Citigroup juga memperkirakan sekitar US$5 miliar dana investasi akan masuk ke aset kripto dalam satu tahun berikutnya.

Kenaikan Bitcoin dan SUI secara bersamaan menunjukkan adanya perbaikan sentimen di pasar kripto. Namun, pemicu spesifik di balik meningkatnya permintaan terhadap SUI belum dapat dipastikan.

Indikator Teknikal SUI Jadi Perhatian

Pada 1 Oktober, SUI juga diperdagangkan di atas moving average 50 hari dan 200 hari. Kedua indikator tersebut sering digunakan trader untuk melihat arah tren harga dalam jangka menengah dan panjang.

Aktivitas di pasar derivatif juga menjadi faktor yang perlu diperhatikan.

Data CoinGlass menunjukkan open interest SUI berada di sekitar US$930 juta pada akhir September, setelah sebelumnya menembus US$1 miliar. Volume perdagangan harian juga mendekati US$3 miliar pada sekitar 22 September ketika SUI mengalami reli.

Open interest menunjukkan nilai kontrak derivatif yang masih terbuka, baik untuk posisi long maupun short.

Open interest yang tinggi dapat menunjukkan meningkatnya aktivitas pasar. Namun, kondisi tersebut juga dapat meningkatkan volatilitas ketika posisi dengan leverage mengalami likuidasi.

Sui Hadirkan Transfer Stablecoin Tanpa Gas

Selain pergerakan harga, perkembangan ekosistem Sui juga menjadi perhatian.

Sui meluncurkan fitur transfer stablecoin tanpa biaya gas pada 20 Mei 2026. Fitur tersebut memungkinkan pengguna mengirim stablecoin yang didukung tanpa membayar biaya gas atau harus memiliki saldo SUI secara terpisah.

Sejumlah aset yang didukung mencakup USDsui, USDC, FDUSD dan USDY, serta beberapa stablecoin lainnya.

Fitur ini berpotensi menyederhanakan penggunaan stablecoin bagi pengguna maupun bisnis karena pengguna tidak perlu memiliki SUI hanya untuk membayar biaya transaksi.

Meski demikian, dampaknya terhadap pertumbuhan ekosistem Sui akan bergantung pada tingkat adopsi, jumlah transaksi, serta integrasi dengan dompet dan aplikasi lainnya.

Sui Kolaborasi dengan OpenAssets

Sui juga mengumumkan kolaborasi dengan OpenAssets pada 1 Oktober.

Kolaborasi tersebut berkaitan dengan pengembangan Open Tokenized Asset Standard (OTAS) di bawah Linux Foundation Decentralized Trust. Sui Foundation menjadi salah satu kontributor dan sponsor awal inisiatif tersebut.

OTAS dirancang untuk membuat standar bersama terkait identitas, kepemilikan, kepatuhan, dan penyelesaian transaksi dalam sistem keuangan.

Standar tersebut memungkinkan institusi tetap menggunakan teknologi yang berbeda sekaligus meningkatkan proses verifikasi aset dan interoperabilitas.

Bagi ekosistem Sui, perkembangan ini memberikan konteks tambahan di luar pergerakan harga jangka pendek.

Namun, dampaknya terhadap harga SUI tetap bergantung pada tingkat adopsi dan aktivitas jaringan. Peningkatan transaksi stablecoin serta penggunaan infrastruktur aset ter-tokenisasi perlu terlihat secara berkelanjutan sebelum dapat menjadi indikasi yang lebih kuat terhadap pertumbuhan permintaan ekosistem Sui.

Prospek Harga Sui

Harga Sui saat ini masih berada di atas support US$1,14, sementara US$1,27 menjadi level breakout yang diperhatikan berdasarkan analisis Ali Charts. Jika terjadi penutupan harga di atas level tersebut, area US$1,29 dapat kembali menjadi perhatian pasar.

Untuk saat ini, pola kelanjutan tersebut masih belum terkonfirmasi.

Pelaku pasar dapat mencermati pergerakan Bitcoin, volume perdagangan SUI, aktivitas pasar derivatif, serta kemampuan SUI mempertahankan level support.

Di sisi lain, perkembangan transfer stablecoin dan aset ter-tokenisasi dapat menjadi faktor tambahan yang membentuk prospek jangka panjang ekosistem Sui.