Monero Picu Sinyal Waspada saat Tren Koin Privasi Kembali Ramai

Monero Picu Sinyal Waspada saat Tren Koin Privasi Kembali Ramai

Monero (XMR) Melonjak Tajam di Awal 2026

Monero (XMR), salah satu aset kripto yang dikenal dengan fokus pada privasi, mencatat kenaikan harga yang sangat kuat di awal 2026. Dalam beberapa hari terakhir, XMR menjadi salah satu kripto dengan performa terbaik di pasar.

Monero dirancang untuk menyediakan transaksi yang bersifat privat dan tahan sensor. Teknologi kriptografi yang digunakan membuat saldo dompet dan detail transaksi tidak bisa dilihat di blockchain. Karena fokus pada privasi ini, pergerakan harga XMR sering kali berbeda dari altcoin besar lainnya dan biasanya menarik perhatian saat narasi privasi kembali populer.

Sejak awal tahun, harga Monero melonjak dari sekitar $410 ke hampir $799. Kenaikan tajam ini menunjukkan adanya tekanan beli yang kuat serta meningkatnya minat trader terhadap sektor privacy coin. Sebelumnya, lonjakan serupa juga terjadi pada koin privasi lain seperti Zcash (ZEC) dan Dash (DASH).

Zcash sempat naik hingga sekitar $750, sebelum turun kembali ke area $400. Sementara itu, Dash sempat menyentuh $120, lalu anjlok ke kisaran $35. Pergerakan ini menunjukkan bahwa harga koin privasi bisa naik dengan cepat, tetapi juga sangat rentan mengalami koreksi tajam.

Kini, dengan Monero memimpin reli, pasar memperhatikan apakah XMR mampu bertahan di level harga yang lebih tinggi, atau justru mengalami lonjakan sesaat yang diikuti koreksi.

Sinyal Hype Retail Mulai Muncul

Seiring kenaikan harga Monero, mulai terlihat tanda-tanda meningkatnya aktivitas trader ritel. Pola serupa sebelumnya muncul pada Zcash dan Dash di dekat puncak harga, sebelum akhirnya kedua aset tersebut mengalami penurunan signifikan.

Pada Zcash, lonjakan aktivitas ritel terjadi di sekitar $698, lalu harga turun ke kisaran $442, atau koreksi sekitar 37%. Dash menunjukkan pola yang hampir sama, dengan puncak di sekitar $120 sebelum turun ke area $57, atau melemah sekitar 52%.

Saat ini, sinyal yang sama juga muncul pada Monero, dengan indikator aktivitas ritel terlihat di sekitar level $714. Kondisi ini biasanya menandakan banyak trader masuk di fase akhir kenaikan, yang bisa meningkatkan volatilitas dan membuat reli menjadi lebih rapuh.

Meski tidak selalu berarti harga akan langsung turun, pengalaman sebelumnya menunjukkan bahwa reli yang didorong oleh euforia ritel cenderung sulit bertahan lama.

Monero Masuk Fase Kenaikan Parabolik

Dari sisi teknikal, Monero menunjukkan salah satu tren terkuat di pasar saat ini. Pada grafik mingguan, harga XMR terlihat memasuki fase kenaikan parabolik, di mana laju kenaikan semakin cepat.

Sepanjang 2024, XMR bergerak dalam fase akumulasi dan membentuk dasar yang kuat dengan pola higher low. Setelah berhasil kembali ke atas level $200, momentum kenaikan meningkat pesat. Tekanan jual mampu diserap dengan baik, sehingga koreksi yang terjadi relatif dangkal.

Lonjakan terbaru membawa harga Monero ke area $700 dengan hambatan yang sangat minim. Pergerakan vertikal seperti ini biasanya diikuti oleh peningkatan volatilitas, di mana harga bisa melanjutkan kenaikan atau justru mengalami koreksi tajam akibat aksi ambil untung.

Level penting yang perlu diperhatikan berada di kisaran $500–$600. Selama harga mampu bertahan di area ini, tren bullish masih berpeluang berlanjut. Namun jika level tersebut ditembus ke bawah, potensi koreksi yang lebih dalam bisa terjadi dengan cepat.