Luno PHK 20% Karyawan di Tengah Berlanjutnya Gelombang Pemutusan Hubungan Kerja di Industri Kripto

Luno PHK 20% Karyawan di Tengah Berlanjutnya Gelombang Pemutusan Hubungan Kerja di Industri Kripto

Luno PHK 20% Karyawan di Tengah Gelombang Pemangkasan Tenaga Kerja Industri Kripto

Luno, bursa kripto yang dimiliki Digital Currency Group (DCG), memangkas sekitar 20% tenaga kerjanya sebagai bagian dari upaya efisiensi biaya dan pergeseran fokus bisnis ke pelanggan institusional serta layanan business-to-business (B2B).

CEO Luno James Lanigan tidak mengungkapkan jumlah pasti karyawan yang terdampak maupun wilayah dan divisi yang terkena PHK. Ia menjelaskan bahwa investasi perusahaan dalam otomatisasi dan perubahan operasional telah mengubah kebutuhan sumber daya untuk menjalankan platform perdagangan kripto tersebut.

Luno Perkuat Fokus ke Klien Institusional

Luno berencana tetap berinvestasi pada kepatuhan regulasi, infrastruktur inti, dan sejumlah produk ritel, sambil memperluas layanan untuk bisnis dan klien institusional. Platform institusional Luno menawarkan likuiditas dan infrastruktur perdagangan bagi investor profesional. Saat ini, perusahaan mengklaim melayani sekitar 15 juta pelanggan di seluruh dunia.

Lanigan menyebut struktur organisasi yang lebih ramping diperlukan agar perusahaan dapat beradaptasi dengan kebutuhan bisnis saat ini. Namun, Luno belum mengumumkan target penghematan biaya, biaya restrukturisasi, maupun jadwal penyelesaian proses PHK tersebut.

Pemangkasan kali ini lebih kecil dibandingkan PHK besar yang dilakukan pada Januari 2023. Saat itu, Luno memangkas sekitar 35% tenaga kerjanya secara global setelah pasar kripto mengalami penurunan tajam yang menekan pertumbuhan dan pendapatan perusahaan. Laporan saat itu memperkirakan lebih dari 330 posisi terdampak dari total sekitar 960 karyawan.

Setidaknya 12 Perusahaan Kripto Lakukan PHK pada Juli

Data dari CryptoJobsList menunjukkan setidaknya 12 perusahaan kripto atau yang terkait dengan industri kripto melakukan PHK atau restrukturisasi sepanjang Juli 2026. Daftar tersebut mencakup Luno, Gnosis, Uphold, BitMart, Dango, Odos, BitMEX, Exodus, Polygon Labs, AscendEX, Zapper, dan Yield Guild Games.

Berdasarkan data yang tersedia dari enam perusahaan, setidaknya 894 pekerjaan terdampak. Jumlah tersebut berasal dari BitMart (550 karyawan), BitMEX (160), Uphold (85), Exodus (54), Yield Guild Games (35), dan Odos (10). Angka sebenarnya kemungkinan lebih tinggi karena beberapa perusahaan, termasuk Luno dan Gnosis, tidak mengungkapkan jumlah pasti karyawan yang terkena PHK.

Sepanjang 2026, CryptoJobsList mencatat lebih dari 7.254 PHK yang diumumkan oleh 47 perusahaan. Kondisi pasar menjadi alasan yang paling sering disebut sebagai pemicu pengurangan tenaga kerja. Namun, data tersebut hanya berdasarkan pengumuman publik dan laporan media, sehingga tidak mencerminkan total industri secara keseluruhan.

Gnosis dan Exodus Juga Pangkas Karyawan

Gnosis juga mengonfirmasi pengurangan tenaga kerja dalam laporan kuartal kedua yang diterbitkan pada 17 Juli. Salah satu pendirinya, Friederike Ernst, mengatakan tim Gnosis App diperkecil setelah perusahaan menilai pertumbuhan produk berjalan terlalu lambat untuk memenuhi target yang diharapkan.

Sementara itu, Exodus memangkas sekitar 25% tenaga kerjanya seiring integrasi Monavate dan Baanx ke dalam platform pembayaran dan kartu berbasis stablecoin. Dalam dokumen yang diajukan ke SEC, Exodus memperkirakan langkah tersebut dapat menghemat biaya tunai tahunan sebesar US$10 juta hingga US$13 juta.

Tren PHK ini menunjukkan semakin banyak perusahaan kripto yang mengalihkan fokus ke otomatisasi, layanan institusional, pembayaran berbasis stablecoin, serta pengembangan infrastruktur baru untuk meningkatkan efisiensi operasional. Luno sendiri belum mengumumkan target penghematan dari restrukturisasi yang sedang berlangsung.