Menkeu Purbaya Alokasikan Rp480 Miliar untuk Bonus Atlet SEA Games
Pemerintah Salurkan Rp 480 Miliar untuk Bonus Atlet SEA Games ke-33
Pemerintah Indonesia resmi menyalurkan dana sekitar Rp 480 miliar sebagai bonus bagi para atlet peraih medali pada SEA Games ke-33 yang berlangsung di Thailand. Penyerahan bonus dilakukan secara simbolis oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (8/1/2026).
Sebelumnya, Presiden Prabowo menjanjikan bonus Rp 1 miliar untuk setiap atlet yang meraih medali emas, sebagai bentuk apresiasi atas prestasi membanggakan yang dibawa pulang ke Tanah Air.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa dana tersebut telah dialokasikan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). “Dari APBN, dari dana tertentu ya,” ujar Purbaya saat memberikan keterangan pers di Kantor Kemenkeu, Jakarta, usai Konferensi Pers APBN KiTa, Kamis (8/1/2026).
Awalnya, anggaran bonus direncanakan mencapai Rp 580 miliar, namun kemudian disesuaikan menjadi Rp 480 miliar, bersumber dari kas negara. Purbaya juga menekankan bahwa dana ini bukan berasal dari kantong pribadi Presiden Prabowo. “Enggak lah, ini dari APBN,” tegasnya.
Prestasi Atlet SEA Games ke-33 Melebihi Target
Dalam kesempatan yang sama, Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir mengungkapkan bahwa para atlet Indonesia berhasil meraih 91 medali emas, 111 perak, dan 131 perunggu. Jumlah medali emas yang diperoleh jauh melampaui target awal, yaitu 80 emas.
“Alhamdulillah target juga di atas Pak, yang tadinya 80 emas kita mendapatkan 91 emas. Dan tentu dilengkapi dengan 111 perak dan 131 perunggu,” ujar Erick Thohir saat acara pemberian penghargaan.
Prestasi ini menegaskan posisi Indonesia sebagai salah satu negara terkuat di kawasan Asia Tenggara dalam olahraga multi-event. Selain itu, pencapaian ini juga menjadi rekor baru bagi tim nasional Indonesia, khususnya dalam beberapa cabang olahraga unggulan seperti bulu tangkis, pencak silat, dan atletik.
Bonus dan Dukungan Pemerintah untuk Atlet
Selain bonus uang tunai, pemerintah melalui Kemenpora juga berencana memberikan berbagai fasilitas tambahan bagi atlet berprestasi, termasuk:
-
Program pelatihan lanjutan dan beasiswa pendidikan.
-
Fasilitas kesehatan dan asuransi olahraga.
-
Dukungan logistik dan sarana olahraga untuk persiapan kompetisi internasional selanjutnya, seperti Asian Games 2026 dan Olympic 2028.
Purbaya menambahkan bahwa pemerintah melihat bonus ini sebagai investasi jangka panjang dalam pengembangan sumber daya manusia dan olahraga di Indonesia. “Ini bukan hanya soal uang, tapi bentuk apresiasi terhadap dedikasi atlet dan strategi pemerintah dalam membangun prestasi olahraga berkelanjutan,” kata Purbaya.
Respons Atlet dan Pelatih
Para atlet dan pelatih yang hadir di Istana Negara menyampaikan rasa syukur atas apresiasi ini. Salah satu atlet bulu tangkis mengatakan, “Bonus ini sangat memotivasi kami untuk terus berprestasi dan mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional.”
Sementara itu, pelatih tim nasional menyatakan bahwa dukungan pemerintah melalui bonus dan fasilitas membuat persiapan menuju kompetisi berikutnya menjadi lebih terstruktur dan profesional.
Catatan: Anggaran dan Transparansi
Penggunaan APBN untuk bonus atlet menjadi sorotan publik. Namun, pemerintah menegaskan bahwa dana ini sudah melalui proses perencanaan dan penganggaran resmi, sehingga transparansi dan akuntabilitas tetap terjaga.
Dengan pencapaian medali yang melebihi target, bonus Rp 480 miliar ini diharapkan tidak hanya menjadi penghargaan sesaat, tetapi juga mendorong prestasi olahraga Indonesia di masa depan.
0 Comments