Modus Investasi Kripto Palsu, Warga Ohio Raup $10 Juta dari Korban
Penipu Kripto Ohio Dipenjara 9 Tahun atas Skema Ponzi Crypto
Giri memasarkan dirinya sebagai trader cryptocurrency dan derivatif Bitcoin (BTC) yang berpengalaman. Ia menjanjikan imbal hasil tinggi kepada investor tanpa risiko kehilangan dana.
Giri juga menjamin modal investor akan dikembalikan sepenuhnya. Namun, menurut jaksa, dana dari investor baru justru digunakan untuk membayar investor lama dalam skema Ponzi klasik.
Departemen Kehakiman AS menyebut Giri memiliki riwayat trading yang buruk dan kerap mengalami kerugian hingga menghanguskan dana klien. Meski begitu, saat investor meminta pencairan dana, ia memberikan berbagai alasan palsu untuk menunda pembayaran.
Otoritas federal pertama kali mendakwa Giri pada November 2022 dengan lima tuduhan penipuan elektronik (wire fraud). Ia kemudian mengaku bersalah atas satu dakwaan pada Oktober 2024.
Saat menunggu vonis hukuman, Giri ternyata masih terus mengumpulkan dana dari investor kripto.
“Menjelang sidang hukuman hari ini, Giri mengakui tindakan tambahan tersebut melalui perjanjian pengakuan bersalah yang telah diperbarui dengan Departemen,” tulis pernyataan resmi.
Vonis ini muncul di tengah meningkatnya kasus penipuan terkait aset kripto. Pada 2025, warga Amerika melaporkan kerugian senilai US$11,36 miliar akibat penipuan cryptocurrency kepada Internet Crime Complaint Center milik FBI. Angka tersebut naik 22% dibanding tahun sebelumnya.
Kasus ini ditangani oleh Divisi Fraud Departemen Kehakiman AS. Wakil Kepala Divisi sementara Lucy B. Jennings dan Jaksa Tamara Livshiz memimpin proses penuntutan.
0 Comments