Kemendag Gandeng Tokopedia dan TikTok Shop Tampilkan Produk Lokal Pilihan BuSan
Kementerian Perdagangan (Kemendag) memperluas akses pasar bagi produk lokal melalui program Pilihan BuSan. Produk hasil kurasi Kemendag tersebut kini ditampilkan melalui platform Tokopedia dan TikTok Shop dalam ekosistem #BeliLokal.
Menteri Perdagangan Budi Santoso mengatakan, Tokopedia dan TikTok Shop menjadi platform digital pertama yang menampilkan produk lokal hasil kurasi Kemendag melalui program tersebut.
“Melalui program Pilihan BuSan, kami ingin mempermudah akses terhadap produk lokal berkualitas. Kami mengapresiasi Tokopedia dan TikTok Shop sebagai platform digital pertama yang memberikan ruang bagi program kurasi Kemendag ini agar semakin mudah ditemukan konsumen di seluruh Indonesia,” ujar Budi kepada wartawan, Rabu (23/9/2026).
Produk Lokal Pilihan BuSan Masuk Tokopedia dan TikTok Shop
Program Pilihan BuSan dirancang untuk memperluas akses konsumen terhadap produk lokal yang telah melalui proses kurasi.
Produk-produk tersebut kemudian ditampilkan di Tokopedia dan TikTok Shop sebagai bagian dari ekosistem discovery commerce. Dengan cara ini, produk UMKM dan pelaku usaha lokal diharapkan dapat lebih mudah ditemukan oleh konsumen dari berbagai daerah.
Kolaborasi tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperkuat pemanfaatan platform digital untuk memperluas pasar produk dalam negeri.
Pesanan Penjual Lokal di Solo Naik 57 Persen
Dampak digitalisasi juga terlihat dari penjual Tokopedia dan TikTok Shop di Solo. Melalui ekosistem #BeliLokal, para penjual mencatat peningkatan pesanan sebesar 57 persen.
Kenaikan tersebut menunjukkan adanya peluang bagi penjual lokal untuk mendapatkan konsumen di luar wilayah atau komunitas sekitar setelah memanfaatkan pasar digital.
Presiden Direktur Tokopedia dan TikTok Shop Indonesia, Stephanie Susilo, mengatakan kolaborasi dengan Kemendag diharapkan dapat membantu produk lokal menjangkau lebih banyak konsumen.
“Dengan membawa para penjual Pilihan BuSan ke Tokopedia dan TikTok Shop sebagai mitra platform digital pertama mereka, kami ingin membantu produk lokal ditemukan oleh lebih banyak konsumen dari seluruh penjuru Indonesia sekaligus mewujudkan komitmen #BeliLokal melalui discovery commerce,” kata Stephanie.
Ekonomi Digital Indonesia Terus Berkembang
Kolaborasi tersebut berlangsung di tengah perkembangan ekonomi digital Indonesia. Nilai ekonomi digital Indonesia diperkirakan dapat mencapai US$180 miliar hingga US$340 miliar pada 2030.
UMKM menjadi salah satu bagian penting dalam perkembangan ekonomi digital. Di Solo, sektor UMKM disebut berkontribusi sekitar 57 persen terhadap PDRB kota dan menyerap 36 persen tenaga kerja lokal.
Wali Kota Surakarta Respati Achmad Ardianto mengatakan, pelaku UMKM di Solo masih memiliki peluang untuk memperluas pasar melalui digitalisasi.
“Kajian BRIDA menunjukkan UMKM berpotensi menyumbang hingga 43 persen PDRB Kota Solo. Jadi kami menyambut baik inisiatif #BeliLokal dari Tokopedia dan TikTok Shop, yang mendorong penguatan legalitas usaha serta pemanfaatan konten digital untuk memperluas pasar,” ujar Respati.
Digitalisasi Buka Peluang Pasar bagi Produk Lokal
Masuknya produk Pilihan BuSan ke Tokopedia dan TikTok Shop menunjukkan semakin pentingnya kanal digital dalam mempertemukan produk lokal dengan konsumen.
Melalui platform digital, pelaku usaha tidak hanya dapat menjangkau konsumen di daerah asal, tetapi juga memiliki kesempatan memperluas pasar ke berbagai wilayah di Indonesia.
Program ini juga menggabungkan proses kurasi produk dengan pemanfaatan platform digital, sehingga produk lokal yang telah dipilih Kemendag dapat lebih mudah ditemukan dan dibeli oleh masyarakat.
0 Comments